Peningkatan Penjualan Celengan
2 min read
Sekarang beberapa hasil baru dari Political Grapevine:
Babi Keluar
Dengan krisis ekonomi, banyak warga Amerika yang membeli lebih sedikit demi menghemat uang mereka. Ironisnya, hal ini justru meningkatkan pembelian satu barang utama: celengan. Erin Mara, seorang pekerja ritel di toko Homebody di Washington DC, mengatakan bahwa mereka menjual barang bekas dan bahwa “orang-orang sudah sangat maju dalam hal perlunya menabung… babi adalah simbol dari sentimen tersebut.”
Dan Amazon.com juga melaporkan peningkatan permintaan brankas pribadi. Salah satu merek populer baru-baru ini naik hampir 2.500 peringkat di peringkat Amazon.
Sementara itu, tabungan pribadi sebagai bagian dari pendapatan yang siap dibelanjakan di AS naik ke tingkat tahunan sebesar 2,8 persen di bulan November; pada bulan April angkanya nol. Meskipun angka tersebut merupakan lompatan yang signifikan – masih jauh dari tingkat tabungan sebesar 11,2 persen pada tahun 1982 – ini merupakan resesi terdalam dalam 30 tahun terakhir.
Pejuang sejati
Sebuah jajak pendapat baru yang dilakukan oleh Military Times menunjukkan bahwa Presiden terpilih Obama masih harus bekerja keras untuk mendapatkan kepercayaan dari mereka yang berseragam. Enam dari 10 anggota militer aktif yang disurvei mengatakan mereka tidak yakin atau pesimis terhadap presiden yang akan datang. Hanya 33 persen yang optimis.
Salah satu kopral tombak, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan: “Karena Korps Marinir dapat dikirim ke mana saja di dunia hanya dengan menjentikkan jari, tidak ada yang percaya pada orang ini sebagai panglima tertinggi.”
Presiden Bush – yang mengkompromikan militer di Irak dan Afghanistan – menikmati dukungan yang jauh lebih baik. Sekitar setengahnya mengatakan presidennya mengutamakan kepentingan militer. Namun angka tersebut turun dibandingkan tahun 2004 yang mencapai 69 persen.
Tantangan hukum
Persatuan Kebebasan Sipil Amerika (American Civil Liberties Union) cabang Arkansas menentang undang-undang negara bagian baru yang melarang pasangan yang belum menikah untuk mengadopsi anak, yang menurut beberapa orang ditujukan untuk pasangan sesama jenis. Undang-undang tersebut disetujui pada pemilihan umum bulan November, namun terdapat tuntutan hukum yang menyatakan bahwa undang-undang tersebut inkonstitusional dan bahasa yang digunakan menyesatkan pemilih.
Seorang nenek yang tinggal bersama pasangan sesama jenisnya mengatakan undang-undang baru ini akan mencegah dia mengadopsi cucunya, meskipun dia adalah satu-satunya anggota keluarga yang dapat dan ingin melakukan hal tersebut.
Pengacara Marie Bernarde Miller dari Little Rock, Arkansas, mengatakan undang-undang tersebut “melanggar kewajiban hukum negara untuk mengutamakan kepentingan terbaik anak-anak di atas segalanya.”
Detail Dingin
Para ilmuwan di Universitas Birmingham di Inggris menyatakan bahwa gas rumah kaca – yang biasanya terkait dengan pemanasan global – mungkin telah menyebabkan zaman es 630 juta tahun yang lalu.
The Daily Telegraph melaporkan bahwa para peneliti mempelajari batuan kapur dan menemukan bahwa sejumlah besar gas rumah kaca terjadi bersamaan dengan periode pembekuan yang berkepanjangan.
Meskipun polusi udara dianggap memerangkap panas matahari di atmosfer sehingga menyebabkan pemanasan global, penelitian baru ini menunjukkan bahwa polusi dapat mempunyai efek sebaliknya dengan memantulkan sinar matahari kembali ke luar angkasa, sehingga mendinginkan permukaan bumi. Peneliti utama memperingatkan bumi akan mengalami pendinginan drastis – mungkin akan terjadi zaman es lagi – jika gas rumah kaca tidak dikendalikan.
— Zachary Kenworthy dari FOX News Channel berkontribusi pada laporan ini.