April 5, 2025

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Meksiko menangkap ‘El Loco’ karena berperan dalam pemenggalan dan mutilasi 49 korban

3 min read

Militer Meksiko telah menangkap anggota kartel narkoba Zetas karena diduga membuang 49 mayat yang dimutilasi di Meksiko utara alun-alun kota minggu lalu dalam sebuah tindakan yang diperintahkan oleh para pemimpin tertinggi kartel narkoba yang sangat kejam.

Menurut pihak berwenang, para pemimpin tersebut memerintahkan pengikut mereka, Daniel Jesus Elizondo Ramírez, untuk membuang mayat-mayat tersebut dan kemudian menggantungkan spanduk di seluruh negeri yang menyangkal tanggung jawab.

Pengumuman tersebut disampaikan pada konferensi pers pada hari Senin yang menghadirkan tersangka Elizondo Ramírez, yang diduga menerima perintah dari pemimpin Zetas Miguel-Angel Trevino Morales dan Heriberto Lazcano untuk membuang jenazah di alun-alun kota Cadereyta, di negara bagian perbatasan Nuevo Leon. untuk mandi

Penjara. Umum Edgar Luis Villegas mengatakan bahwa Elizondo Ramírez, meskipun mendapat julukan “El Loco”, atau Si Gila, tampaknya merasa gugup untuk membuang mayat yang dimutilasi di kota dan malah membuangnya di jalan raya di luar Cadereyta. Mayat dengan kepala, tangan dan kaki terpenggal ditemukan pada 13 Mei.

Sebuah video yang kemudian diposting di situs web Meksiko yang meliput kejahatan narkoba menunjukkan orang-orang bersenjata dalam kegelapan membuang mayat-mayat tersebut dan membentangkan spanduk yang menyatakan bertanggung jawab atas pembunuhan yang ditandatangani oleh Zetas, yang sedang dalam pertempuran melawan kartel Teluk dan Sinaloa yang merupakan saingannya. Villegas mengatakan tersangka lain yang masih buron membuat rekaman video itu.

EPISODE KEKERASAN NARKOBA TERBARU

Pada hari-hari berikutnya, spanduk-spanduk muncul tergantung di jalan layang di utara San Luis Potosi dan negara-negara bagian lain yang menyangkal bahwa Zeta bertanggung jawab.

Villegas mengatakan penolakan tersebut adalah bagian dari strategi Zetas untuk “menyebabkan kebingungan di antara pihak berwenang dan masyarakat.”

Elizondo Ramírez mencoba melarikan diri dari penangkapan pada hari Jumat dengan melemparkan granat tangan ke arah pasukan sebelum mereka menangkapnya di pinggiran kota utara Monterrey, kata Villegas. Dia sekarang ditahan dalam bentuk tahanan rumah sementara jaksa penuntut mengembangkan kasusnya terhadapnya.

Villegas mengatakan Elizondo Ramírez mengaku menemani orang kedua Zetas Miguel-Angel Trevino Morales ke Guatemala pada tahun 2008 untuk menyergap dan membunuh capo narkoba saingannya, Juan Jose “Juancho” Leon, untuk membunuh.

Zeta telah memperluas wilayah mereka ke negara tetangga Guatemala dalam beberapa tahun terakhir.

Villegas mengatakan Elizondo Ramírez juga mengaku membunuh anggota Kartel Teluk dan membakar atau menguburkan jenazah mereka di wilayah lain di negara bagian Nuevo Leon.

Penemuan 49 jenazah yang dimutilasi tersebut merupakan pembantaian ketiga dalam sepuluh hari terakhir negara yang disebut “Segitiga Kematian”.

Pada tanggal 9 Mei, 18 jenazah korban yang terpotong-potong ditinggalkan di dekat kota terbesar kedua di Meksiko, Guadalajara. Sebelumnya, pada 5 Mei, 23 jenazah ditemukan tergantung di jembatan atau dipenggal di dekat balai kota di perbatasan kota Nuevo Laredo.

Segitiga, sebuah wilayah yang terdiri dari jalan raya yang menghubungkan Monterrey, Nuevo Leon Reynosa dan Nuevo Laredo, adalah wilayah di mana dua kartel narkoba dominan di Meksiko mencoba saling mengalahkan dalam pertumpahan darah saat mereka memperebutkan rute penyelundupan.

Dilaporkan oleh Associated Press.

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino

Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino


slot online gratis

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.