Obama: Kunjungan ke Kuba pada tahun 2016 mungkin dilakukan, namun hanya jika pertemuan dengan para pembangkang dapat dilakukan
2 min readFILE – Dalam foto arsip Selasa, 29 September 2015 ini, Presiden AS Barack Obama berdiri bersama Presiden Kuba Raul Castro sebelum pertemuan bilateral di markas besar PBB. (Foto AP/Andrew Harnik)
Washington, 14 Desember (EFE). – Presiden Barack Obama berharap dapat mengunjungi Kuba pada tahun 2016, namun hanya jika kondisinya memungkinkan untuk bertemu dengan para pembangkang di pulau tersebut, katanya dalam wawancara eksklusif dengan Yahoo News yang dirilis Senin.
“Jika saya berkunjung, maka bagian dari kesepakatannya adalah saya bisa berbicara dengan semua orang,” kata Obama dalam wawancara tersebut, yang diberikan menjelang ulang tahun pertama pengumuman bersejarah normalisasi hubungan antara AS dan AS. Amerika dan pulau komunis.
“Saya telah menegaskan dengan sangat jelas dalam percakapan saya langsung dengan Presiden (Raúl) Castro bahwa kami akan terus menjangkau mereka yang ingin memperluas ruang, Anda tahu, kebebasan berekspresi di Kuba,” kata Presiden AS tersebut.
Obama mengatakan dia “sangat tertarik” untuk mengunjungi Kuba pada tahun 2016 dan sangat menyarankan agar dia membuat keputusan mengenai masalah ini “dalam beberapa bulan ke depan.”
Presiden mengatakan bahwa jika ia yakin kemajuan dalam kebebasan dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada rata-rata warga Kuba, ia ingin menggunakan kunjungan resmi sebagai cara untuk menyoroti kemajuan tersebut.
Lebih lanjut tentang ini…
Namun jika penyakitnya terdeteksi kambuh, maka tidak ada alasan baginya untuk pergi, katanya, seraya menambahkan bahwa ia tidak tertarik untuk mempertahankan status quo di pulau tersebut.
Pada 17 Desember 2014, Obama dan Raúl Castro mengumumkan dimulainya proses normalisasi hubungan yang berujung pada pembukaan kedutaan besar di Havana dan Washington setelah jeda selama lebih dari 50 tahun.
Pekan lalu, kedua negara mengambil langkah lain menuju normalisasi penuh dengan diumumkannya kesepakatan untuk memulihkan layanan surat langsung melalui rencana transportasi percontohan untuk surat dan parsel.
Kedua negara juga sedang merundingkan perjanjian untuk membangun penerbangan komersial reguler antara Amerika Serikat dan Kuba, dan pada akhir November perwakilan kedua pemerintah bertemu di Washington untuk membahas imigrasi dan perjuangan melawan perdagangan narkoba.
Di tengah krisis ribuan pengungsi Kuba yang saat ini terdampar di Amerika Tengah, Kuba menyerukan kepada Amerika Serikat untuk mengakhiri Undang-Undang Penyesuaian Kuba tahun 1966 dan kebijakan terkait “kaki basah, kaki kering” yang menguntungkan warga Kuba yang berhasil mencapai pengungsian Kuba. AS, akhiri. wilayahnya, meskipun ilegal.
Namun, Washington sejauh ini membantah akan ada perubahan dalam kebijakan tersebut.
Persoalan lain yang terus menghambat normalisasi hubungan secara penuh adalah embargo ekonomi AS yang dikenakan terhadap Kuba, yang pencabutannya hanya dapat dilakukan oleh Kongres AS, meskipun Obama telah mengambil tindakan eksekutif untuk membatasi perjalanan dan beberapa transaksi komersial dengan pulau tersebut.
Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram