Dokter Boston didakwa melakukan masturbasi di depan gadis remaja dalam penerbangan Hawaii: jaksa
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Seorang dokter Boston telah ditangkap dan didakwa setelah dia diduga melakukan masturbasi dan mengekspos dirinya sendiri sementara seorang gadis berusia 14 tahun duduk tepat di sebelahnya dalam penerbangan.
Jaksa federal mengatakan pada hari Kamis bahwa Dr. Sudipta Mohanty yang berusia 33 tahun diduga melakukan masturbasi dan mengekspos dirinya saat berada dalam penerbangan Hawaiian Airlines dari Honolulu, Hawaii ke Boston pada 27 Mei 2022, di hadapan seorang gadis berusia 14 tahun, yang duduk di sebelahnya.
Mohanty adalah dokter perawatan primer di Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston.
Tuntutan pidana tersebut menyatakan bahwa sekitar setengah perjalanan penerbangan, remaja berusia 14 tahun itu melihat Mohanty menutupi dirinya dengan selimut hingga ke lehernya saat kakinya “memantul ke atas dan ke bawah”.
PRIA MENGEJUTKAN PENUMPANG PENERBANGAN SAAT TERBANG BESAR DAN LINTAS NEGARA, TERBANG DI DUA KURSI
Hawaiian Airlines Airbus 330-200 diparkir di Bandara Internasional Los Angeles (Fabrizio Gandolfo/Gambar SOPA/LightRocket melalui Getty Images)
Tak lama kemudian, gadis remaja tersebut melihat selimut sudah tergeletak di lantai dan tidak lagi menutupi pria berusia 33 tahun tersebut, dan rupanya bisa melihatnya sedang melakukan masturbasi. Jaksa mengatakan anak di bawah umur itu melihat celana Mohanty terbuka dan alat kelaminnya terbuka.
Anak di bawah umur itu kemudian pindah ke kursi kosong lainnya selama sisa penerbangan, menurut pengajuan.
Pengajuan pengadilan juga menyatakan bahwa Mohanty berada di pesawat bersama seorang “pendamping” wanita yang sedang berbicara dengannya.
“Mereka saling menanyakan pertanyaan ‘tingkat dasar’ seperti, ‘Apa warna favoritmu?’ yang dianggap aneh oleh anak di bawah umur A,” kata pengajuan tersebut.
Pria tersebut didakwa melakukan tindakan cabul, mesum, dan tidak senonoh.
PENYIDIK MENGATAKAN KETIKA KOMUNIKASI ANTARA PENERBANGAN MENYEBABKAN UNITED AIRLINES TERHADAP PERMUKAAN LAUT
Beth Israel Deaconess Medical Center pada Kamis, 29 November 2018 di Boston, Massachusetts. (Nicolaus Czarnecki/MediaNews Group/Boston Herald melalui Getty Images)
Ketika ditanyai tentang tuduhan tersebut oleh agen FBI pada tanggal 6 Mei, Mohanty membantahnya, dengan mengatakan, “Saya tidak mengingatnya,” kata pengaduan tersebut.
“Apa yang dituduhkan oleh Dr. Mohanty di depan seorang gadis berusia empat belas tahun adalah hal yang tercela,” kata Christopher DiMenna, Penjabat Agen Khusus yang Bertanggung Jawab pada Biro Investigasi Federal, Divisi Boston. “Penangkapan hari ini harus memperjelas bahwa FBI menangani kejahatan di dalam pesawat dengan serius, mulai dari pelanggaran seksual seperti yang dituduhkan dalam kasus ini, hingga penyerangan, mengganggu awak pesawat, dan pencurian. Jika Anda pernah menjadi korban kejahatan di dalam pesawat atau menyaksikan kejadian tersebut, kami meminta Anda melaporkannya kepada kedua kru FBI Anda.”
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Juru bicara Beth Israel Deaconess Medical Center mengatakan kepada Boston.com bahwa mereka mengetahui tuduhan terhadap Mohanty.
“Orang ini sedang cuti dan tidak sedang berpraktik di BIDMC. Kami tidak bisa berkomentar lebih jauh mengenai masalah personalia,” kata pihak rumah sakit dalam pernyataannya kepada outlet tersebut.
Fox News Digital menghubungi Beth Israel Deaconess Medical Center.