Tiongkok menegur Wakil Presiden Taiwan yang ‘separatis’ karena kunjungan singkat ke AS: ‘pembuat onar’
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Kementerian luar negeri Tiongkok mengecam Wakil Presiden Taiwan William Lai atas kunjungan singkatnya ke AS pada hari Sabtu, dan menjulukinya sebagai “separatis”.
Lai mendarat di New York pada hari Sabtu, seolah-olah sebagai bagian dari transitnya ke Paraguay untuk menghadiri pelantikan presiden negara tersebut. Tiongkok telah mempercepat setiap pertemuan antara pejabat Taiwan dan AS selama setahun terakhir, sering kali menanggapinya dengan latihan militer ekstensif di sekitar pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.
“Lai dengan keras kepala menganut pendirian separatis kemerdekaan Taiwan dan selalu menjadi pembuat onar,” kata kementerian itu. “Tiongkok mengikuti perkembangan ini dengan cermat dan akan mengambil tindakan tegas dan tegas untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayah.”
Kementerian tersebut kemudian mengklaim bahwa Lai dan pejabat Taiwan lainnya “mengandalkan Amerika Serikat untuk mencapai kemerdekaan”
CHINA KIRIM Kawanan PESAWAT LISTRIK, KAPAL ANGKATAN LAUT KE TAIWAN JELANG PELATIHAN INVASI TAHUNAN
Kementerian luar negeri Tiongkok mengecam Wakil Presiden Taiwan William Lai pada hari Sabtu atas kunjungan singkatnya ke AS, dan menjulukinya sebagai “separatis” dan “pembuat onar terus menerus”. (Getty)
Baik Taiwan maupun AS tidak memberikan rincian pasti mengenai jadwal Lai selama kunjungan singkatnya di New York City. Politisi tersebut, yang merupakan kandidat terdepan untuk menjadi presiden Taiwan berikutnya, memposting di media sosial setibanya di sana, hanya mengatakan bahwa ia “menantikan untuk bertemu teman-teman dan menghadiri program transit.”
CINA, RUSIA KIRIMKAN KAPAL PERANG LANGSUNG DEKAT ALASKA, PASUKAN RESPON SEGAR
Pernyataan Tiongkok ini memicu tanggapan dari Dewan Pembuat Kebijakan Tiongkok untuk Urusan Daratan di Taiwan
“Pemerintah kami dengan tegas membela kedaulatan dan keamanan nasional, menjaga garis pertahanan demokrasi dan kebebasan, dan tidak akan pernah mundur, apalagi menyerah,” tulis dewan tersebut.
Ketua DPR Kevin McCarthy dan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen membuat marah Tiongkok awal tahun ini dengan pertemuan di California. (Foto AP/Ringo HW Chiu, File)
Lai membantah tuduhan bahwa dia menganjurkan kemerdekaan Taiwan. Saat berkampanye, ia berjanji untuk mempertahankan status negaranya saat ini, meskipun ia mengatakan rakyat Taiwan harus bisa memutuskan masa depan mereka.
Ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan semakin meningkat selama 12 bulan terakhir setelah kunjungan Ketua DPR saat itu, Nancy Pelosi, ke pulau itu pada Agustus 2022. Angkatan bersenjata Tiongkok mengepung pulau itu selama berhari-hari dalam dua kesempatan terpisah dengan latihan militer.

Helikopter militer Tiongkok terbang melewati Pulau Pingtan, salah satu titik terdekat daratan Tiongkok dari Taiwan, di provinsi Fujian pada 4 Agustus 2022, menjelang latihan militer besar-besaran di luar Taiwan. (Hector Retamal/AFP melalui Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Tiongkok juga merilis film dokumenter militer pekan lalu yang merinci kesiapan mereka untuk menginvasi pulau tersebut.
Reuters berkontribusi pada laporan ini.