NerdWallet: Lima Cara Mudah Membangun Kembali Skor Kredit Anda
3 min read
– Skor kredit Anda menentukan lebih dari yang Anda kira: Hal ini tidak hanya memengaruhi apakah Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dan persyaratan apa yang akan Anda dapatkan, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk menyewa apartemen, mendapatkan asuransi mobil, atau bahkan pekerjaan. Berikut lima langkah mudah untuk membangun kredit Anda sehingga nantinya Anda bisa mendapatkan pinjaman pribadi, mobil, atau rumah dengan persyaratan yang wajar.
1. Pahami apa yang masuk ke dalam nilai kredit Anda
Skor kredit Anda, atau skor FICO, adalah angka yang berkisar antara 300 (terburuk) hingga 850 (sempurna), tetapi ketika Anda pertama kali memulai, Anda tidak memiliki kredit buruk, Anda hanya tidak memiliki kredit. Ini berarti lebih mudah untuk memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dibandingkan seseorang yang melewatkan pembayaran atau bangkrut. Jadi, faktor apa saja yang menentukan nilai kredit Anda?
1. Riwayat pembayaran (35% dari skor FICO Anda): Melakukan pembayaran tepat waktu akan meningkatkan skor kredit Anda; pembayaran yang hilang itu menyakitkan. Sejarah masa kini diberi bobot yang lebih besar, jadi jika Anda memiliki sejarah masa lalu yang bersih, nikmatilah dengan bobot yang lebih besar yang diberikan pada perilaku baik saat ini.
2. Jumlah hutang (30% dari skor FICO Anda): Hutang dapat merusak skor Anda, meskipun pinjaman cicilan (seperti pinjaman mahasiswa) dapat membantu, selama Anda melakukan pembayaran tepat waktu. Rasio pemanfaatan utang Anda (jumlah kredit yang Anda gunakan dibandingkan dengan jumlah yang tersedia) juga penting. Anda sebaiknya hanya menggunakan sekitar 33% dari kredit Anda yang tersedia.
3. Panjang riwayat kredit (15% dari skor FICO Anda): Apakah riwayat kredit Anda sebagian besar terdiri dari rekening yang baru dibuka? Pemberi pinjaman ingin melihat sejarah reputasi baik dalam rekening, jadi semakin lama Anda membukanya, semakin baik.
4. Kredit baru (10% dari skor FICO Anda): Skor Anda juga mencerminkan perolehan kredit baru-baru ini dan pertanyaan tentang skor kredit Anda. Jangan mengajukan terlalu banyak jalur kredit baru dalam waktu singkat, karena hal ini akan menimbulkan tanda bahaya.
5. Jenis kredit yang digunakan (10% dari skor FICO Anda): Anda perlu mendiversifikasi jenis kredit yang Anda miliki – kartu kredit department store, kartu kredit reguler, jalur ekuitas rumah, pinjaman mahasiswa, dan sebagainya.
2. Biarkan akun Anda tetap terbuka
Ingatlah bahwa keseluruhan batas kredit dan usia akun Anda memengaruhi skor FICO Anda. Jika Anda memiliki kartu kredit, biarkan tetap terbuka meskipun Anda tidak menggunakannya; mereka akan menurunkan rasio pemanfaatan utang Anda dan meningkatkan usia rata-rata akun Anda. Jika kartu Anda dikenakan biaya tahunan, hubungi perusahaan kartu dan minta mereka untuk menghapuskan biaya tersebut atau menurunkan versi ke versi tanpa biaya.
3. Ajukan permohonan kartu kredit yang aman
Jika Anda tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kartu kredit (akan sulit jika tidak ada riwayat kredit), pertimbangkan untuk mendapatkan kartu kredit yang aman. Kartu-kartu ini mengharuskan Anda melakukan setoran awal, biasanya sebesar batas kredit Anda, yang disimpan di rekening tabungan selama rekening dibuka. Anda tidak dapat menggunakannya untuk melunasi hutang Anda; sebaliknya dijadikan sebagai jaminan agar bank merasa lebih nyaman memberikan pinjaman. Setelah Anda memiliki riwayat pembayaran tepat waktu, Anda dapat “beralih” ke kartu kredit tanpa jaminan dan mendapatkan kembali deposit Anda.
4. Periksa laporan dan skor kredit Anda
Penting untuk memeriksa skor kredit dan riwayat Anda untuk memastikan tidak ada ketidakakuratan. Hal ini sangat penting terutama jika Anda baru saja mengganti nama – Anda tidak ingin kehilangan riwayat yang ada.
Anda berhak memeriksa laporan kredit Anda setahun sekali secara gratis. Meskipun undang-undang memberi Anda hak atas laporan kredit Anda, Anda memerlukan kerja keras untuk mendapatkan nilai kredit Anda secara gratis. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan mendaftar ke layanan pemantauan kredit yang mengirimkan skor kredit Anda, lalu membatalkannya selama masa uji coba untuk menghindari pembayaran biaya bulanan $10 – $20. Tetap waspada dengan pemantauan kredit Anda dan luangkan waktu untuk meninjau laporan kredit Anda setahun sekali.
5. Pahami mengapa pinjaman Anda ditolak
Jika Anda mengajukan pinjaman karena alasan apa pun dan ditolak atau ditawari tingkat bunga yang lebih tinggi dari biasanya, Anda berhak mengetahui alasannya secara pasti. Jika calon pemberi pinjaman, tuan tanah, atau pemberi kerja – siapa pun yang membuat keputusan negatif berdasarkan nilai kredit Anda – menolak Anda, Anda berhak meminta tidak hanya nilai kredit Anda, tetapi juga informasi tentang di mana tepatnya Anda berada. Tidaklah cukup bagi mereka untuk mengatakan, “Kredit Anda tidak cukup baik.” Mereka harus memberi tahu Anda bahwa Anda memiliki rasio leverage yang tinggi, atau riwayat kredit Anda terlalu pendek – intisarinya.
Yang terpenting, jangan berkecil hati! Membangun sejarah kredit mungkin tampak menakutkan, tapi itu akan membantu Anda sepanjang hidup Anda.
Anisha Sekar adalah VP Kartu Kredit dan Debit di NerdWallet.com, sebuah situs web pengambilan keputusan yang berfokus pada konsumen.
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino