Maret 21, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pendaki memposting penghormatan kepada pendaki AS dan pemandu yang terbunuh di puncak Tibet: ‘Maaf saya tidak bisa menyelamatkan Anda’

2 min read

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Seorang pendaki yang mengaku sedang mendaki puncak Tibet yang sama dengan dua wanita Amerika dan dua pemandu mereka asal Nepal yang meninggal saat terjadi longsoran salju, menggambarkan salah satu wanita tersebut sebagai “salah satu pendaki terbaik” dan meminta maaf karena tidak dapat menyelamatkannya.

Nims Purja, kelahiran Nepal, yang mencetak rekor pendakian 14 puncak tertinggi di dunia dalam waktu tercepat, memuji kehidupan pacarnya yang berusia 32 tahun, Anna Gutu, yang dikonfirmasi oleh media pemerintah Tiongkok meninggal di Gunung Shishapangma pada hari Sabtu.

“Kita berada di gunung yang sama dalam pendakian puncak yang sama – maaf aku tidak bisa menyelamatkanmu.” kata Purja dalam postingan Instagram. “Terima kasih telah menjadi adikku, sahabatku. Aku akan selalu mengingatmu Anna, kata-kata bahkan tidak bisa menggambarkan perasaanku. Ungkapan ‘merindukanmu’ saja tidak cukup, sekarang kamu adalah bagian dari hidupku, kamu akan hidup dalam kenanganku selama aku hidup.”

Longsoran salju menghantam lereng puncak pada ketinggian 25.000 dan 26.000 kaki, menewaskan Gutu dan pemandunya yang berasal dari Nepal, Mingmar Sherpa. Orang Amerika kedua, Gina Marie Rzucidlo, dan pemandunya yang berasal dari Nepal, Tenjen Sherpa, awalnya terdaftar sebagai orang hilang sampai para pejabat mengonfirmasi bahwa keduanya juga tewas.

PENJALAN COLORADO HILANG SELAMA HAMPIR 2 MINGGU DI TAMAN NASIONAL ROCKY MOUNTAIN; PENCARIAN SKALA BESAR DIMULAI

Anna Gutu (32) menceritakan pendakiannya ke Gunung Shishapangma di media sosial. (Anna Gutu / Instagram)

Purja juga memposting penghormatan kepada Mingmar, menulis: “hatiku terus menangis.”

“Aku jamin, keluargamu akan dijaga. Selama aku hidup, aku berjanji sekarang aku adalah wali keluargamu. Aku akan menemuimu di kehidupan selanjutnya, saudaraku,” tulis pendaki itu.

Gunung Shishapangma terlihat pada bulan September dari Danau Baiku di Xigaze, Daerah Otonomi Tibet di barat daya Tiongkok. Pada hari Sabtu, beberapa longsoran salju menghantam gunung di ketinggian. (Chen Zepeng/Xinhua melalui AP)

Saat longsoran salju terjadi di ketinggian, total 52 pendaki dari berbagai negara, termasuk AS, Inggris, Jepang, dan Italia, berusaha mendaki gunung yang merupakan puncak tertinggi ke-14 di dunia tersebut. Gunung ini berdiri 26.335 kaki di atas permukaan laut dan terletak di wilayah Tiongkok.

Kondisi salju di Shishapangma telah menghentikan semua aktivitas iklim.

PENYEDIA SOLO AUSTRALIA TELANJANG MENYELAMATKAN PERAHU KEBESARAN SETELAH BERJAM-JAM TERALIH DI PASIFIK: ‘HIDUP ATAU MATI’

Perjalanan melintasi Himalaya meningkat pada bulan Oktober setelah berakhirnya musim hujan, meskipun para ahli telah memperingatkan bahwa perubahan iklim telah meningkatkan risiko longsoran salju di wilayah tersebut.

Tenjen Sherpa

Pemandu Sherpa Nepal Tenjen Sherpa, 35, juga dikonfirmasi oleh media pemerintah Tiongkok telah meninggal. (Foto AP/Niranjan Shrestha, File)

Setidaknya 120 orang di Himalaya India telah tewas akibat longsoran salju dalam dua tahun terakhir.

KLIK UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI BERITA FOX

Tenjen Sherpa (35) yang masih hilang adalah bagian dari tim yang memecahkan rekor mendaki 14 gunung tertinggi di dunia dalam waktu tercepat di bulan Juli. Dia sedang dalam proses menjadi pendaki termuda yang mencapai 14 puncak sebanyak dua kali.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

taruhan bola online

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.