Maret 28, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Para diplomat akan berusaha memecahkan kebuntuan Iran

2 min read
Para diplomat akan berusaha memecahkan kebuntuan Iran

Diplomat terkemuka dari lima negara pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB dan Jerman akan bertemu di New York minggu depan untuk mencoba memecahkan kebuntuan mengenai cara menangani dugaan program nuklir Iran, kata para pejabat pada Kamis.

Pertemuan hari Senin ini akan mempertemukan para pejabat urusan luar negeri paling senior dari Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Perancis dan Tiongkok, serta Jerman, sejak pertemuan di London pada tanggal 30 Januari, ketika para menteri luar negeri mereka setuju untuk merujuk Iran ke Dewan Keamanan atas kekhawatiran negara itu mencoba mengembangkan senjata atom.

Rencana untuk perundingan tingkat tinggi telah menyoroti urgensi yang dirasakan Inggris, Perancis dan Amerika Serikat mengenai masalah Iran, dan mencerminkan betapa dalamnya perpecahan antara ketiga negara tersebut dengan Tiongkok dan Rusia, yang hanya menginginkan tindakan ringan Dewan Keamanan terhadap Iran. Keduanya bersikeras bahwa pengawas nuklir PBB, The Badan Energi Atom Internasionalmemainkan peran utama.

Para diplomat akan “mencoba untuk menguraikan strategi yang jelas tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya mengenai masalah nuklir Iran,” kata wakil duta besar Rusia untuk PBB Konstantin Dolgov kepada The Associated Press. “Kita perlu mencapai kesepakatan di IAEA dan Dewan Keamanan. Anda lihat betapa sulitnya diskusi di Dewan Keamanan.”

Dolgov mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Kislyak akan hadir untuk Rusia. Dua pejabat AS mengatakan Menteri Luar Negeri Nicholas Burns akan hadir mewakili Amerika. Mereka berbicara dengan syarat anonim karena pembicaraan tersebut belum diumumkan secara resmi.

“Waktu hampir habis,” kata Duta Besar Perancis untuk PBB Jean-Marc de La Sabliere pada hari Kamis. “Saya yakin kita bisa mencapai kesepakatan, saya tidak mengatakan akan ada konsensus, tapi saya yakin.”

Para duta besar PBB dari lima anggota dewan yang memegang hak veto bertemu Rabu lalu, namun mengumumkan tidak ada kemajuan besar dalam perselisihan mereka mengenai apa yang harus dilakukan dewan.

Inggris, Perancis dan Amerika Serikat menginginkan pernyataan yang menyerukan agar Iran meninggalkan perjanjian tersebut pengayaan uranium dan memenuhi tuntutan lain dari pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional.

Pengayaan uranium dapat digunakan untuk menghasilkan listrik atau membuat senjata nuklir. Iran mempertahankan programnya untuk menghasilkan energi nuklir, namun IAEA telah menyatakan kekhawatirannya bahwa Teheran mungkin sedang mencari senjata nuklir.

Rusia dan China yang merupakan sekutu Iran hanya menginginkan pernyataan yang menekankan peran sentral IAEA dalam masalah Iran. Kedua negara tidak begitu skeptis terhadap niat Teheran dan percaya bahwa tindakan keras dewan dapat memicu penarikan diri Iran dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir dan pengusiran para pengawas dari IAEA.

Mereka juga mengkhawatirkan reaksi berantai dari tindakan dewan yang nantinya dapat mengarah pada tindakan yang lebih keras, seperti sanksi.

Ke-15 anggota Dewan Keamanan merencanakan konsultasi informal putaran kedua di luar ruang dewan pada Kamis sore untuk membahas proposal yang diedarkan pada hari Selasa.

Meskipun terjadi perselisihan, Duta Besar Inggris untuk PBB Emyr Jones-Parry mengatakan dia berharap tercapainya kesepakatan pada minggu depan yang dapat mengarah pada tindakan dewan.

“Kami sangat ingin melihat pernyataan jelas dari dewan secepatnya,” katanya kepada wartawan. “Pada saat ini minggu depan saya akan kecewa jika kita tidak memiliki sesuatu untuk dibahas di dewan.”

Data SGP

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.