Juni 10, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Ibu hamil yang makan berlebihan bisa membuat bayinya obesitas

3 min read
Ibu hamil yang makan berlebihan bisa membuat bayinya obesitas

Wanita yang mengalami kenaikan berat badan terlalu banyak selama kehamilan mempunyai bayi yang besar, sehingga menempatkan anak mereka pada risiko menjadi gemuk di kemudian hari, kata sebuah studi baru.

Peneliti Amerika memantau semua kelahiran di Michigan dan New Jersey antara tahun 1989 dan 2003. Mereka kemudian fokus pada wanita yang memiliki lebih dari satu anak, untuk mengesampingkan kemungkinan bahwa wanita yang secara genetik cenderung mengalami obesitas hanya mewariskan gen tersebut kepada bayinya.

Di antara lebih dari 513.000 wanita dan 1,1 juta bayi yang diteliti, para ilmuwan menemukan bahwa wanita yang berat badannya bertambah lebih dari 53 pon (24 kilogram) selama kehamilan menghasilkan bayi yang beratnya sekitar 150 gram (0,3 pon) saat lahir dibandingkan bayi yang lahir dari ibu yang berat badannya hanya 20 kilogram (10 kilogram).

Studi ini dipublikasikan secara online pada hari Kamis di jurnal medis Lancet dan didanai oleh Institut Kesehatan Nasional AS.

“Tidak ada kata terlalu dini untuk mulai mencegah obesitas,” kata Stephan Rossner, seorang profesor di unit obesitas di Rumah Sakit Karolinska di Swedia yang tidak terlibat dalam penelitian ini. “Mungkin tidak nyaman bagi para ibu untuk makan lebih sedikit dan mengubah gaya hidup mereka, namun setelah sembilan bulan mereka akan mendapatkan imbalan yang besar untuk anak-anak mereka.”

Di AS, lebih dari sepertiga wanita dengan berat badan normal dan lebih dari separuh wanita yang kelebihan berat badan dan obesitas mengalami kenaikan berat badan lebih dari yang direkomendasikan dokter.

Institute of Medicine, sebuah organisasi nirlaba independen yang memberikan nasihat kepada pemerintah AS, mengatakan wanita dengan berat badan normal harus menambah berat badannya sebesar 25 hingga 35 pon (11 hingga 16 kilogram) selama kehamilan, sedangkan wanita yang kelebihan berat badan dan obesitas harus menambah berat badan sebesar 11 hingga 25 pon (5 hingga 11 kilogram).

Bayi yang lebih berat memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk tetap berat sepanjang hidup mereka, kata Dr. David Ludwig, direktur program Berat Badan Optimal untuk Hidup di Rumah Sakit Anak di Boston, salah satu penulis penelitian. Bayi berukuran besar juga memiliki peluang lebih besar terkena masalah di kemudian hari, termasuk asma, alergi, dan bahkan kanker.

Ludwig dan rekan penulisnya menemukan bahwa kebanyakan wanita cenderung menambah jumlah berat badan yang sama pada setiap kehamilan, meskipun mereka sering kali menjadi lebih berat saat hamil anak berikutnya.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa wanita hamil yang memiliki berat badan berlebih menderita komplikasi seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, namun hanya sedikit penelitian yang menunjukkan apa dampak kelebihan berat badan tersebut bagi bayi. Selain kemungkinannya lebih besar untuk mengalami obesitas di kemudian hari, bayi berukuran besar juga lebih besar kemungkinannya tersangkut di jalan lahir atau memerlukan operasi caesar.

Ludwig mengatakan ketika ibu hamil makan berlebihan, beberapa kalori ekstra tersebut merangsang pertumbuhan janin secara berlebihan.

“Janin berkembang dalam lingkungan metabolisme yang tidak normal dimana terdapat kelebihan gula darah,” ujarnya. “Hal ini dapat mengubah perkembangan jaringan, organ dan bahkan mungkin jaringan otak yang mengatur nafsu makan dan metabolisme.”

Neal Halfon, dari Center for Healthy Children, Families and Communities di University of California, mengatakan pencegahan obesitas dalam kandungan bukan tentang mendorong ibu hamil untuk mengurangi konsumsinya, tetapi tentang memperbaiki pola makan dan olahraga.

Meskipun obesitas disebabkan oleh banyak faktor berbeda, beberapa ahli mengatakan hubungan antara berat badan saat lahir dan obesitas di kemudian hari seharusnya membuat wanita lebih sadar akan bertambahnya berat badan mereka saat hamil.

“Ini adalah pesan yang sangat penting,” kata Arne Astrup, profesor nutrisi di Universitas Kopenhagen. “Jika para ibu tidak hati-hati, mereka bisa memprogram anaknya menjadi gemuk atau diabetes bahkan sebelum mereka lahir.”

Toto SGP

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.