April 7, 2025

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Paus meminta maaf atas pelecehan terhadap anak-anak pribumi di sekolah-sekolah Kanada sebagai bagian dari ‘ziarah pertobatan’

2 min read

Paus Fransiskus berbicara kepada masyarakat adat di luar Edmonton, Alberta, Kanada pada hari Senin, meminta maaf atas nama Gereja Katolik atas penindasan dan “asimilasi paksa,” dan perlakuan buruk terhadap anak-anak di sekolah asrama keagamaan.

Lebih dari 150.000 anak-anak masyarakat adat dipisahkan dari keluarga mereka dan dibawa ke sekolah asrama antara tahun 1881 dan 1996. Sejumlah anak diduga kelaparan, dipukuli dan dianiaya secara seksual.

“Saya minta maaf. Saya secara khusus meminta pengampunan atas cara banyak anggota Gereja dan komunitas agama bekerja sama, paling tidak melalui ketidakpedulian mereka terhadap proyek penghancuran budaya dan asimilasi paksa yang dipromosikan oleh pemerintah pada saat itu, yang berpuncak pada kehancuran budaya.” sistem sekolah asrama,” kata Paus Fransiskus.

Para pemimpin Kanada telah menyadari banyaknya anak-anak yang meninggal di sekolah-sekolah tersebut sejak tahun 1907, namun insiden tersebut menarik lebih banyak perhatian setelah penemuan tahun lalu tentang apa yang tampaknya merupakan kuburan tak bertanda di atau dekat bekas sekolah tempat tinggal.

PUS FRANCIS PERJALANAN KE KANADA UNTUK MEMINTA MAAF ATAS PELANGGARAN PRIBADI YANG DILAKUKAN SEKOLAH KATOLIK

Paus Fransiskus mencium tangan perempuan Pribumi Kanada saat tiba di Bandara Internasional Edmonton, Kanada, Minggu, 24 Juli 2022. Paus meminta maaf kepada masyarakat adat atas pelanggaran yang dilakukan oleh misionaris Katolik di sekolah asrama yang terkenal buruk di negara tersebut. (Foto AP/Gregorio Borgia)

Gereja Katolik Kanada mengatakan keuskupan dan ordo keagamaannya telah memberikan lebih dari $50 juta dalam bentuk tunai dan sumbangan natura, dan berharap dapat menambah $30 juta lagi dalam lima tahun ke depan.

Paus menyebut perjalanannya sebagai “ziarah pertobatan”.

PAUS FRANCIS PERINGATAN USKUP JERMAN: MENGUBAH DOKTRIN ‘TIDAK SAH’, MENINGGALKAN GEREJA ‘MUSUK DAN MATI’

Paus Fransiskus berbicara saat ia bertemu dengan komunitas adat, termasuk First Nations, Metis dan Inuit, di Gereja Katolik Our Lady of Seven Sorrows di Maskwacis, dekat Edmonton, Kanada, Senin, 25 Juli 2022. (AP Photo/Gregorio Borgia)

“Saya datang ke tanah air Anda untuk menceritakan secara pribadi kesedihan saya. Untuk memohon pengampunan, penyembuhan dan rekonsiliasi dari Tuhan. Untuk mengungkapkan kedekatan saya dan berdoa bersama Anda dan untuk Anda,” katanya.

Paus di kursi roda

Paus Fransiskus berangkat bersama masyarakat adat setelah berdoa di pemakaman bekas sekolah asrama di Maskwacis, dekat Edmonton, Kanada, pada Senin, 25 Juli 2022. (Foto AP/Gregorio Borgia)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Pidato Paus berlangsung di lahan yang dulunya merupakan lokasi Sekolah Perumahan Indian Ermineskin, namun sekarang memiliki sekolah yang dikelola oleh empat negara Cree setempat.

Ribuan tiket disediakan untuk penduduk asli yang selamat dari sekolah asrama. Para pemimpin adat dalam Perjanjian 6, tempat Paus Fransiskus mengunjungi Alberta, mengatakan mereka kewalahan dengan permintaan dari para penyintas yang ingin menghadiri acara tersebut.

Fox News Landon Mion, The Associated Press dan Reuters berkontribusi pada laporan ini.

sbobetsbobet88judi bola

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.