Juni 26, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Gempa bumi mengguncang India, Pakistan, Afghanistan

3 min read
Gempa bumi mengguncang India, Pakistan, Afghanistan

Gempa bumi kuat mengguncang sebagian besar Asia Selatan dan Tengah pada hari Minggu, menewaskan sedikitnya satu orang, melukai beberapa lainnya, merusak bangunan di ibu kota Afghanistan dan menyebabkan orang-orang lari ke jalan di lima negara.

Setidaknya belasan orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka dan 26 rumah di ibu kota Kabul rusak parah atau hancur, lapor televisi Kabul.

Di kota Jalalabad di Afghanistan timur, enam siswi sekolah menengah terluka ketika bagian dari lantai pertama tangga Sekolah Menengah Alaei runtuh, kata pejabat setempat dan saksi mata.

Seorang pria dinyatakan meninggal di rumah sakit darurat Italia di Kabul, kata juru bicara rumah sakit yang tidak mau disebutkan namanya. Empat anak mendapat perawatan di Rumah Sakit Kesehatan Anak Kabul, kata Nik Mohammad, dokter yang bertugas di sana.

Di Pakistan, kantor berita pemerintah mengatakan empat orang, termasuk tiga anak-anak, terluka di daerah Peshawar dekat perbatasan Afghanistan.

Survei Geologi AS di Golden, Colorado, mengukur gempa berkekuatan 7,2 skala Richter – cukup untuk menyebabkan kerusakan serius.

Ahli seismologi Pakistan dan India mengukurnya pada 6,7. USGS mengatakan pusat gempa berada sekitar 150 mil timur laut Kabul di pegunungan Hindu Kush.

Institut AS menyebut gempa tersebut sebagai yang terkuat di wilayah tersebut sejak gempa berkekuatan 7,2 skala Richter lainnya pada 30 Desember 1983. Gempa tersebut menewaskan 26 orang – 14 di Pakistan dan 12 di Afghanistan – dan melukai ratusan orang. Selain Afghanistan utara dan Pakistan, gempa juga dirasakan di India utara dan bekas republik Soviet seperti Tajikistan, Uzbekistan, dan Kyrgyzstan.

Merujuk pada gempa yang terjadi pada hari Minggu, Bruce Presgrave, ahli geofisika USGS, mengatakan bahwa meskipun gempa tersebut besar, gempa tersebut juga dalam, dan gempa tersebut “cenderung menyebabkan lebih sedikit kerusakan.”

Gempa bumi dan aktivitas seismik biasa terjadi di belahan dunia ini dan khususnya di pegunungan Hindu Kush, meskipun biasanya tidak terasa di wilayah seluas itu. Gempa berkekuatan 6,9 skala Richter yang berpusat di wilayah yang sama pada tanggal 30 Mei 1998 menewaskan lebih dari 5.000 orang.

Getaran sore hari pada hari Minggu terasa di beberapa bagian Uzbekistan, Tajikistan, Afghanistan, Pakistan dan India.

Di Kabul, penduduk lingkungan miskin meninggalkan rumah yang terbuat dari lumpur, batu bata, dan kayu bersama anak-anak mereka ke jalan.

“Gempa dimulai secara perlahan dan semakin lama semakin besar. Kemudian tembok itu runtuh,” kata Mohammed Khalil, seorang warga Kabul.

Nasid Ahmad, seorang pedagang Kabul, mengatakan dia bergegas keluar bersama delapan putra dan putrinya ketika gempa meruntuhkan atap rumahnya. Batu bata, tanah, dan tangga kayu yang runtuh berserakan di lantai yang dulunya merupakan ruang tamunya.

Di Kabul yang dilanda perang, sulit menentukan bangunan mana yang rusak akibat gempa dan mana yang menjadi korban perang saudara selama dua dekade. Namun warga mengatakan mereka melihat debu beterbangan ke udara dari bangunan yang runtuh saat gempa.

Pihak berwenang Pakistan mengatakan gempa mengguncang bangunan di Peshawar, Islamabad, Rawalpindi dan Lahore dekat perbatasan India.

Di India, tembok dan tiang listrik berguncang di ibu kota New Delhi dan di Amritsar di negara bagian Punjab utara, 400 mil jauhnya.

Seorang pejabat dari Kementerian Darurat Uzbekistan mengatakan gempa itu terasa di ibu kota Tashkent, meski tidak ada kerusakan.

Di ibu kota Tajikistan, Dushanbe, warga meninggalkan apartemen mereka dan berkeliaran di jalanan. Seorang pejabat di pusat seismologi Tajikistan mengatakan gempa berkekuatan 5 atau 6 skala Richter di Dushanbe.

Data SDY

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.