April 4, 2025

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pasien kanker muda mungkin mengalami kesulitan bersosialisasi bertahun-tahun setelah diagnosis

2 min read

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menderita kanker mungkin kesulitan menjalani kehidupan sosial normal bahkan dua tahun setelah didiagnosis, dan banyak di antara mereka yang mengalami penurunan fungsi dalam bidang sosial. Untuk mengatasi temuan ini, para peneliti mengatakan rencana pengobatan harus mencakup langkah-langkah untuk mengurangi gejala psikologis dan membangun dukungan sosial.

“Diagnosis kanker dapat mengganggu kematangan sosial, proses di mana generasi muda mengembangkan pandangan diri, kognisi sosial, kesadaran dan regulasi emosional yang memandu mereka menjalani sisa hidup mereka,” kata penulis utama Olgan Husson, dari Radbout University Medical Center dalam studi tersebut. Belanda, kepada Reuters.

BALITA YANG KEHILANGAN MATA DALAM PERANG KANKER DAPATKAN BONEKA TERLIHAT KHUSUS

Para peneliti menulis bahwa perasaan terisolasi dapat menjauhkan pasien muda dari keluarga dan teman, atau gejalanya dapat membuat mereka sulit berkomunikasi dengan teman sebayanya. Mereka sampai pada kesimpulan ini setelah memantau 215 pasien kanker berusia antara 14 dan 39 tahun tak lama setelah mereka didiagnosis di salah satu dari lima rumah sakit besar di AS, lapor Reuters.

Para peserta menjawab pertanyaan survei dalam waktu empat bulan setelah diagnosis, satu tahun setelah diagnosis, dan dua tahun setelah diagnosis. Para peneliti menganalisis data penyakit pasien dan tingkat keparahan gejala serta mengukur tingkat tekanan psikologis dan kebutuhan dukungan setiap peserta. Pasien juga ditanyai tentang fungsi sosial mereka, termasuk apakah masalah emosional atau fisik mengganggu aktivitas sosial.

Dengan menggunakan skala dari nol hingga 100 untuk mengukur fungsi sosial, para peneliti menemukan bahwa pasien muda memiliki fungsi sosial yang jauh lebih buruk setiap saat. Skala tersebut juga menunjukkan bahwa sekitar satu dari 10 peserta memiliki fungsi sosial yang tinggi secara konsisten, namun hampir sepertiganya memiliki nilai yang rendah secara konsisten.

KARYAWAN BERKAKI EMPAT RUMAH SAKIT BANTU MENGANGKAT SEMANGAT PASIEN

“Banyak anak yang menjalani pengobatan kanker mengisolasi diri dari teman sebayanya,” Elana Evan, profesor pediatri di Universitas California, Los Angeles, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan kepada Reuters. “Kelihatannya berbeda, banyak gejala fisik dan gejala psikologis dari pengobatannya.”

Husson mengatakan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cancer, menunjukkan perlunya intervensi perawatan suportif dalam bentuk jejaring sosial online dan kelompok dukungan sebaya.

Reuters berkontribusi pada laporan ini.

link sbobet

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.