April 21, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Tim sepak bola Irak memenangkan Piala Asia dengan kemenangan atas Arab Saudi

2 min read
Tim sepak bola Irak memenangkan Piala Asia dengan kemenangan atas Arab Saudi

Irak menyampaikan kemenangan yang menginspirasi pada hari Minggu dengan memenangkan Piala Asia dengan kemenangan 1-0 atas Arab Saudi, sebuah mercusuar harapan bagi negara yang terpecah belah karena perang.

Ini adalah kemenangan luar biasa bagi tim yang berasal dari seluruh wilayah Teluk dan yang pemainnya melintasi perpecahan etnis yang pahit dan penuh kekerasan.

Irak mencetak gol melalui sundulan kapten Younis Mahmoud pada menit ke-71 dan mendominasi final melawan favorit kuat Arab Saudijuara Piala Asia tiga kali. Itu adalah gelar Piala Asia pertama bagi Irak.

Mahmoud menyambut sepak pojok Hawar Mulla Mohammed di tiang jauh. Kiper Saudi Al Mosailem menguasai bola dan meneruskannya tanpa melakukan kontak, memberikan peluang mudah bagi Mahmoud yang tidak terkawal dengan sebuah gol yang akan bertahan lama dalam cerita rakyat Irak.

Saat peluit akhir dibunyikan, Mahmoud berlari melintasi lapangan bersama rekan-rekan setimnya yang bersemangat dalam mengejar sebelum ambruk karena kewalahan dengan penampilan mereka.

Perdana Menteri Nuri al-MalikiKantor ‘s mengumumkan bahwa setiap pemain di tim Irak akan menerima $10.000.

Sorakan untuk tim yang dikenal sebagai “Singa Dua Sungai” ini memberikan warga Irak kelonggaran dari kekerasan sehari-hari. Kemenangan tersebut membuat pria dari segala usia bersorak dan menari di Bagdad.

Tembakan meriah bergema di seluruh kota dan orang-orang turun ke jalan untuk menentang perintah pihak berwenang ketika masjid-masjid menyiarkan seruan agar penembakan dihentikan. Sementara itu pasukan keamanan memberlakukan larangan kendaraan dalam upaya mencegah terulangnya serangan bom mobil yang menewaskan puluhan orang yang merayakan kemajuan Irak ke putaran final.

Setelah kemenangan semifinal hari Rabu Korea Selatandua bom mobil menghancurkan kerumunan orang yang bersuka ria di dua lingkungan di Bagdad, menewaskan 50 orang. Rakyat Irak menyambut kemenangan di final sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka bisa bersatu.

“Para pemainlah yang membuat kami bangga, bukan para politisi yang tamak,” kata Sabah Shaiyal, seorang petugas polisi berusia 43 tahun di Bagdad. “Sekali lagi tim nasional kami menunjukkan bahwa hanya ada satu, Irak yang bersatu.”

Mahmoud nyaris mencetak gol pada menit kedelapan ketika tendangan saltonya dari umpan silang masih melebar.

Di pertengahan babak pertama, Karrar Jassim Mohammed semakin mendekatkan Irak ketika ia mengalahkan dua lawannya. Arab Saudi akhirnya mendapat peluang bagus pada menit ke-44 ketika striker bintang Yasser Al Qahtani melepaskan tembakan namun tembakannya masih melambung di atas mistar.

Irak memulai babak kedua dan terus menunjukkan inisiatif lebih dari kelompok Saudi yang tampak bingung dengan kegagalan mereka dalam menerapkan permainan menyerang.

Dengan sekitar 60.000 penonton bersorak, Irak mempunyai peluang lain ketika Mahmoud melepaskan tembakan yang melebar tipis. Ketika Arab Saudi bergerak ke ujung yang lain, Malek Maaz nyaris melakukannya. Lalu pada menit ke-71, Irak menghasilkan drama besar.

Al Mosailem menebus kesalahannya pada menit ke-77 dengan mempertahankan defisit satu gol. Mahmoud berhadapan satu lawan satu dengan kiper Saudi, yang keluar dari garis gawang untuk meredam tembakan.

Irak yang terinspirasi terus bergerak maju. Hanya dalam lima menit terakhir barulah pemain bertahan dan bertahan mati-matian ketika Arab Saudi mencoba menekan dengan sia-sia.

Data Sydney

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.