Maret 28, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Rudal dinonaktifkan di dekat kota Irak

3 min read
Rudal dinonaktifkan di dekat kota Irak

Pasukan AS dan Irak melumpuhkan beberapa roket di sebuah jalan, siap diluncurkan ke kota di utara Bagdad, dan empat orang ditangkap di tempat lain dengan manual yang menunjukkan cara membuat bom, kata para pejabat, Senin.

Roket-roket itu ditemukan di jalan terdekat Universitas Diyala (mencari) di luar Baqouba, dan siap ditembakkan ke kota tersebut, kata seorang kapten tentara AS yang tidak mau disebutkan namanya.

Baqouba terletak 35 mil di utara Bagdad dan merupakan bagian dari wilayah yang disebut Segitiga Sunni (mencari), kubu pemberontak dari rezim mantan Saddam Hussein. Pejabat tersebut tidak memberikan rincian lainnya, termasuk jumlah atau jenis roket atau bagaimana roket tersebut akan diluncurkan.

Para ahli PBB bertemu dengan para pemimpin Irak untuk pertama kalinya pada hari Minggu untuk membahas kemungkinan diadakannya pemilu dini, yang menjadi sumber perselisihan antara Amerika Serikat dan ulama Syiah yang berpengaruh.

Pada hari Minggu, Jepang memperluas penempatan militernya ke zona tempur untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II. Pangeran Charles dari Inggris melakukan kunjungan mendadak ke pasukan Inggris di Irak sebelum melakukan perjalanan ke Iran, menjadi bangsawan Inggris pertama di negara itu sejak jatuhnya monarki Iran pada tahun 1979.

Pada hari Minggu, polisi Irak menangkap empat orang di daerah sekitar 35 mil sebelah barat Kirkuk (mencari) yang ditemukan mengemudi di dalam mobil dengan peta yang mengidentifikasi target militer dan lainnya. Mereka juga memiliki panduan pembuatan alat peledak, kata Hadi Mohammed Moustafa, pejabat administrasi sipil setempat.

Tentara AS juga terlibat baku tembak dengan sekelompok pria bersenjata di luar rumah tersangka pemberontak di Qadisiyah, 30 mil selatan Tikrit, menewaskan satu penyerang. Penyerang yang tewas ternyata adalah seorang kepala polisi Irak yang aktif, kata militer AS.

Dua penyerang lainnya terluka dan dua lainnya ditangkap, kata militer.

Selama 10 bulan terakhir, otoritas pendudukan pimpinan AS dengan tergesa-gesa merekrut dan melatih sekitar 150.000 warga Irak untuk bertugas di kepolisian, tentara, dan pasukan keamanan lainnya sebagai persiapan penyerahan kekuasaan kepada pemerintah berdaulat pada 1 Juli.

Namun penambahan pasukan keamanan yang pesat menyebabkan lubang dalam proses menyingkirkan loyalis Saddam dan simpatisan pemberontak.

Pengalihan kekuasaan menjadi masalah besar bagi koalisi pimpinan Amerika dan Dewan Pemerintahan yang dibentuk oleh Amerika.

Rencana AS saat ini adalah memilih anggota parlemen di kaukus regional, sebuah langkah yang ditentang oleh ulama Syiah paling berkuasa di negara itu, Ayatollah Agung Ali al-Husseini al-Sistani.

Sebuah tim PBB yang dipimpin oleh utusan khusus Sekretaris Jenderal Kofi Annan, yang tiba di Irak pada hari Sabtu, mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Irak pada hari Minggu mengenai cara-cara untuk menyelesaikan kebuntuan tersebut.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa hanya dapat menegaskan keinginannya yang tak tergoyahkan untuk melakukan segala kemungkinan guna membantu rakyat Irak dengan seluruh sekte dan komponennya untuk keluar dari cobaan panjang dan mendapatkan kembali kemerdekaan, kedaulatan, dan membangun kembali Irak,” ketua tim Lakhdar Brahmi (mencari) kepada wartawan.

Para pejabat PBB dan Irak menolak memberikan rincian mengenai pembicaraan tersebut. Namun sumber-sumber Irak mengatakan tanpa menyebut nama bahwa sesi awal sebagian besar diisi oleh anggota Dewan Pemerintahan yang menyampaikan pendapat mereka mengenai pemilu.

Brahimi diperkirakan akan melakukan perjalanan ke kota suci Syiah Najaf untuk bertemu al-Sistani di beberapa titik selama kunjungan 10 hari tersebut.

Dalam pembicaraan hari Minggu, anggota dewan Arab Muslim Sunni menggemakan pandangan AS bahwa pemilu dini tidak praktis karena perlunya persiapan ekstensif untuk menjamin pemilu yang adil dan kredibel.

Sebagian besar anggota Syiah lebih memilih pemungutan suara lebih awal, dengan alasan bahwa tersedia cukup data untuk menjamin pemilu dapat diterima.

“Warga Arab Sunni khawatir pemilu dini akan didominasi oleh kelompok Syiah,” kata Mahmoud Othman, anggota dewan Kurdi yang menentang pemilu dini.

Ketakutan Sunni sebagian berasal dari kekacauan komunitas minoritas sejak penggulingan Saddam, yang mengakhiri keistimewaan Sunni selama beberapa dekade dengan mengorbankan mayoritas Syiah dan komunitas Kurdi yang cukup besar di negara itu.

The New York Times melaporkan pada hari Senin bahwa para pejabat AS di Bagdad telah memperoleh proposal rinci yang mereka yakini ditulis oleh seorang perwira di Irak kepada para pemimpin senior al-Qaeda untuk meminta bantuan dalam melancarkan “perang sektarian” antara Syiah dan Sunni dalam beberapa bulan mendatang.

Pihak Amerika yakin dokumen setebal 17 halaman yang tidak bertanggal itu ditulis oleh Abu Musab al-Zarqawi, seorang warga Yordania yang sudah lama diselidiki oleh Amerika karena dicurigai memiliki hubungan dengan al-Qaeda, kata Times.

Di Samawah, konvoi tentara Jepang yang berlapis baja tiba pada hari Minggu sebagai bagian dari pengerahan militer pertama Tokyo ke wilayah yang bermusuhan sejak tahun 1945.

Pasukan darat, kebanyakan insinyur, memimpin pengerahan yang pada akhirnya akan mencapai sekitar 800 tentara dalam misi kemanusiaan untuk meningkatkan pasokan air dan proyek infrastruktur lainnya di sekitar Samawah. 200 tentara lainnya akan tetap berada di Kuwait.

Data Pengeluaran Sidney Hari Ini

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.