Juni 27, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Whoopi Goldberg Mengatakan Masyarakat ‘Sangat Kesal’ dengan ‘Pandangan’ Karena Tidak Mengakui Hari Masyarakat Adat

2 min read

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Whoopi Goldberg, salah satu pembawa acara “The View”, mengatakan kepada hadirin pada hari Selasa bahwa banyak orang “sangat kesal” dengan program ABC karena tidak merayakan Hari Masyarakat Adat pada hari Senin.

Pada hari Senin, pembawa acara acara tersebut mewawancarai koresponden asing ABC James Longman, yang berada di Israel ketika Hamas terus menyerang Israel, dan melakukan wawancara dengan mantan gubernur Kalifornia Arnold Schwarzenegger.

Goldberg menjadi co-host Joy Behar pada hari Selasa dan mengatakan mereka ingin mengingatkan orang-orang bahwa ini adalah Bulan Warisan Italia.

“Dan kami tidak mengucapkan selamat Hari Masyarakat Adat kemarin, banyak hal yang terjadi, sehingga banyak orang yang sangat kesal dengan kami karena tidak sempat melakukannya,” katanya.

Pembawa acara “The View” Whoopi Goldberg mengatakan orang-orang kesal dengan acara tersebut karena tidak memperingati Hari Masyarakat Adat pada hari Senin. (Tangkapan Layar/ABC/TheView)

ARNOLD SCHWARZENEGGER KLAIM PERBATASAN YANG TIDAK DAPAT DIMASUKKAN PADA ‘THE VIEW’, TUNTUT REFORMASI SISTEM IMIGRASI ‘BODO’

Hari Masyarakat Adat adalah hari libur yang diakui oleh banyak negara sebagai pengganti atau tambahan Hari Columbus.

Longman menjawab pertanyaan dari co-host tentang serangan teror di Israel, yang dimulai pada akhir pekan.

Schwarzenegger juga bergabung dengan pembawa acara “The View” untuk tiga segmen pada hari Senin, membahas imigrasi, bipartisan dalam pemerintahan, serta buku barunya.

Pembawa acara juga berbicara dengan Matt Gutman dari ABC pada hari Selasa tentang serangan yang sedang berlangsung di Israel sebelum dia harus dikawal keluar dari lokasi pelaporannya di Israel karena insiden keamanan. Dia segera bergabung kembali dengan tuan rumah.

unjuk rasa HARI MASYARAKAT ADAT DI UTAMA MENDESAK KEMBALIKAN PERJANJIAN SUKU YANG TERCETAK KE KONSTITUSI UTAMA

Teroris Hamas memasuki Israel dan menembakkan lebih dari 4.500 roket ke wilayah pemukiman di Jalur Gaza.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan jumlah korban tewas resmi akibat serangan teror Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya telah meningkat di atas 1.000 orang, Associated Press melaporkan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pidatonya di televisi bahwa tanggapan militer Israel terhadap invasi tersebut akan “bergaung selama beberapa generasi.”

Dia menambahkan, “kami baru saja mulai menyerang Hamas.”

Mobil terbakar setelah terkena roket dari Jalur Gaza di Ashkelon, Israel, pada Sabtu, 7 Oktober 2023. Militan Palestina di Jalur Gaza menyusup ke Israel selatan pada hari Sabtu dan menembakkan ribuan roket ke negara itu saat Israel mulai menyerang sasaran di Gaza sebagai tanggapan. (Foto AP/Ohad Zwigenberg)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Untuk liputan Budaya, Media, Pendidikan, Opini, dan saluran lainnya, kunjungi foxnews.com/media

Chris Pandolfo dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.

demo slot

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.