Yoel Romero memulai halaman GoFundMe untuk membayar biaya pengobatan Michael Bisping
2 min readNEW YORK, NY – 12 NOVEMBER: Yoel Romero dari Kuba bereaksi melawan Chris Weidman dari Amerika Serikat (tidak digambarkan) dalam pertarungan kelas menengah mereka pada acara UFC 205 di Madison Square Garden pada 12 November 2016 di New York City. (Foto oleh Jeff Bottari/Zuffa LLC/Zuffa LLC melalui Getty Images)
Yoel Romero tidak pernah dikenal karena omongan sampahnya, namun ia meningkatkan permainannya untuk mengantisipasi pertarungan dengan juara kelas menengah Michael Bisping pada akhir tahun ini.
Peraih medali perak Olimpiade gulat kelahiran Kuba itu telah dipastikan menjadi lawan Bisping berikutnya, namun ia saat ini sedang menunggu sang juara pulih dari operasi lutut kecil yang baru saja ia jalani.
Menunggu pertarungan kejuaraan mereka, Romero sebenarnya membuat halaman GoFundMe untuk membantu membayar biaya pengobatan yang akan dikeluarkan Bisping akibat pertarungan mereka.
“Ini Mike, dia akan membutuhkan uang untuk bertahan hidup setelah dia dan saya bertemu di Octagon sekitar Mei 2017,” tulis Romero di laman Go Fund Me. “Dia bahagia dalam gambar ini setelah mempertahankan gelarnya melawan petarung lain dan kehancuran yang dia alami menyebabkan dia menjalani operasi pada lututnya dimana semua kerusakan yang terlihat ada di wajahnya.
“Operasi ini menghalangi dia untuk berkompetisi tepat waktu. Setelah pertarungannya dengan saya, saya yakin dia akan membutuhkan uang ini untuk membangun kembali hidupnya, dia memiliki keluarga dan saya sangat mengkhawatirkannya. Mohon bantuannya dengan cara apa pun yang Anda bisa. karena semua dana akan digunakan untuk biaya pengobatan dan pesta pensiunnya. Terima kasih atas waktu Anda dan #ynuevo.”
Romero jelas menikmati pukulan ke Bisping sambil menunggu sang juara pulih sehingga pertarungan mereka bisa dipesan.
Postingan Romero menyusul Serangan Bisping dimana ia mengecam penantang peringkat satu kelas menengah itu karena melakukan kecurangan setelah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang tahun lalu. Pada akhirnya, Romero ditemukan menjadi korban suplemen yang tercemar dan USADA (Badan Anti-Doping Amerika Serikat) menskorsnya selama enam bulan, dibandingkan dengan kemungkinan sanksi dua tahun jika terbukti bersalah.
Apa pun yang terjadi, Bisping membidik riwayat tes narkoba Romero karena penantang teratas kini mengklaim sang juara tidak akan pernah bertarung lagi setelah dia selesai dengannya.
Pertarungan antara Bisping dan Romero memang masih belum resmi, namun jika dilihat, ini hanyalah rasa pertama dari perbincangan sampah yang akan dilancarkan antara kedua petinju kelas menengah ini selama beberapa bulan ke depan hingga akhirnya mereka bertemu di Octagon.