Pengunjuk rasa pro-Palestina di Australia meneriakkan ‘gas orang-orang Yahudi’ ketika polisi memperingatkan orang-orang Yahudi untuk menjauh dari daerah tersebut
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Aktivis pro-Palestina meneriakkan “gas orang Yahudi” pada rapat umum di Sydney, Australia, setelah teroris Hamas membunuh ratusan warga sipil tak berdosa, termasuk 14 orang Amerika, dan menyandera lebih dari 100 orang dan membawa mereka ke Gaza.
Lebih dari 1.000 pengunjuk rasa berdemonstrasi di Sydney Opera House menentang gedung yang menyala dengan warna bendera Israel. Menurut Guardian, “Kerumunan besar berkumpul di barat daya Sydney pada Minggu malam, di mana serangan Hamas terhadap Israel dirayakan sebagai tindakan ‘keberanian’ dan ‘perlawanan’.”
Polisi melarang orang Yahudi berkumpul di dekat gedung opera karena khawatir akan keselamatan mereka. Para pengunjuk rasa meneriakkan “gas orang-orang Yahudi”, “persetan dengan orang-orang Yahudi”.
“Ini jelas merupakan masalah emosional,” kata Asisten Komisaris Polisi New South Wales Tony Cooke. “Kami tidak mengharapkan orang-orang membawa konflik dari tempat lain ke jalan-jalan di Sydney, dan kekerasan tidak akan ditoleransi.”
UPDATE LANGSUNG: ISRAEL BERPERANG DENGAN HAMAS SETELAH SERANGAN KEJUTAN, SEKITAR 900 ISRAEL TERBUNUH
Aktivis pro-Palestina menjadi bintang tamu Yahudi di Sydney, Australia.
“Perlawanan dibenarkan ketika Palestina diduduki,” teriak para pengunjuk rasa.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengatakan unjuk rasa tersebut seharusnya dibatalkan dengan hormat.
“Saya mendukung hak masyarakat untuk menunjukkan pandangan mereka – kita adalah negara demokratis… Tapi apa yang bisa dilakukan selain menciptakan iklim yang tidak kondusif bagi perdamaian?” katanya. “Tindakan Hamas dalam hal ini benar-benar tidak dapat dipertahankan.”
DEM PROGRESIF KECIL RESPON ‘KEMUNGKINAN DAN JAUH’ TERHADAP SERANGAN HAMAS TERHADAP ISRAEL SETELAH KETERANGAN ‘SQUAD’
Pengunjuk rasa pro-Palestina meneriakkan ‘F–k the Jews’ di Sydney, Australia.
Wakil Perdana Menteri Richard Marles berkata: “Malam ini hati Australia hancur karena Israel. Menghadapi kejahatan ini, malam ini Australia merangkul Israel dan seluruh rakyatnya.”
Kelompok pro-Palestina melakukan protes di kota-kota di seluruh dunia, termasuk London dan New York.
Di New York, seorang aktivis secara terbuka memuji teroris Hamas karena menyandera pengunjung festival di Gaza, ketika para aktivis berkumpul di luar konsulat Israel di New York pada hari Minggu.
Juru bicara “Gerakan Pemuda Palestina” menyebut serangan tersebut sebagai “kemenangan gemilang perlawanan”.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Untuk liputan Budaya, Media, Pendidikan, Opini, dan saluran lainnya, kunjungi foxnews.com/media.