Maret 17, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Tiongkok melaporkan kasus flu burung ketiga dalam 3 hari

3 min read
Tiongkok melaporkan kasus flu burung ketiga dalam 3 hari

Otoritas kesehatan Tiongkok mengatakan pada hari Senin bahwa seorang anak laki-laki berusia 16 tahun di provinsi Hunan tengah sakit parah setelah tertular virus flu burung H5N1, kasus ketiga yang dilaporkan dalam beberapa hari menjelang liburan Tahun Baru Imlek.

Kementerian Kesehatan berada di pihaknya Situs web remaja tersebut masuk ke rumah sakit di Hunan pada tanggal 16 Januari dan pusat pengendalian penyakit di provinsi tersebut mengonfirmasi bahwa dia terinfeksi virus H5N1.

“Kondisi pasien sangat kritis,” kata pernyataan itu. Ia menambahkan bahwa dia sebelumnya telah melakukan “kontak dengan unggas mati”.

Tiongkok telah memperingatkan risiko lebih lanjut kasus flu burung pada manusia menjelang liburan bulan baru setelah dua kasus baru dilaporkan pada akhir pekan.

Hingga bulan ini, Tiongkok belum melihat satu pun kasus infeksi H5N1 pada manusia selama hampir satu tahun, namun kini mereka telah mengkonfirmasi empat kasus virus H5N1 dalam waktu kurang dari dua minggu.

Dua orang tewas, satu perempuan berusia 27 tahun yang meninggal di Tiongkok timur pada hari Sabtu, dan satu lagi perempuan berusia 19 tahun yang meninggal di Beijing awal bulan ini.

“Menjelang Festival Musim Semi, sering terjadi pergerakan produk unggas dan risiko wabah serta penularan virus meningkat,” kata Kementerian Pertanian dalam sebuah pernyataan. Situs web.

Festival Musim Semi, atau liburan Tahun Baru Imlek, dimulai Senin depan, disertai dengan pergerakan massal masyarakat kembali ke provinsi asal mereka untuk menikmati makanan mewah.

Pejabat tinggi kesehatan Hong Kong, York Chow, meminta Tiongkok merilis hasil tes epidemiologi pada ketiga kasus tersebut.

“Ada dua hal utama yang kami khawatirkan. Yang pertama adalah jika tidak ada wabah flu burung pada unggas namun ada kasus pada manusia, atau ada perubahan pada virusnya,” kata Chow, sekretaris pangan dan kesehatan Hong Kong.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya mengenai kemungkinan “ayam yang tertular secara diam-diam” membawa virus atau menularkan penyakit tanpa menunjukkan gejala mirip flu burung.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan masyarakat harus sadar bagaimana melindungi diri mereka dari flu burung.

Tindakan pencegahan

Selama musim liburan, ketika masyarakat lebih banyak terpapar unggas seiring meningkatnya konsumsi, masyarakat diimbau untuk melakukan tindakan pencegahan flu burung secara normal, seperti memastikan semua unggas dimasak dengan baik dan selalu mencuci tangan setelah bersentuhan dengan daging mentah, kata sebuah pernyataan.

Tiongkok mengatakan pada akhir pekan bahwa seorang perempuan di bagian timur negara itu telah meninggal dan seorang anak perempuan berusia dua tahun berada dalam kondisi kritis di wilayah utara setelah tertular flu burung.

Televisi pemerintah mengatakan pada hari Senin bahwa gadis itu berada dalam kondisi stabil di rumah sakit, namun belum keluar dari bahaya. Namun pihaknya menambahkan bahwa tidak ada orang lain yang melakukan kontak dengannya yang menunjukkan tanda-tanda penyakit.

Infeksi terbaru ini menjadikan total kasus flu burung pada manusia di Tiongkok menjadi 34 kasus. Sedikitnya 22 orang tewas.

Kementerian mengatakan belum ada laporan wabah flu burung pada unggas di dua provinsi tempat tinggal pasien berusia dua tahun itu, dan pihaknya mengirimkan tim ahli untuk menyelidiki bagaimana virus itu bisa menyebar.

“Kementerian telah meminta provinsi Shanxi dan Hunan untuk…memperkuat upaya pencegahan flu burung,” katanya.

Para ahli mengatakan kasus-kasus baru ini bukan hal yang tidak terduga karena virus ini lebih aktif selama musim dingin antara bulan Oktober dan Maret, namun juga menunjukkan adanya kesenjangan dalam pengawasan virus pada unggas di Tiongkok.

Virus H5N1 sebagian besar masih merupakan penyakit pada unggas, namun para ahli khawatir virus ini dapat bermutasi menjadi bentuk yang mudah menular pada manusia dan menyebabkan pandemi flu yang dapat membunuh jutaan orang di seluruh dunia.

Dengan populasi unggas terbesar di dunia dan ratusan juta burung di halaman belakang rumah, Tiongkok dipandang sebagai negara yang penting dalam upaya memerangi flu burung.

Sejak virus H5N1 muncul kembali di Asia pada tahun 2003, virus ini telah menginfeksi 391 orang dan membunuh 247 di antaranya, menurut angka WHO yang dirilis pada pertengahan Desember.

link slot demo

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.