Tiga cara kita terjebak dalam penjualan Black Friday
3 min read
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Bayangkan mengenakan mantel lama yang sudah lama tidak Anda pakai, dan yang mengejutkan Anda, Anda menemukan uang kertas $20 kusut di saku Anda. Seberapa enak rasanya? Apakah Anda naik setengah tingkat pada skala suasana hati satu sampai sepuluh, atau mungkin satu tingkat penuh?
Mari kita bayangkan skenario lain. Anda membeli es krim dari gerobak es krim, dan mengambil uang $20 untuk membayar. Tiba-tiba embusan angin menyapunya dari tangan Anda dan masuk ke saluran pembuangan terdekat. Apa pengaruhnya terhadap suasana hati Anda pada skala satu sampai sepuluh?
Jika Anda seperti kebanyakan orang, kehilangan $20 membuat Anda merasa jauh lebih buruk daripada memenangkan $20. Kecenderungan tersebut disebut dengan keengganan untuk kehilangan (loss aversion), salah satu dari banyak kesalahan penilaian berbahaya yang oleh para ilmuwan perilaku disebut sebagai bias kognitif.
Keengganan terhadap kerugian adalah salah satu dari tiga alasan utama mengapa pikiran kita tersedot – dan tersedot – oleh penjualan Black Friday dan Cyber Monday. Pengecer tahu bahwa respons intuitif kita adalah menghindari kerugian, dan penelitian menunjukkan bahwa dorongan ini bisa dua kali lebih kuat daripada keinginan untuk menghasilkan keuntungan. Dengan menawarkan penjualan jangka pendek, yang hanya tersedia pada Black Friday atau Cyber Monday, mereka memanfaatkan intuisi mendalam kita untuk melindungi diri kita dari kehilangan peluang yang diwakili oleh penjualan tersebut.
BLACK FRIDAY: SEJARAH SINGKAT DAN FAKTA YANG SEDIKIT DIKETAHUI
Mari kita bayangkan skenario lain. Ini Cyber Monday, dan Anda memutuskan untuk melihat penawaran di situs e-commerce. Anda pergi ke sana dengan perasaan yakin bahwa Anda hanya akan mendapatkan satu atau dua penawaran terbaik.
Tapi begitu Anda mengunjungi situsnya, Anda ketagihan. Semua penawaran tersebut terlihat bagus, dengan harga yang jauh lebih rendah dari biasanya. Anda tidak bisa melewatkannya! Jadi, Anda akhirnya memanfaatkan banyak penawaran dan membeli lebih banyak dari yang Anda rencanakan.
Mengapa ini bisa terjadi? Mengapa kamu tidak bisa mengendalikan diri? Hal ini disebabkan adanya bias kognitif yang disebut bias pengendalian diri.
Kita terlalu melebih-lebihkan sejauh mana kita bisa mengendalikan dorongan hati kita. Dengan kata lain, pengendalian diri dan kemauan kita lebih lemah dibandingkan yang kita kira.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN NEWSLETTER PENDAPAT
Alasan psikologis utama terakhir Anda terjebak dalam penjualan Black Friday dan Cyber Monday adalah karena Anda membaca artikel ini. Inilah masalahnya: banyaknya berita, iklan, dan postingan media sosial seputar Black Friday dan Cyber Monday membuat semua orang seolah-olah memikirkan tentang penjualan dan mencari penawaran menarik pada hari-hari tersebut.
Akibatnya, pikiran kita mendorong kita untuk ikut-ikutan memasuki penjualan Black Friday dan Cyber Monday, sebuah tren yang oleh para ilmuwan disebut sebagai efek ikut-ikutan. Ketika kita melihat orang lain selaras dengan sesuatu, kita cenderung bergabung dengan mereka. Lagi pula, mereka tidak akan melakukannya jika itu bukan ide yang bagus, bukan?
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Keengganan terhadap kehilangan, bias pengendalian diri, dan efek ikut-ikutan adalah titik buta mental yang memengaruhi pengambilan keputusan di semua bidang kehidupan, mulai dari masa depan pekerjaan hingga kebugaran mental. Dengan mengetahuinya, Anda dapat berupaya menemukan dan mengatasi masalah ini.
Misalnya, strategi yang berguna untuk Black Friday dan Cyber Monday melibatkan penentuan terlebih dahulu pembelian apa yang ingin Anda lakukan saat sedang diskon dan membelinya secara online, bukan di toko. Misalnya, Anda mungkin memutuskan untuk membeli laptop tertentu jika diskonnya lebih dari 20 persen, atau TV layar lebar tertentu jika diskonnya 30 persen. Simpan halaman website laptop atau TV yang ingin Anda beli, lalu kunjungi pada Black Friday dan Cyber Monday untuk melihat apakah sedang dijual. Jika tidak, disiplinlah dan jangan membeli apa pun lagi, karena Anda mungkin akan membeli lebih banyak dari yang Anda inginkan. Tunggu penjualan Natal saja.