Juni 10, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan perjalanan untuk Israel

3 min read
Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan perjalanan untuk Israel

Itu Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warga Amerika yang bepergian ke Israel untuk sangat berhati-hati di Yerusalem, menghindari Tepi Barat dan jika sudah berada di Gaza, segera keluar.

Peringatan baru ini, yang dikeluarkan pada hari Jumat, merupakan pembaruan dari peringatan tanggal 17 Januari yang dikeluarkan untuk wisatawan Amerika yang mengunjungi Israel. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa orang Amerika harus berhati-hati ketika bepergian di Yerusalem Barat, wilayah yang mayoritas penduduknya Yahudi sering menjadi sasaran teroris Palestina. Selain itu, wisatawan diimbau untuk menghindari tempat hiburan malam, restoran, dan tempat lain yang sering dikunjungi wisatawan.

“Pemerintah AS telah menerima informasi yang menunjukkan bahwa kepentingan AS mungkin menjadi fokus serangan teroris. Oleh karena itu, warga AS diperingatkan bahwa peningkatan risiko mungkin terjadi di sekitar restoran, tempat bisnis, dan tempat lain yang terkait dengan kepentingan AS dan/atau berlokasi di dekat gedung resmi AS, seperti Kedutaan Besar AS di Tel Aviv dan Konsulat Jenderal AS di Yerusalem,” bunyi peringatan tersebut.

Selain itu, peringatan tersebut menyatakan bahwa “kerumunan besar dan pertemuan publik harus dihindari sebisa mungkin, dan staf harus waspada terhadap pedagang kaki lima yang terkadang melecehkan wisatawan secara agresif.”

Laporan tersebut mencatat bahwa warga Amerika telah diminta untuk tidak memasuki Gaza sejak Oktober 2003, ketika konvoi kedutaan AS diledakkan.

Peringatan itu datang satu tahun dan satu hari setelah dimulainya Perang Israel Kedua dengan Lebanon, yang dimulai pada musim panas 2006 ketika Israel didukung oleh Iran. Hizbullah teroris menculik dua tentara Israel di sepanjang perbatasan utara Israel dengan Lebanon. Perang selama 33 hari tersebut mengakibatkan kematian 162 tentara Israel dan warga sipil Israel serta lebih dari 1.100 warga sipil Lebanon.

Meskipun gencatan senjata diberlakukan pada bulan Agustus 2006, militan Islam di Lebanon kembali memerangi tentara Lebanon pada musim panas ini.

Selain itu, kekerasan antar faksi Palestina yang bersaing di Tepi Barat dan Gaza bulan lalu memaksa runtuhnya pemerintahan Palestina, tergulingnya Hamas, peraih suara terbanyak dalam pemilu Palestina setahun sebelumnya, dan dukungan AS dan Israel terhadap presiden Palestina. Mahmud Abbas dan partai Fatahnya.

Presiden Bush diperkirakan akan menegaskan kembali dukungannya kepada Abbas minggu ini ketika para perunding internasional bertemu di Portugal pada hari Kamis untuk menghasilkan rencana baru guna mendorong perdamaian antara Palestina dan Israel. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blairyang minggu ini ditunjuk sebagai utusan Kuartet AS, Rusia, Uni Eropa dan PBB, akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Nasi Condoleezza tentang bagaimana mencapai stabilitas melalui bantuan internasional kepada Palestina.

Abbas melantik pemerintahan baru pada hari Sabtu yang dipimpin oleh ekonom dan moderat Salem Fayyad, yang mengatakan dia mendukung solusi dua negara dengan Israel. Hamas mengadakan sidang khusus pada hari Minggu untuk menantang pemerintah baru.

Peringatan Departemen Luar Negeri mencatat bahwa Hamas “dengan kekerasan merebut kendali Gaza pada bulan Juni 2007, membuat situasi keamanan yang sudah berbahaya di sana menjadi semakin genting,” dan para militan terus menculik orang-orang Barat. Selain itu, serangan roket yang terus menerus dan sesekali terhadap Israel dari Gaza telah menyebabkan serangan yang ditargetkan dan invasi darat oleh Israel Tentara. Serangan semacam ini terkadang mengakibatkan kematian dan cedera pada orang yang berada di sekitar, yang juga terjebak di tengah kekerasan antara “elemen kriminal terorganisir”.

Peringatan tersebut juga menunjukkan bahwa orang asing mungkin ingin menjauh dari politik dalam negeri Israel, karena kekerasan telah menjadi ciri beberapa protes Israel terhadap upaya relokasi pemukim.

“Beberapa warga Amerika dan Eropa yang terlibat dalam protes dan aktivitas serupa lainnya di Tepi Barat telah terlibat dalam konfrontasi dengan pemukim Israel dan IDF. Departemen Luar Negeri merekomendasikan agar warga Amerika, demi keselamatan mereka sendiri, menghindari protes,” bunyi peringatan tersebut.

Penasihat Departemen Luar Negeri juga meminta pegawai pemerintah Amerika untuk memberitahukan kantor keamanan konsulat jenderal ketika melakukan perjalanan di beberapa bagian Tepi Barat, dan mencatat bahwa daerah lain sama sekali terlarang bagi pegawai pemerintah Amerika.

Result Sydney

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.