Polisi: Tiga bom digunakan dalam serangan di Bali
2 min read
JAKARTA, Indonesia – Pihak berwenang sedang membuat kemajuan dalam menyelidiki serangan bom di Bali yang menewaskan hampir 200 orang, dan para penyelidik kini menyimpulkan bahwa tiga, bukan dua, bahan peledak digunakan dalam serangan itu, kata polisi, Minggu.
Sementara itu, pihak berwenang mempertimbangkan cara untuk menanyai pemimpin spiritual dari sebuah kelompok yang dicurigai melakukan serangan klub malam pada 12 Oktober, sementara sekitar 100 mahasiswa Islam melakukan protes di luar rumah sakit untuk mencegah polisi mengeluarkannya.
“Kami ingin memastikan bahwa polisi tidak akan membawa Abu Bakar Bashir dari rumah sakit sampai dia sembuh,” kata Mudzakir, salah satu mahasiswa yang berkumpul di depan RS Muhammadiyah di kota Solo tempat Bashir dirawat karena masalah pernapasan.
Polisi bersenjata memantau demonstrasi tersebut tetapi tidak melakukan intervensi.
Bashir, seorang ulama yang mengelola sebuah sekolah Islam, ditangkap pada hari Sabtu karena dicurigai terlibat dalam serangkaian pemboman gereja dua tahun lalu. Dia adalah pemimpin spiritual Jemaah Islamiyah, sebuah kelompok yang diyakini sebagai pelaku pemboman minggu lalu.
Bashir menyangkal terlibat dalam insiden apa pun.
Di Bali, Jenderal Edward Aritonang, juru bicara kepolisian nasional, mengatakan pihak berwenang kini yakin tiga ledakan menghancurkan bar Paddy dan klub malam Sari di pulau Bali.
Sebelumnya, polisi berasumsi bahwa ledakan awal yang lebih kecil merusak rumah Paddy, beberapa detik sebelum ledakan yang jauh lebih kuat di dekat Saris, yang menyebabkan sebagian besar korban jiwa.
Belum diketahui secara pasti bagaimana mereka sampai pada kesimpulan ini.
Aritonang mengatakan pihak berwenang yakin tidak ada hubungan antara ledakan granat di dekat kantor konsul kehormatan AS pada saat penyerangan klub malam di Bali. Tidak ada korban jiwa dalam serangan granat tersebut.
Investigasi – yang dilakukan bersama oleh lebih dari 100 penyelidik dari Indonesia, Australia, Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain – berjalan dengan baik, kata Aritonang.
“Sekarang sudah ada kemajuan,” kata Aritonang kepada wartawan.
Bashir (64) dirawat di rumah sakit induk di Solo. Sebuah tim dokter polisi sedang memeriksa apakah ulama tersebut cukup sehat untuk melakukan perjalanan ke Jakarta, 250 mil ke arah barat, untuk diinterogasi.
Dokter yang menangani Bashir mengatakan kondisinya membaik dan bisa dipulangkan dalam dua atau tiga hari.
Polisi sedang mempertimbangkan untuk mengurung ulama tersebut di Solo di bawah pengawasan polisi, atau membawanya ke rumah sakit polisi di Jakarta dan menahannya di sana.
Presiden Megawati Sukarnoputri menandatangani keputusan darurat pada hari Jumat yang memungkinkan tersangka ditahan tanpa dakwaan hingga enam bulan.
Peringatan akan ancaman serangan teroris baru, Australia mendesak warganya untuk meninggalkan Indonesia. Amerika Serikat telah menyarankan warganya untuk menunda perjalanan ke negara tersebut.
Minggu, ketika Australia memperingati hari berkabung bagi lebih dari 100 warganya yang dikhawatirkan tewas dalam serangan Bali.
“Saya yakin – meski saya tidak bisa membuktikan – ini adalah bagian dari operasi teroris global,” kata Perdana Menteri John Howard.
Negara-negara lain di Asia Tenggara mengatakan mereka akan memperketat keamanan, namun ada tanda-tanda ketakutan yang menyebar dari Indonesia. Australia telah menunda festival film dan pameran pendidikan di Malaysia – yang telah diserang oleh ekstremis selama lebih dari setahun – karena ketakutan terhadap terorisme lokal.