Trey Yingst berjalan melewati rumah Israel yang diserang oleh Hamas: ‘Hal paling mengerikan yang pernah saya lihat’
2 min read
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Koresponden FOX News, Trey Yingst, menunjukkan kepada pemirsa dampak mengerikan setelah serangan teror Hamas terhadap komunitas Israel yang menewaskan lebih dari 100 orang pada hari Rabu, dan menyebutnya sebagai “neraka di bumi.”
Dilaporkan dari Kibbutz Be’eri dekat Jalur Gaza di Israel selatan, Yingst menunjukkan pemandangan suram dengan lantai berlumuran darah, senjata yang dibuang, dan lubang peluru. Kibbutz adalah salah satu dari sekian banyak kibbutz pemukiman komunal di sekitar Israel.
“Komunitas di seberang perbatasan Gaza ini dipenuhi dengan mayat,” katanya. “Ini benar-benar hancur. Tampaknya beberapa bangunan telah terkena RPG, bahan peledak dan tempat tidur berlumuran darah, lantai dapur penuh darah. Letaknya di dalam rumah yang diserbu oleh militan. Ini adalah neraka di bumi.”
“Dalam perjalanan kami melewati area tempat festival musik itu diadakan, tempat 260 warga Israel yang tidak bersalah dibantai,” tambah Yingst. “Anda bisa mencium bau kematian di udara dan dalam perjalanan, dan ketika kami semakin dekat ke kibbutz ini, di mana begitu banyak keluarga dibantai di rumah mereka, menjadi jelas bahwa kami bahkan tidak memiliki pemahaman penuh tentang apa yang terjadi di sini.”
SETIDAKNYA 22 WARGA AMERIKA, LEBIH DARI 1.200 ISRAEL TEWAS DALAM PERANG HAMAS
Tentara menguasai wilayah tersebut dan para pejuang teroris berhasil dibasmi, namun 12 jam sebelumnya, kata Yingst, telah terjadi baku tembak di wilayah tersebut. Sekitar 1.000 orang tinggal di jemaah tersebut sebelum Hamas membunuh lebih dari 100 orang di antaranya.
Komandan Israel mengatakan banyak keluarga dibantai di tempat tidur mereka dan tempat perlindungan bom, dan beberapa dari mereka dipenggal, Yingst melaporkan. Yang lainnya dieksekusi dengan tangan terikat ke belakang.
“Ini adalah hal paling mengerikan yang pernah saya lihat,” kata Yingst. “Ada lemari es seperti yang Anda lihat di mana pun di dunia dengan gambar anak-anak kecil sedang berolahraga. Ada sepeda dan kipas angin di langit-langit yang masih menyala di dalam rumah, dan ada tempat tidur yang berlumuran darah, dan ada senjata di mana-mana dari para militan itu… Ini adalah rumah horor di belakang saya dan seluruh lingkungan terlihat seperti itu.”
Serangan mendadak Hamas pada hari Sabtu mengejutkan Israel dan memicu perang melawan organisasi teroris Palestina.
Lebih dari 1.200 warga Israel tewas, dan 22 warga Amerika dipastikan tewas, dan lainnya masih hilang.
Pembantaian di kibbutz adalah salah satu dari sekian banyak adegan pertumpahan darah tak terkatakan yang dilakukan oleh Hamas. Sejak serangan itu, militer Israel membalas sebuah komunitas diserang oleh Hamas dengan bayi-bayi mati, beberapa diantaranya dipenggal, media lokal melaporkan.
KEBRUTALITAS HAMAS TERHADAP KEBENARAN ISRAEL MENGGEJUTKAN HUKUM DUNIA
IDF sedang mengeluarkan jenazah korban yang ditemukan di daerah tersebut ketika mereka menemukan sisa-sisa anak-anak. Tentara Israel mencoba menggunakan tulang untuk mengidentifikasi para korban, menurut laporan itu.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Untuk liputan Budaya, Media, Pendidikan, Opini, dan saluran lainnya, kunjungi foxnews.com/media
Lawrence Richard dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.