Februari 2, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

PM India: Pakistan, bukan AS, yang menghindari perang

3 min read
PM India: Pakistan, bukan AS, yang menghindari perang

Perdana Menteri India mengatakan janji-janji Pakistan – bukan tekanan AS terhadap New Delhi – telah mencegah perang antara kedua negara yang bersaing di Asia Selatan.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin, Atal Bihari Vajpayee juga mengindikasikan bahwa New Delhi telah mundur dari pilihan konflik bersenjata dengan Pakistan setelah pertempuran enam bulan dengan satu juta tentara di sepanjang perbatasan.

“Kemenangan India tanpa perang mempunyai arti tersendiri,” kata Vajpayee Dainik JagranSebuah surat kabar berbahasa Hindi, dalam komentar rinci pertamanya mengenai krisis ini pada hari Sabtu.

“Tidak hanya Amerika, tapi negara-negara lain, terutama Inggris, Rusia dan Perancis, telah memberikan tekanan kuat pada Pakistan agar terorisme lintas batas harus diakhiri dan Pakistan harus mengikuti jalan perdamaian.”

Pakistan telah berjanji untuk menindak pemberontak Islam yang bermarkas di Pakistan yang melakukan pemboman dan serangan bersenjata terhadap warga sipil dan pasukan keamanan di Kashmir yang dikuasai India. Para pemberontak memperjuangkan kemerdekaan Kashmir atau bergabung dengan Pakistan yang mayoritas penduduknya Muslim.

“Jika Pakistan tidak setuju untuk mengakhiri infiltrasi, dan Amerika tidak memberikan jaminan tersebut kepada India, maka perang tidak akan dapat dihindari,” kata Vajpayee.

Pejabat senior Kementerian Pertahanan India memuji diplomasi Amerika yang intens dalam mencegah perang.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Richard Armitage mengatakan pada tanggal 8 Juni bahwa India sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan militer dan “Saya mendapat kesan yang sangat kuat bahwa mereka cenderung menanggapi komunitas internasional.”

“Keyakinan bahwa India telah melepaskan pilihan perang di bawah tekanan AS adalah sepenuhnya salah,” kata Vajpayee. Pemerintah menegaskan bahwa kutipannya akurat.

Islamabad pada hari Senin mengatakan akan ada balasan jika New Delhi menarik pasukan dari perbatasan dan menekankan keinginannya untuk melakukan dialog yang bermakna guna menyelesaikan perselisihan Kashmir, Associated Press of Pakistan melaporkan, mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Aziz Ahmad Khan. Ketika diminta untuk menanggapi, juru bicara Kementerian Luar Negeri India Nirupama Rao juga menyampaikan pandangan yang sama dengan Vajpayee.

Dalam wawancaranya, Vajpayee mengesampingkan penarikan segera pasukan dari perbatasan dan mengecilkan prospek dialog dengan Pakistan dalam waktu dekat.

Di perbatasan India-Pakistan, penembakan kembali terjadi pada malam hari setelah seharian relatif tenang, kata militer India.

Tembakan balasan pasukan India di daerah perbatasan Dras menghancurkan empat bunker Pakistan. Sebuah bunker tempat penyimpanan minyak tanah dibakar, kata pernyataan militer.

Kashmir telah menjadi pusat dua dari tiga perang yang dilancarkan India dan Pakistan sejak kemerdekaan mereka dari Inggris pada tahun 1947. Lebih dari 60.000 orang tewas dalam pemberontakan yang telah berlangsung selama 12 tahun tersebut.

Perdana Menteri India mengatakan negaranya “siap menghadapi perang nuklir” namun yakin Pakistan “tidak akan melakukan kegilaan seperti itu,” lapor surat kabar tersebut.

India mempunyai kebijakan untuk tidak menggunakan senjata nuklirnya dalam serangan pertama. Pakistan, yang memiliki kekuatan militer yang jauh lebih kecil, tidak pernah memenuhi janji larangan penggunaan nuklir terlebih dahulu, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa perang antara negara-negara tetangga yang bermusuhan dapat memicu pembangkit listrik tenaga nuklir.

Pasukan yang kini saling berhadapan diyakini mewakili pengerahan pasukan terbesar sejak India dan Pakistan berperang terakhir pada tahun 1971.

“Tidak ada terburu-buru untuk menarik tentara dari perbatasan. Untuk saat ini juga tidak ada kemungkinan perundingan antara kedua negara,” kata Vajpayee. “Pakistan pertama-tama harus mengakhiri infiltrasi dan terorisme secara permanen.”

Vajpayee mengatakan ada perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam opini publik dunia mengenai masalah Kashmir.

“Untuk pertama kalinya dunia dengan jelas mengatakan bahwa apa pun yang terjadi di Kashmir bukanlah perjuangan kemerdekaan melainkan bentuk terorisme terburuk,” kata Vajpayee.

Togel Singapore

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.