Mei 16, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Orang-orang bersenjata membunuh empat orang di Irak

3 min read
Orang-orang bersenjata membunuh empat orang di Irak

Dalam serangan terbaru terhadap pasukan keamanan Irak yang dilatih AS, orang-orang bersenjata membunuh empat orang dalam dua serangan terpisah terhadap polisi di selatan Bagdad pada hari Sabtu.

Sementara itu, seorang pejabat senior AS mengatakan para penyelidik sedang mempelajari rekaman video warga Irak yang memutilasi tubuh empat pekerja kontrak AS yang tewas dalam serangan hari Rabu. Fallujah (mencari), mencoba mengidentifikasi peserta.

Sisa-sisa tentara Amerika yang hangus diseret di jalan-jalan selama berjam-jam setelah pemberontak menyergap kendaraan mereka. Dua mayat digantung di jembatan.

Tidak ada tanda-tanda adanya aktivitas militer AS di wilayah Fallujah yang menunjukkan bahwa pembalasan akan segera terjadi. Administrator Amerika L.Paul Bremer (mencari) mengatakan mereka yang membunuh empat warga sipil dan membakar tubuh mereka “tidak akan luput dari hukuman.”

Dalam serangan pertama terhadap polisi pada hari Sabtu, kepala departemen Mahmoudiya, 20 mil selatan Baghdad, sedang berkendara dari ibu kota ke rumahnya ketika orang-orang bersenjata membunuh dia dan sopirnya, kata Letnan polisi Ala’a Hussein.

Tidak lama kemudian, enam penyerang melepaskan tembakan ke arah patroli polisi yang terdiri dari empat orang di Mahmoudiya, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, kata pejabat polisi Khaldoon al-Gurairi. Seorang pengamat berusia 60 tahun juga meninggal.

Gerilyawan sering kali mengincar polisi karena mereka melihat mereka sebagai kolaborator dengan pendudukan pimpinan AS. Mereka juga menjadi sasaran yang lebih mudah karena persenjataan dan perlindungan mereka kurang baik dibandingkan pasukan AS.

Lebih dari 350 polisi tewas akibat penembakan dan bom bunuh diri sejak penggulingan rezim Saddam Hussein tahun lalu, dan beberapa pejabat Irak menyebutkan jumlah korban jauh lebih tinggi. Pada tanggal 24 Maret, sembilan calon polisi tewas ketika orang-orang bersenjata menembak kendaraan mereka di provinsi selatan Babil.

Namun kekerasan tersebut tidak menghentikan warga Irak untuk mencari pekerjaan di kepolisian. Di kota selatan Basra, para pengangguran yang menuntut pekerjaan di pasukan tersebut bentrok dengan pasukan keamanan Irak pada hari Sabtu, kata Kolonel polisi Ali Kahdum. Dia mengatakan pengunjuk rasa menggerebek dan menjarah kantor polisi pusat kota. Tiga pengunjuk rasa terluka.

Ada beberapa protes di Basra dalam beberapa pekan terakhir yang dilakukan oleh laki-laki yang menuntut pekerjaan sebagai polisi. Dengan puluhan ribu pengangguran di wilayah tersebut dan di tempat lain di Irak, upah minimum bulanan seorang polisi sebesar $120 merupakan insentif utama untuk mendaftar. Gajinya hampir dua kali lipat dari gaji guru baru.

Juga pada hari Sabtu, sebuah ledakan di dekat konvoi militer AS di dekat Khalis, 40 mil timur laut Bagdad, melukai seorang warga sipil dan merusak sebuah Humvee, kata para pejabat Irak. Tidak jelas apakah warga Amerika dirugikan.

Di Bagdad barat, sebuah roket menghantam sebuah rumah di lingkungan sekitar pada hari Sabtu, menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya, kata Jamil Ibrahim, seorang dokter di Rumah Sakit Yarmouk.

Sekitar 5.000 anggota ulama Muslim Syiah radikal Muqtada al-Sadrmengatakan (mencari) milisi gadungan, Tentara al-Mahdi, berparade di Kota Sadr, sebuah distrik yang mayoritas penduduknya Syiah di Bagdad timur, pada hari Sabtu. Milisi berpakaian hitam yang tidak bersenjata membawa potret ulama tersebut. Mereka berjalan melewati tempat peninjauan di mana para ulama Muslim memberi hormat.

Ratusan warga Irak berbaris di sepanjang rute tersebut. Penembak jitu milisi ditempatkan di atap rumah. Al-Sadr adalah seorang kritikus vokal terhadap pendudukan pimpinan AS namun tidak menyerukan serangan terhadap pasukan pendudukan.

Seorang pembantu senior al-Sadr, Mustafa al-Yaqoubi, ditangkap dalam penggerebekan menjelang fajar di rumahnya di Najaf pada hari Sabtu, kata Sheik Haider al-Mousawi, pengikut al-Sadr lainnya. Para pejabat AS tidak dapat mengkonfirmasi penangkapan tersebut dan pasukan Spanyol yang berbasis di kota tersebut membantah menahannya.

Surat kabar mingguan Al-Sadr ditutup oleh pejabat AS pada hari Kamis, sehingga memicu gelombang anti-Amerika dalam jumlah besar.

Pasukan Spanyol ditangkap Mustafa al-Yaqoubi (mencari), seorang pembantu senior al-Sadr, dalam penggerebekan di rumahnya di kota Najaf di selatan sebelum fajar pada hari Sabtu, kata Sheik Haider al-Mousawi, seorang pendukung al-Sadr. Tidak diketahui alasan penangkapannya.

Data SGP

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.