April 3, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Penyelidik Menyelidiki Serangan Simpanse yang Ganas

2 min read
Penyelidik Menyelidiki Serangan Simpanse yang Ganas

Penyelidik mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka mencoba mencari tahu penyebab keduanya simpanse (penggeledahan) yang dengan kejam menyerang pengunjung di tempat perlindungan hewan yang melarikan diri dari kandangnya.

Hidung St. James Davis pada simpanse tersebut dikunyah dan bagian tubuhnya yang lain dipotong parah pada hari Kamis sebelum menantu pemilik tempat perlindungan menembak dan membunuh hewan tersebut, kata pihak berwenang.

Davis, 62, dan istrinya pergi ke sana untuk mengunjungi simpanse lain yang telah tinggal bersama mereka selama beberapa dekade sebelum mereka terpaksa menyerahkan hewan tersebut. LaDonna Davis, 64, digigit di tangannya.

“Sebagian besar penyelidikan akan dilakukan untuk mengetahui apakah pemilik (tempat perlindungan) telah mematuhi peraturan,” kata Cmdr. kata Hal Chealander. “Ada alasan mengapa simpanse itu keluar. Itu sangat penting bagi penyelidikan kami tentang bagaimana mereka keluar.”

Otoritas kesehatan melakukan tes rabies dan penyakit lainnya pada simpanse yang mati.

Keluarga Davis ada di Peternakan Surga Hewan ( cari ), di ngarai 30 mil sebelah timur Bakersfield, untuk merayakan ulang tahun Moe, seekor simpanse berusia 39 tahun yang diambil dari rumah mereka di pinggiran kota Los Angeles pada tahun 1999 setelah dia menggigit sebagian jari seorang wanita.

Pasangan itu membawakan kue untuk Moe dan sedang berdiri di luar kandangnya ketika Buddy dan Ollie, dua dari empat simpanse di kandang sebelah, bernama St. menyerang James Davis, kata Steve Martarano, juru bicara Departemen Perikanan dan Permainan negara bagian. Moe tidak terlibat dalam serangan itu.

Dr Maureen Martin dari Pusat Medis Kern ( cari ) mengatakan kepada KGET-TV dari Bakersfield bahwa monyet-monyet tersebut menggerogoti sebagian besar wajah Davis dan dia memerlukan operasi ekstensif untuk memasang kembali hidungnya.

Davis dibawa ke Loma Linda University Medical Center, di mana dia menjalani operasi. Pihak rumah sakit belum mau memberikan informasi apapun mengenai kondisinya.

Para ahli primata mengatakan simpanse, yang biasanya memiliki berat antara 120 dan 150 pon dan jauh lebih kuat dari manusia, diketahui membunuh simpanse dari kelompok tetangganya, memburu primata lain dan bahkan menyerang manusia di alam liar.

“Episode ini menyoroti beberapa bahaya kepemilikan primata secara pribadi,” kata Steve Schapiro, yang mempelajari perilaku simpanse di University of Texas. “Saat Anda memelihara hewan yang besar dan kuat di penangkaran, Anda mengira Anda tahu apa yang akan mereka lakukan, namun pada akhirnya mereka tidak dapat diprediksi.”

Peternakan Animal Haven telah memiliki izin negara untuk menampung hewan sejak tahun 1985 dan berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi hewan yang telah disita atau hilang, kata Martarano.

Pemilik tempat perlindungan, Virginia dan Ralph Brauer, tidak mau berbicara kepada wartawan, namun seorang teman keluarga memberikan pernyataan yang berbunyi: “Kami semua di sini di Peternakan Animal Haven berdoa untuk kesembuhan St. James Davis dan LaDonna Davis.”

“Ini adalah satu-satunya insiden dalam 20 tahun beroperasi,” bunyi pernyataan itu.

Keluarga Davis melakukan perjuangan hukum yang gagal untuk mengembalikan Moe ke rumah mereka di West Covina dan secara teratur mengunjunginya di tempat perlindungan, tempat dia tinggal sejak Oktober.

Pada tahun 2000, setelah jaksa kota memutuskan untuk membatalkan tuntutan terhadap keluarga Davis dalam serangan Moe tahun 1999, St. James Davis mengatakan Moe bukanlah ancaman bagi publik dan hanya diserang jika diprovokasi.

“Hewan menggigit, manusia menggigit, Mike Tyson menggigit. Lalu kenapa?” katanya.

Data HK

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.