Februari 7, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Venezuela, Kolombia Banjir menewaskan sedikitnya 86 orang

2 min read
Venezuela, Kolombia Banjir menewaskan sedikitnya 86 orang

Pasukan dengan helikopter mengangkut makanan, air dan pasokan medis ke kota-kota pegunungan terpencil di mana puluhan orang hilang setelah banjir dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 86 orang di Venezuela dan Kolombia.

Hilbert Molina menyaksikan sebuah helikopter mendarat di padang rumput pada hari Senin dan mengatakan dia berharap dapat menemukan kakak laki-lakinya, Carlos, seorang sopir bus yang hilang ketika banjir melanda.

Molina mengatakan saudara laki-lakinya sedang dalam perjalanan pulang yang biasa ketika itu Sungai Mocoties (pencarian) meluap dan menghanyutkan sebagian kota kecil.

Dia mengatakan dia berjalan selama hampir tiga jam ke kota terdekat Santa Cruz de Mora (pencarian), melewati sebagian jalan raya yang tertimbun lumpur, dan menemukan bus kosong saudaranya sebagian terendam dan menabrak pohon.

“Saya berbicara dengan seorang wanita yang melihatnya keluar,” kata Molina, seorang mekanik berusia 26 tahun. Dia mengatakan pasukan dan petugas penyelamat sejauh ini tidak dapat memberikan informasi apa pun tentang saudaranya.

“Mereka memberitahu kami bahwa kami harus bersabar,” kata Molina. “Bisa jadi dia mampu melakukannya. Saya harap begitu.”

Setidaknya 53 warga Venezuela tewas dalam seminggu akibat banjir dan tanah longsor yang menghancurkan rumah bagi sekitar 21.200 orang mulai dari pantai Karibia hingga pegunungan barat daya, kata menteri dalam negeri. Jesse Chacon (pencarian) berkata.

Setidaknya 33 orang tewas di negara tetangga Kolombia, di mana sekitar 40.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Korban tewas di Venezuela termasuk sedikitnya 32 orang di negara bagian barat daya tersebut Merida (cari), dua lagi di negara bagian barat Tachira dan Zulia, dan 19 lainnya di negara bagian utara dan tengah minggu lalu, kol. Kata Humberto Arellano dari tentara.

Banyak kematian terbaru terjadi di antara puncak gunung terjal di Sungai Mocoties. Mayat beberapa korban mengapung ke hilir sejauh bermil-mil, kata petugas pemadam kebakaran.

Sedikitnya 50 orang dinyatakan hilang, kata Chacon. Para pejabat mengatakan jumlah korban sebenarnya bisa jauh lebih tinggi karena air banjir dan lumpur menghalangi pekerja darurat untuk mencapai beberapa bus yang tersapu banjir di Santa Cruz de Mora.

Angelica Rodriguez, seorang pelajar berusia 24 tahun, mengatakan pamannya berada di terminal bus kota itu pada Jumat malam ketika banjir melanda dan berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pagar kawat berduri dan menarik dirinya ke tempat yang lebih tinggi. Dia tertatih-tatih menuju rumah keluarganya dengan luka di kaki, tungkai dan tangannya.

“Ketika dia melihat saya, dia menangis,” kata Rodriguez, yang pamannya mengatakan kepadanya bahwa orang-orang berkumpul di terminal bus dan banyak yang diseret bersama bus yang diparkir.

Banjir juga menghanyutkan tanaman mulai dari kentang hingga kopi dan menghancurkan peternakan ayam, menghilangkan beberapa sumber lapangan kerja di desa-desa kecil di Andes, kata Guzman Varela, seorang warga Tovar berusia 23 tahun.

“Kemiskinan akan semakin bertambah, karena tidak banyak pekerjaan di sini,” ujarnya.

Togel SDY

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.