Departemen Luar Negeri menjajaki opsi untuk mengeluarkan warga Amerika dari zona perang Israel
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya sedang menjajaki opsi untuk membantu warga Amerika yang ingin meninggalkan Israel untuk bisa pindah ke negara-negara terdekat.
Dalam postingan di platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan bagi warga AS yang ingin meninggalkan Israel, tersedia penerbangan komersial, meski mungkin tidak terbang langsung ke AS.
“Kami juga menjajaki opsi kontrak untuk memfasilitasi perjalanan warga AS ke negara-negara terdekat dan akan memberikan informasi terkini kepada warga AS yang telah mendaftar melalui formulir online kami,” kata postingan tersebut, merujuk pembaca ke formulir penerimaan krisis.
KONGRES MENDESAK DEPARTEMEN NEGARA MENGGUNAKAN PENERBANGAN KUDA UNTUK MENGEKSPRESI WARGA AMERIKA DARI ISRAEL
Formulir tersebut memberikan kesempatan kepada warga AS dan anggota keluarga yang memenuhi syarat untuk meminta bantuan selama krisis di Israel.
Postingan tersebut muncul sehari setelah anggota Kongres mendesak Menteri Luar Negeri Antony Blinken untuk melakukan segala kemungkinan untuk mengevakuasi warga Amerika dari Israel.
Termasuk dalam permintaan kepada Blinken adalah dorongan untuk mengeluarkan penerbangan charter dari Israel, karena maskapai penerbangan membatalkan sebagian besar penerbangan dari Bandara Ben Gurion di Tel Aviv, Israel.
WANITA AMERIKA MENGATAKAN KELUARGA YANG DISANDERA HAMAS DI ISRAEL: ‘MIMPI MIMPI TERBURUK BAGI ORANG TUA’
Roket yang ditembakkan oleh militan Palestina di Gaza dicegat oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel di Sderot, Israel. (Jack Guez/AFP melalui Getty Images)
“Mengingat situasi yang meningkat dengan cepat ketika Israel melancarkan serangan balasan, sangat penting bagi Anda untuk menggunakan semua alat yang Anda miliki untuk memulangkan semua warga negara Amerika ke Israel yang ingin melakukannya,” demikian isi surat yang ditandatangani oleh 146 anggota Kongres.
Hamas melancarkan serangan terbesar di Israel dalam lebih dari 50 tahun pada hari Sabtu, menewaskan hampir 1.600 orang dan melukai ribuan lainnya dengan rentetan roket.
Teroris yang dipimpin Hamas menyerbu perbatasan antara Israel dan Gaza ketika penduduk sedang tidur, kemudian menyeret orang ke jalan, menyandera dan memenggal serta membunuh orang lain.
KLIK UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI BERITA FOX
“Ketika jumlah korban terus meningkat, para pemilih kami yang tetap berada di Israel mengkhawatirkan nyawa mereka,” demikian isi surat yang ditujukan kepada Blinken. “Kami meminta Anda secara bersamaan mempertimbangkan penerbangan sewaan dan pilihan militer untuk evakuasi. Pada momen sulit dalam sejarah Israel ini, lebih penting dari sebelumnya bahwa setiap orang Amerika yang ingin pulang ke negaranya memiliki kesempatan untuk melakukannya.”