Maret 21, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pakistan menegaskan bahwa belum ada kesepakatan yang dibuat dengan AS mengenai serangan udara

2 min read
Pakistan menegaskan bahwa belum ada kesepakatan yang dibuat dengan AS mengenai serangan udara

Pakistan, Senin, bersikeras bahwa pihaknya tidak memiliki perjanjian yang mengizinkan AS untuk menembakkan rudal ke tempat persembunyian militan setelah sebuah surat kabar AS mengutip presiden baru yang menyatakan sebaliknya.

Presiden Asif Ali Zardari dilaporkan mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa “India tidak pernah menjadi ancaman” bagi negaranya, sambil menyebut kelompok militan Islam di wilayah Kashmir yang disengketakan sebagai “teroris”.

Komentar-komentar yang dilaporkan tersebut dapat melemahkan Zardari yang baru sebulan menjabat sebagai presiden, terutama dengan militer Pakistan yang kuat. Para petinggi militer secara tradisional memandang India sebagai musuh terbesarnya dan menolak perjanjian apa pun dengan AS mengenai operasi perbatasan.

Dalam wawancara dengan Journal yang dilaporkan pada hari Sabtu, Zardari diparafrasekan dengan mengatakan bahwa AS melakukan serangan rudal di tanah Pakistan dengan izin pemerintahnya.

“Kami memiliki pemahaman, dalam artian kami sedang mengejar musuh bersama-sama,” ujarnya kemudian.

Farhatullah Babar, juru bicara Zardari, mengatakan penulis Jurnal tersebut terlalu banyak membaca kutipan Zardari, dan bahwa presiden berbicara secara umum tentang memerangi terorisme.

“Posisi resminya adalah kami tidak mengizinkan masuknya asing ke wilayah Pakistan,” kata Babar.

Amerika telah lama melancarkan serangan rudal terhadap tempat persembunyian al-Qaeda dan Taliban di wilayah barat laut, namun peningkatan serangan baru-baru ini telah menuai kecaman resmi dari Pakistan.

Washington mengeluh bahwa Pakistan tidak mau atau tidak mampu mengambil tindakan tegas terhadap para ekstremis.

Sedikitnya 24 orang, banyak dari mereka diduga militan asing, tewas dalam dugaan serangan terbaru AS pada hari Jumat di provinsi Waziristan Utara, kata para pejabat.

Para tersangka militan juga menembakkan roket ke rumah pejabat tinggi provinsi Pakistan, yang terbaru dalam serangkaian serangan yang mengguncang wilayah tanpa hukum yang berbatasan dengan Afghanistan.

Tiga rumah rusak namun tidak ada yang terluka dalam serangan di Mardan Minggu malam di rumah Ketua Menteri Provinsi Perbatasan Barat Laut Amir Haider Khan Hoti.

Para analis berpendapat bahwa pemerintahan Presiden Pervez Musharraf sebelumnya memiliki semacam perjanjian lisan dengan AS untuk mengizinkan serangan tersebut, yang sangat tidak disukai oleh banyak orang di sini.

Komentar Zardari mengenai India mungkin juga menimbulkan pertanyaan.

India dan Pakistan merupakan musuh tradisional, setelah tiga kali berperang, dua diantaranya memperebutkan status Kashmir, wilayah yang diklaim oleh kedua negara.

Pakistan sering menyebut pemberontak separatis di wilayah Kashmir sebagai “pejuang kemerdekaan”. Mereka menyangkal klaim India bahwa mereka mendanai dan melatih mereka.

Babar mengatakan Zardari bermaksud bahwa “militan jihad asing” yang “menyelinap ke Kashmir” harus dikutuk sebagai teroris. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Juru bicara militer Pakistan, Athar Abbas, mengatakan dia tidak berkomentar mengenai pernyataan tersebut.

slot demo pragmatic

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.