April 10, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Powell: Rezim Iran berada di bawah tekanan

3 min read
Powell: Rezim Iran berada di bawah tekanan

Pemerintahan Islam garis keras Iran menghadapi tekanan yang semakin besar dari dalam untuk mengadopsi reformasi demokratis ketika negara-negara lain di kawasan ini mengadakan pemilu, memperluas hak suara dan menulis konstitusi baru, kata Menteri Luar Negeri Colin Powell.

Radio pemerintah Iran pada hari Selasa mengkritik komentar Powell dan menyebutnya “sangat ofensif.”

Powell mengatakan keinginan kuat untuk melakukan perubahan di Iran terlihat jelas dari banyaknya massa yang menyambut peraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini. program Ebadi (mencari), ketika dia kembali ke tanah airnya bulan lalu.

“Rakyat Iran menginginkan kebebasan mereka kembali, hal ini tidak diragukan lagi,” katanya dalam pidatonya pada hari Senin di Perguruan Tinggi Kota New York (mencari).

Kebebasan itu, kata Powell, tidak harus mengorbankan agama dalam masyarakat Islam konservatif mereka.

“Mereka tidak ingin membuang Islam dari kehidupan mereka. Jauh dari itu,” ujarnya. “Mereka ingin bebas dari orang-orang yang telah menyeret jubah suci Islam ke dalam selokan politik.”

Radio Iran dengan cepat menolak pidato Powell.

“Dalam pernyataannya yang sangat ofensif, dia mengkritik aturan agama di Iran,” kata radio tersebut, menurut terjemahan yang diberikan oleh British Broadcasting Corp. “Colin Powell telah berbicara menentang Iran dalam banyak kesempatan, namun ini adalah pertama kalinya dia mengenakan jubah seorang Islamolog untuk mengkritik Republik Islam Iran.”

Komentar Powell muncul di tengah perdebatan mengenai apakah pemerintahan Bush harus melunakkan sikap kerasnya terhadap Iran, yang bersama dengan Irak dan Korea Utara pada masa pemerintahan Saddam Hussein termasuk dalam “poros kejahatan” dalam pidato kenegaraan presiden pada tahun 2002.

Pemerintahan Bush percaya bahwa Iran sedang mencoba mengembangkan senjata atom dan harus dinyatakan melanggar perjanjian tersebut Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (mencari).

Para diplomat mengatakan kepada Associated Press pada hari Senin bahwa laporan rahasia badan nuklir PBB tidak menemukan bukti yang mendukung klaim AS bahwa Iran sedang mencoba membuat senjata atom, namun tidak dapat mengesampingkan kemungkinan tersebut karena Teheran pernah menutup-nutupi hal tersebut.

Powell tidak membahas isu inti dalam pidatonya merayakan ulang tahun keseratus Ralph Bunche, seorang pendidik dan diplomat yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1950.

Sebagai contoh tren menuju demokrasi di dunia Muslim, Powell mengutip penyusunan konstitusi baru dan rencana pemilu di Afghanistan, di mana koalisi pimpinan Amerika menggulingkan rezim Taliban pada akhir tahun 2001.

Powell juga mengatakan “kami bekerja sekeras dan secepat yang kami bisa” untuk mempersiapkan kembalinya kedaulatan Irak setelah perang yang dipimpin AS. Dia mengakui sulitnya tugas tersebut di tengah serangan yang dilakukan oleh pasukan yang setia kepada rezim yang digulingkan.

“Tidak ada keraguan bahwa kita sedang diuji di Irak,” kata Powell di hadapan beberapa ratus orang di City College, tempat ia lulus pada tahun 1958. “Kita sedang diuji secara politik dan juga militer. Ini adalah ujian yang harus dan akan kita menangkan.”

Namun demokrasi mengalami kemajuan di dunia Islam, katanya.

Yordania mengadakan pemilihan parlemen musim panas ini, yang pertama dalam enam tahun. Qatar memiliki konstitusi baru. Oman memperluas pemungutan suara untuk semua warga negara dewasa. Bahrain sekarang memiliki parlemen terpilih.

Ada sistem politik multi-partai yang “berakar” di Yaman dan Arab Saudi telah menyetujui pemilihan dewan kota setempat, meskipun belum menentukan tanggalnya.

“Tidak ada sesuatu pun yang melekat dalam Islam yang anti-demokrasi, Islam anti-kebebasan,” katanya, sambil mencatat bahwa mayoritas dari 1,3 miliar umat Islam di dunia tinggal di negara-negara yang demokratis atau sedang bergerak ke arah itu.

Iran memiliki parlemen yang dipilih, namun otoritas tertinggi berada di tangan para pemimpin agama.

Namun Powell mengatakan masyarakat mendambakan kebebasan yang lebih besar.

“Ketika Shirin Ebadi kembali ke Iran sekitar seminggu yang lalu, puluhan ribu warga Iran keluar untuk menyambutnya,” katanya. “Kita semua tahu apa artinya…. Ulama tersembunyi di Iran juga tahu apa artinya. Haruskah mereka khawatir? Apakah pagi hari menyusul malam? Seharusnya mereka khawatir.”

Togel Sidney

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.