April 22, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pembuat jarum racun ‘Sex for Secrets’ Korea Utara dijatuhi hukuman 5 tahun

2 min read
Pembuat jarum racun ‘Sex for Secrets’ Korea Utara dijatuhi hukuman 5 tahun

Seorang wanita Korea Utara yang dituduh menggunakan seks untuk mendapatkan informasi sensitif dari seorang perwira militer Korea Selatan pada hari Rabu dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh pengadilan di Korea Selatan karena melakukan spionase.

Won Jeong Hwa, 34, ditangkap pada bulan Juli atas tuduhan menyebarkan informasi rahasia ke Korea Utara, termasuk lokasi instalasi militer utama, daftar pembelot Korea Utara dan informasi pribadi tentang perwira militer Korea Selatan.

Jaksa menuduh Won menggunakan “seks sebagai alat” untuk misinya, berkencan dengan seorang perwira militer Korea Selatan dan memaksanya bekerja untuknya. Penyelidik juga mengatakan dia berencana membunuh agen intelijen Korea Selatan dengan jarum beracun tetapi rencana tersebut tidak dilaksanakan.

Pada hari Rabu, Pengadilan Distrik Suwon, selatan Seoul, memutuskan Won bersalah atas semua dakwaan dan menerima tuntutan jaksa agar ia dijatuhi hukuman hingga lima tahun penjara, kata Hakim Lim Min-sung, yang menjabat sebagai juru bicara pengadilan.

“Terdakwa mendekati tentara dan agen intelijen melalui hubungan seks dan dalam jangka waktu yang lama melakukan kegiatan spionase rahasia dengan menggunakan (dugaan) statusnya sebagai pembelot,” kata pengadilan dalam putusannya, menurut Lim.

Dalam menjatuhkan hukumannya, pengadilan juga mempertimbangkan bahwa informasi yang dikirimkannya ke Korea Utara tidak menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan negara dan bahwa ia telah bertobat dan bekerja sama dalam penyelidikan, kata Lim.

Dalam sidang sebelumnya, Won mengajukan pernyataan tertulis ke pengadilan, di mana dia mengakui tuduhan terhadap dirinya dan menawarkan pertobatan atas aktivitasnya di masa lalu sebagai mata-mata.

Memata-matai Korea Utara adalah kejahatan di Korea Selatan yang ancaman hukumannya maksimal adalah mati.

Won adalah warga Korea Utara kedua yang dihukum karena melakukan spionase di Korea Selatan dalam satu dekade.

Dia memasuki Korea Selatan pada tahun 2001 setelah menikah dengan seorang pengusaha Korea Selatan di Tiongkok dan secara tidak benar melaporkan kepada pihak berwenang bahwa dia adalah seorang pembelot dari Korea Utara.

Detail tuduhan terhadap Won yang mirip film telah menarik perhatian media, dengan beberapa surat kabar menyebutnya sebagai “Mata Hari” versi Korea, penari terkenal yang menjadi mata-mata Perang Dunia I.

Kasus ini semakin memperburuk hubungan Korea Selatan dengan Korea Utara, karena negara komunis tersebut dengan marah memprotes bahwa Seoul telah mengarang kasus tersebut untuk mencoreng citra Pyongyang.

Kedua belah pihak berperang dalam Perang Korea tahun 1950-1953 yang berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai, sehingga secara teknis semenanjung tersebut masih dalam keadaan perang.

judi bola terpercaya

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.