Mei 16, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pemerintahan Biden ‘tidak akan mengambil risiko apa pun’ dalam membekukan kembali aset Iran senilai $6 miliar

2 min read

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan kemungkinan membekukan kembali dana Iran senilai $6 miliar yang dikeluarkan bulan lalu setelah teroris Hamas yang didukung Iran menyerang Israel, menurut laporan.

Uang tersebut dikucurkan untuk tujuan kemanusiaan, tetapi Presiden Biden sejak itu dikritik karena kemungkinan berperan dalam serangan pada hari Sabtu itu.

Bloomberg melaporkan bahwa seorang pejabat AS mengklaim badan-badan intelijen yakin Iran mengetahui bahwa Hamas mempunyai rencana untuk “mengambil tindakan terhadap Israel,” meskipun tidak ada bukti bahwa Iran-lah yang mengarahkan serangan mendadak yang menewaskan sedikitnya 1.200 warga Israel dan melukai ribuan lainnya.

REPUBLIK MENYEDIAKAN BIDEN UNTUK PELEPASAN DANA IRAN BEKU SEBESAR $6 MILIAR SEBELUM SERANGAN HAMAS TERHADAP ISRAEL

Presiden Biden (Drew Angerer/Getty Images/File/Berita Fox)

Pada bulan September, pemerintahan Biden mencapai kesepakatan dengan Iran untuk menukar tahanan dan mengeluarkan $6 miliar dana Iran yang dibekukan.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Iran membebaskan lima warga negara Amerika yang ditahan di Iran dan AS membebaskan lima warga negara Iran yang ditahan di AS. Kesepakatan itu juga memberikan keringanan menyeluruh untuk mentransfer dana beku Iran senilai $6 miliar dari Korea Selatan ke Qatar tanpa takut melanggar sanksi AS.

Tidak ada uang yang masuk langsung ke Iran dan tidak ada dana pembayar pajak AS yang dilaporkan digunakan.

DEMOKRAT BERGABUNG DENGAN TEKANAN REPUBLIK TERHADAP PEMERINTAHAN BIDEN UNTUK MEMBEKUKAN KEMBALI ASET IRAN senilai $6 MILYAR

Presiden Iran Ebrahim Raisi, tengah, menghadiri upacara penyerahan rudal kepada Menteri Pertahanan Mohammad Reza Gharaei Ashtiani, kiri, pada bulan Agustus. (Kantor Kepresidenan Iran melalui AP/File/Fox News)

Menteri Keuangan Janet Yellenberbicara pada pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Marrakesh, Maroko, pada hari Rabu, mengatakan dana tersebut belum dibelanjakan dan dapat dibekukan lagi.

“Ini adalah dana yang ada di Qatar yang disediakan semata-mata untuk tujuan kemanusiaan, dana tersebut belum tersentuh,” katanya kepada wartawan. “Saya tidak akan mengesampingkan kemungkinan tindakan di masa depan, namun saya tentunya tidak ingin mendahului posisi kita saat ini.”

SEDIKITNYA 100 KEMATIAN SAAT HAMAS MELAKUKAN SERANGAN TIDAK SENANG TERHADAP ISRAEL, NETANYAHU MENGATAKAN BANGSA ‘BERPERANG’

Menteri Keuangan Janet Yellen berbicara pada bulan Juni tentang perkembangan Sistem Keuangan Internasional.

Menteri Keuangan Janet Yellen memberikan kesaksian pada sidang Jasa Keuangan DPR. Dia memperingatkan pada hari Jumat tentang konsekuensi negatif dari penutupan pemerintah lagi. (Gambar Getty)

Pencairan dana tersebut terjadi hampir sebulan sebelum teroris Hamas melancarkan serangan besar-besaran dan mematikan terhadap Israel pada hari Sabtu, dan Partai Republik di DPR dan Senat menyerang pemerintahan Biden, menyebut tindakan tersebut “salah dan salah arah.”

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Kritikus berpendapat dana tersebut bisa dialihkan ke tempat lain. Iran dikenal sebagai pendukung Hamas dan memuji serangan terhadap Israel. Departemen Luar Negeri AS pernah menyatakan bahwa Iran memberikan sekitar $100 juta per tahun kepada kelompok bersenjata Palestina, termasuk Hamas dan Jihad Islam.

Megan Henney dan Bradford Betz dari Fox News Digital berkontribusi pada laporan ini.

slot demo pragmatic

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.