Pengusaha Inggris ditangkap karena diduga membantu oligarki Rusia menghindari sanksi
2 min readOtoritas federal sedang mengupayakan ekstradisi terhadap seorang pengusaha Inggris yang ditangkap pada hari Selasa karena diduga membantu seorang oligarki Rusia menghindari sanksi, kata pengacara AS untuk Distrik Selatan New York.
Graham Bonham-Carter, 62, didakwa atas tuduhan penipuan kawat dan konspirasi untuk melanggar sanksi yang dijatuhkan kepada bosnya, oligarki Rusia Oleg Vladimirovich Deripaska.
Bonham-Carter bekerja untuk Deripaska selama hampir dua dekade, mengelola propertinya di Amerika Serikat dan London, menurut dakwaan yang diumumkan pada Selasa.
Tahun lalu, pengusaha tersebut diduga mentransfer pembayaran berjumlah lebih dari $1 juta dari rekening bank di Rusia “untuk membayar berbagai biaya yang terkait dengan properti AS, termasuk gaji staf, pajak properti, dan layanan lainnya, serta untuk mempertahankan dan menjaga aset AS. Properti.”
Miliarder dan pengusaha Rusia Oleg Deripaska tersenyum saat sesi pleno Forum Ekonomi Saint Petersburg SPIEF 2022, pada 17 Juni 2022, di Saint Petersburg, Rusia. (Kontributor/Getty Images)
“Pasar real estat internasional, dan ketidakjelasannya yang terkenal, tidak memberikan perlindungan bagi Bonham-Carter dari ketekunan dan keahlian penegak hukum AS dan mitra kami,” Andrew Adams, direktur gugus tugas KleptoCapture Departemen Kehakiman, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
“Pihak lain yang mencoba memindahkan uang ilegal melalui pasar internasional harus memperhatikan: baik koneksi kuat maupun penipuan canggih tidak berhasil menyembunyikan upaya Bonham-Carter untuk secara ilegal melayani oligarki yang terkena sanksi.”
PERBURUAN OLIGARKI RUSIA TELAH TERJADI DI JERMAN
Setelah Deripaska membeli 18 karya seni dari rumah lelang New York pada tahun 2020, Bonham-Carter diduga mengatur agar karya seni tersebut dipindahkan ke London dan membayar biaya pengiriman sebesar $12.146,85.
Vladimir Putin dan puluhan oligarki Rusia telah terkena sanksi Barat dalam beberapa tahun terakhir. (Pavel Bednyakov, Sputnik, Foto Kolam Kremlin melalui AP)
Rumah lelang tersebut memberi tahu Bonham-Carter bahwa mereka akan “memblokir” properti tersebut berdasarkan sanksi AS kecuali dapat membuktikan bahwa properti tersebut tidak dibeli oleh oligarki Rusia.
Bonham-Carter kemudian mengirim email ke rumah lelang pada bulan Juni 2021, diduga memberikan informasi palsu kepada mereka bahwa “dana dan properti tersebut bukan milik Tuan Deripaska,” menurut dakwaan.
EKSEKUTIF RUSIA DITEMUKAN MATI SETELAH DIlaporkan JATUH DARI PERAHU
Bonham-Carter, yang merupakan sepupu kedua aktris Inggris nominasi Oscar Helena Bonham-Carter, menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara untuk masing-masing dari tiga dakwaan yang dihadapinya.

Agen FBI memblokir akses ke jalan selama penggerebekan penegakan hukum AS di properti oligarki Rusia Oleg Deripaska di Manhattan, New York City, New York. (REUTERS/Carlo Allegri)
Derispaka, yang awalnya dijatuhi sanksi pada April 2018 sebagai tanggapan atas aneksasi Krimea oleh Rusia, juga didakwa bulan lalu karena diduga berkonspirasi untuk menghindari sanksi AS.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Berdasarkan dakwaan, Deripaska membantu mengatur agar pacarnya melakukan perjalanan ke AS pada tahun 2020 agar bisa melahirkan anak mereka di AS.
“Meskipun (Deripaska) terus mendukung rezim Rusia, dia membiayai transaksi senilai ratusan ribu dolar agar anaknya dapat memperoleh manfaat dari sistem perawatan kesehatan Amerika dan hak kesulungan Amerika,” kata Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York. .