Mei 15, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Umat ​​​​beriman berkumpul untuk melihat relik Santo Padre Pio Mistik Italia

2 min read
Umat ​​​​beriman berkumpul untuk melihat relik Santo Padre Pio Mistik Italia

Jenazah Padre Pio, seorang santo Italia abad ke-20 yang sangat populer, dipajang pada hari Kamis di sebuah kota di Italia selatan di mana ribuan orang berkumpul untuk berdoa.

Padre Pio, yang meninggal pada tahun 1968 pada usia 81 tahun, adalah seorang biarawan mistik yang diyakini banyak umat Katolik memiliki “stigmata”, atau luka seperti yang diderita Yesus pada saat penyaliban, di tangan dan kakinya. Dia diangkat menjadi orang suci pada tahun 2002.

Kardinal Jose Saraiva Martins, kepala kantor suci Vatikan, memimpin misa terbuka untuk ribuan umat sebelum peresmian jenazah santo di sebuah gereja di San Giovanni Rotondo, tempat santo itu tinggal.

“Hari ini kami menghormati jenazahnya, yang mengawali periode ziarah yang sangat intens,” kata Saraiva Martins. “Jenazah ini ada di sini, namun Padre Pio bukan sekedar mayat. Ketika kita melihat jenazahnya, kita mengingat semua kebaikan yang telah dilakukannya.”

Saraiva Martins dan pejabat gereja lainnya kemudian turun ke ruang bawah tanah gereja untuk melihat jenazah secara pribadi. Stasiun penyiaran pemerintah RAI memperlihatkan jenazah tersebut di dalam peti mati yang terbungkus kristal, mengenakan jubah hitam berkerudung milik biksu.

Para pejabat dengan khidmat berkumpul di sekitar palungan dan berdoa. Umat ​​​​yang baru bisa melewati jenazah pada Kamis malam, mengikuti upacara melalui layar TV maksimal di luar.

Biksu Kapusin, yang bernama asli Francesco Forgione, mempunyai banyak pengikut di Italia dan luar negeri. Dia hidup selama beberapa dekade dengan luka berdarah yang tidak dapat dijelaskan di tangan dan kakinya.

Pejabat Gereja menggali makam tersebut sehingga umat dapat mendoakannya, karena tahun ini adalah peringatan 40 tahun kematiannya. Mereka juga ingin mengambil tindakan untuk memastikan bahwa hal itu terpelihara dengan baik.

Sejak penggalian pada bulan Maret, jenazah telah dipersiapkan untuk dilihat publik di ruang bawah tanah gereja Santa Maria delle Grazie di San Giovanni Rotondo, sebuah kota dekat Laut Adriatik di selatan Puglia.

Pejabat Gereja mengatakan tidak ada tanda-tanda stigmata pada anggota tubuhnya setelah pemeriksaan awal, dan jenazahnya dalam kondisi baik.

Pihak penyelenggara mengatakan mereka memperkirakan 15.000 orang akan memberikan penghormatan kepada Padre Pio pada hari pertama pertunjukan tersebut. Belum diketahui kapan jenazah akan dimakamkan kembali.

Padre Pio memiliki banyak pengikut baik saat masih hidup maupun saat meninggal, dan upacara beatifikasi serta kanonisasinya menarik ratusan ribu orang ke Vatikan.

Namun, selama beberapa dekade, banyak orang di Vatikan merasa tidak nyaman dengan popularitasnya dan membencinya, meragukan bahwa luka-lukanya benar-benar nyata dan bahwa kebajikan mistis yang diatribusikan padanya adalah asli. Dia dilarang mengadakan misa di depan umum selama bertahun-tahun, meskipun pengikutnya bertambah pesat.

Pengeluaran SGP

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.