Mei 15, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

SPLC bungkam apakah aktivisme pro-Hamas dari BLM dan Sosialis Demokrat menimbulkan kekhawatiran ‘kebencian’

3 min read

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Southern Poverty Law Center (SPLC), sebuah organisasi sayap kiri yang melacak dan memberi label pada apa yang disebut “kelompok kebencian” di seluruh negeri, tetap bungkam mengenai apakah tindakan Black Lives Matter (BLM) dan Sosialis Demokrat Amerika (DSA) setelah serangan mematikan Hamas terhadap warga Israel meningkatkan kekhawatiran “kebencian”.

BLM Grassroots menyebut serangan kelompok teror yang didukung Iran sebagai “tindakan membela diri yang putus asa.” DSA mempromosikan unjuk rasa pro-Hamas di New York dan mengatakan invasi tersebut adalah “akibat langsung dari rezim apartheid Israel.”

Para pengunjuk rasa membakar dan menginjak-injak bendera Israel dan mengejek para pendukung Israel dengan gambar swastika. Yang lain juga memasang poster bertuliskan: “Warga Palestina kembali dengan cara apa pun yang diperlukan,” “apartheid Israel dan genosida yang didanai AS” dan “Akhiri semua bantuan AS ke Israel!”

Puluhan kelompok mahasiswa di universitas seperti Harvard juga membela Hamas dan menganggap Israel “bertanggung jawab penuh atas semua kekerasan yang terjadi”.

KELOMPOK PENASIHAT SENIOR BIDEN BERSUMPAH UNTUK MELINDUNGI DEMONSTRASI PRO-HAMAS DI NYC

Para pengunjuk rasa menghadiri “unjuk rasa darurat untuk Gaza” di luar konsulat Israel di New York City pada Senin, 9 Oktober 2023. Pendukung Palestina dan Israel bentrok di acara tersebut karena Israel masih berperang dengan Hamas. (Jennifer Mitchell untuk Fox News Digital)

Fox News Digital menghubungi SPLC untuk mengetahui apakah tindakan BLM, DSA dan puluhan organisasi mahasiswa menimbulkan masalah. Selain itu, Fox News Digital meminta komentar apakah tindakan kelompok tersebut memenuhi definisi atau label “kebencian dan ekstremisme” SPLC.

Namun, SPLC tidak menanggapi pertanyaan tersebut, meskipun SPLC memproklamirkan diri sebagai pemantau “utama” terhadap “kelompok kebencian dalam negeri”, termasuk gerakan antisemit.

SPLC menghindari pemberian label “kebencian” pada kelompok sayap kiri dan secara rutin memasukkan organisasi sayap kanan arus utama dalam laporannya. Sementara itu, SPLC sendiri telah menghadapi sejarah panjang tuduhan diskriminasi karena mereka juga mengaku sebagai “katalisator keadilan rasial di Selatan dan sekitarnya,” termasuk tuduhan merajalelanya rasisme internal dan seksisme yang menyebabkan pergolakan di kalangan petingginya.

PARA REPUBLIK TERATAS KENCING ALMA MATER HARVARD SETELAH KELOMPOK MAHASISWA MENYERU ISRAEL UNTUK SERANGAN HAMAS

Namun meski SPLC tetap bungkam, beberapa anggota Partai Demokrat mengkritik peristiwa tersebut.

Anggota Parlemen Alexandria Ocasio-Cortez, DN.Y, yang merupakan salah satu dari enam anggota DSA di majelis rendah Kongres, mengkritik “kefanatikan” yang terlihat pada rapat umum di Kota New York yang dipromosikan oleh cabang DSA setempat, termasuk pengunjuk rasa pro-Hamas yang mengejek pendukung Israel dengan gambar swastika.

“Kefanatikan dan sikap tidak berperasaan yang diungkapkan di Times Square pada hari Minggu tidak dapat diterima dan merusak dalam momen yang menghancurkan ini,” kata Ocasio-Cortez kepada Politico. “Hal ini juga tidak mewakili ribuan warga New York yang mampu menolak serangan mengerikan Hamas terhadap warga sipil tak berdosa serta ketidakadilan dan kekerasan yang dihadapi warga Palestina di bawah pendudukan.”

Ocasio-Cortez dan Rep. Ilhan Omar, D.-Minn., menyerukan “gencatan senjata” antara Israel dan Hamas pada hari Sabtu, hari terjadinya serangan di mana ratusan warga Israel dibantai secara brutal, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.

Anggota Parlemen Alexandria Ocasio-Cortez mengutuk “kehati-hatian” yang ditunjukkan oleh pengunjuk rasa pro-Hamas pada rapat umum di Kota New York. (Tom Williams)

Perwakilan negara bagian New York Zohran Mamdani, yang terpilih dengan dukungan DSA dan menyampaikan pidato utama pada konvensi nasional kelompok tersebut pada bulan Agustus, juga menentang retorika pada rapat umum DSA.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

“Dukungan saya terhadap pembebasan Palestina tidak boleh disalahartikan sebagai perayaan atas hilangnya nyawa warga sipil,” kata Mamdani kepada Politico. “Saya mengutuk pembunuhan warga sipil dan retorika pada rapat umum (Minggu) yang mencoba meremehkan kematian tersebut.”

Cabang DSA di Kota New York pada hari Selasa meminta maaf karena mendukung unjuk rasa tersebut, namun tidak mengecam Hamas.

Kyle Morris dari Fox News Digital berkontribusi pada laporan ini.


judi bola online

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.