Maret 22, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Sudan menolak lebih banyak pasukan penjaga perdamaian | Berita Rubah

3 min read
Sudan menolak lebih banyak pasukan penjaga perdamaian | Berita Rubah

Para pejabat Sudan dan pemberontak bertemu untuk perundingan hari kedua pada Selasa, sehari setelah Khartoum menolak peran yang lebih luas bagi pasukan penjaga perdamaian Afrika meskipun ada tekanan internasional untuk mengakhiri kekerasan yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia di wilayah Darfur.

Pembicaraan tersebut merupakan upaya di menit-menit terakhir untuk menyelesaikan krisis ini sebelum batas waktu Dewan Keamanan PBB tanggal 30 Agustus bagi Khartoum untuk melucuti senjata milisi Arab, yang dikenal sebagai Janjaweed (mencari) atau menghadapi sanksi ekonomi dan diplomatik.

Menteri Pertanian Sudan, Majzoub al-Khalifa Ahmad, pada hari Senin menolak usulan Uni Afrika untuk mengirim hampir 2.000 pasukan penjaga perdamaian ke negara tersebut. Darfur (mencari), di mana milisi pro-pemerintah yang sebagian besar berasal dari Arab dituduh membunuh puluhan ribu warga kulit hitam Afrika dan mengusir lebih dari 1,2 juta orang dari rumah mereka.

“Tidak ada yang menyetujui hal itu (pasukan penjaga perdamaian). Ada kesepakatan tentang kekuatan untuk melindungi pengamat,” kata Menteri Pertanian Majzoub al-Khalifa Ahmad. “Peran keamanan adalah peran pemerintah Sudan dan pasukan keamanannya.”

Dia mengatakan Sudan nantinya dapat mempertimbangkan perluasan peran Uni Afrika. “Kalau ada kebutuhan akan dibicarakan.”

Delegasi pemberontak pada perundingan yang ditengahi Uni Afrika merasa frustrasi dengan keengganan pemerintah mengatasi penyebab konflik dan bersikeras untuk fokus pada masalah bantuan, kata pemimpin pemberontak Ahmed Tugod Lissan. Gerakan Keadilan dan Kesetaraan (mencari) delegasi.

Komentarnya tampaknya merupakan kemunduran terhadap harapan masyarakat internasional bahwa Uni Afrika dapat merancang solusi Afrika terhadap konflik yang telah berlangsung selama 18 bulan. PBB menyebut krisis kemanusiaan terburuk di dunia dan yang lain menyebutnya sebagai genosida.

150 Uni Afrika (mencari) Pasukan Rwanda yang kini berada di Darfrur beroperasi di bawah mandat yang tidak jelas dan tidak menjelaskan sejauh mana mereka dapat melindungi warga sipil yang menjadi sasaran.

Para pejabat Rwanda mengatakan pasukan itu akan melindungi warga sipil dan presiden Nigeria Olusegun Obasanjo (mencari), ketua Uni Afrika saat ini, pada Minggu menawarkan agar tentara membantu melucuti senjata para pemberontak sementara pemerintah mengendalikan milisi.

Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw mengunjungi kamp pengungsi yang luas di Darfur pada hari Selasa menjelang pertemuan dengan Presiden Sudan Omar al-Bashir. Straw mengatakan pemerintah Sudan perlu meningkatkan keamanan secara signifikan.

Dia mengatakan dia akan mengatakan kepada presiden bahwa “kami mengakui bahwa pemerintah Sudan telah membuat kemajuan dalam meningkatkan akses kemanusiaan dan juga dalam hal keselamatan dan keamanan orang-orang di kamp-kamp.”

“Tetapi ketika berbicara dengan orang-orang di sini, sangat jelas bahwa orang-orang masih sangat cemas, cemas dan gugup tentang apakah mereka akan aman untuk kembali ke desa asal mereka,” kata Straw kepada wartawan di Abu Shouk, sebuah kamp luas yang terletak di gurun dan semak belukar lebih dari satu kilometer dari ibukota provinsi utara Al-Fasher.

Sangat penting bagi pemerintah untuk “menciptakan keselamatan dan keamanan di seluruh Darfur dan menjalankan proses politik,” tambahnya.

Straw mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintahnya siap membantu membiayai perluasan pasukan Uni Afrika di Darfur. Para pejabat Inggris mengatakan rencana Uni Afrika yang mulai terbentuk akan melibatkan 1.000 pengamat dan 3.000 tentara untuk memantau wilayah tersebut.

Kekerasan di Darfur berakar pada ketegangan antara suku-suku Arab nomaden dan penduduk desa Afrika non-Arab. Pemberontak Afrika bangkit melawan pemerintah pada bulan Februari 2003, mengklaim adanya diskriminasi dalam distribusi sumber daya yang langka di provinsi-provinsi barat. Para pejabat PBB menuduh pemerintah berusaha menekan pemberontakan dengan mendukung kebijakan bumi hangus yang dilakukan oleh Janjaweed.

Dalam kampanye kekerasan Janjaweed terhadap warga kulit hitam Afrika di Darfur – yang, seperti warga Arab, adalah Muslim – para penunggang kuda bersenjata menyerbu desa-desa dan membunuh serta memperkosa mereka. Sudan membantah mendukung Janjaweed, namun banyak yang menuduh mereka menggunakan milisi untuk menumpas pemberontak dan memperkuat kekuasaan Arab di wilayah tersebut.

Perundingan perdamaian di Nigeria dilakukan antara pemerintah Sudan dan dua kelompok pemberontak, the Tentara Pembebasan Sudan (mencari) dan Gerakan Keadilan dan Kesetaraan.

Togel Singapore

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.