Timeline: Peristiwa dalam kasus Al-Arian
2 min read
Garis waktu singkat peristiwa menjelang penangkapan Sami Al-Arian, menurut University of South Florida:
Januari 1986 – Al-Arian pertama kali diangkat sebagai asisten profesor di USF
1991 – Komite Timur Tengah USF didirikan pada tahun 1991 untuk mempromosikan dialog setelah Perang Teluk Persia dan Al-Arian mendirikan WISE
1992 – Komite Timur Tengah USF menandatangani perjanjian dengan WISE untuk mensponsori pertemuan akademis dan sesekali menerbitkan makalah. Nanti penceramah Islam dibawa ke kampus.
November 1994 – Sebuah film dokumenter televisi PBS, “Jihad in America,” mengklaim Al-Arian adalah kepala jaringan dukungan domestik kelompok teroris Jihad Islam.
Mei 1995 – Seri dua bagian di Tribun Tampa mempertanyakan hubungan antara USF, WISE dan Komite Islam untuk Badan Amal Palestina. Pada bulan yang sama, inspektur jenderal USF menemukan kejanggalan pada mahasiswa pascasarjana WISE dan perekrutan instruktur Arab.
November 1995 — Pejabat imigrasi federal menggeledah kantor WISE serta rumah dan kantor Al-Arian.
Januari 1996 – USF menyewa penasihat luar William Reece Smith Jr. untuk memeriksa perjanjian USF dengan WISE.
Maret 1996 — Oracle surat kabar mahasiswa menerima surat dari kelompok yang mengklaim memiliki hubungan dengan Jihad Islam dan neo-Nazi. Kelompok tersebut mengancam akan mengebom gedung USF dan membunuh seorang profesor perempuan kulit putih pada 29 April.
29 April 1996 – USF menutup sebagian besar kampus karena ancaman bom. Ujian akhir diundur satu minggu kemudian.
1996 – Agen federal mengatakan dalam dokumen pengadilan yang tidak disegel bahwa mereka memiliki kemungkinan alasan untuk percaya bahwa lembaga think tank dan badan amal tersebut adalah kedok teroris internasional.
2 Mei 1996 – Provost Thomas Tighe menempatkan Al-Arian cuti dengan gaji, efektif 7 Agustus 1996, menunggu selesainya penyelidikan federal.
7 Agustus 1996 – Cuti berbayar Al-Arian mulai berlaku.
24 Februari 1998 – Atas permintaan Presiden USF Betty Castor, Penasihat Umum Asosiasi USF Hank Lavendera menulis surat kepada Departemen Kehakiman AS meminta status penyelidikan federal.
6 Maret 1998 – Jaksa AS Charles R. Wilson menanggapi surat Lavendara tertanggal 24 Februari, mengatakan bahwa Departemen Kehakiman tidak akan mengomentari penyelidikannya.
6 April 1998 – Michael Kovac, Dekan Teknik, memberi tahu Abraham Kandel, Ketua Ilmu dan Teknik Komputer, bahwa Al-Arian dapat melanjutkan tugas regulernya sebagai pengajar pada musim gugur 1998.
Agustus 1998 – Al-Arian melanjutkan tugas rutinnya sebagai pengajar.
26 September 2001 – Al-Arian muncul di FOX News Channel’s Faktor O’Reilly. Pembawa acara Bill O’Reilly menanyainya tentang dugaan hubungan dengan terorisme.
27 September 2001 – USF menerima ratusan panggilan telepon dan email berisi kemarahan tentang Al-Arian, termasuk panggilan dan email dengan bahasa yang mengancam tentang Al-Arian. Departemen Ilmu dan Teknik Komputer menerima ancaman pembunuhan terhadap Al-Arian. Pejabat universitas mendiskusikan masalah keamanan terkait kehadiran Al-Arian di kampus dan memutuskan untuk memberinya cuti berbayar.
5 Okt 2001 – Al-Arian hadir di Marshall Center USF karena melanggar ketentuan cuti.
8 Okt 2001 – Rektor USF David Stamps mengirimkan surat kepada Al-Arian yang memberitahukan bahwa kehadirannya di kampus USF pada tanggal 5 Oktober melanggar cutinya. Surat tersebut merupakan peringatan terakhir kepada Al-Arian untuk tidak hadir di kampus.
1 November 2001 – Pengacara mencoba menentukan apakah tindakan Al-Arian merupakan tindakan yang memerlukan disiplin hingga dan termasuk pemutusan hubungan kerja.
1 November 2001 – 18 Desember 2001 – Pengacara sekolah memutuskan tindakan Al-Arian mungkin menjadi alasan pemutusan hubungan kerja.
19 Desember 2001 – Dewan Pengawas USF mengadakan pertemuan darurat dan memutuskan untuk memecat Al-Arian.