Mantan pendeta Australia mendapat perpanjangan hukuman penjara hingga 40 tahun setelah dinyatakan bersalah menganiaya korban ke-72
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
- Gerald Risdale, seorang mantan pendeta Australia berusia 89 tahun, telah dipenjara sejak tahun 1994 setelah dinyatakan bersalah melakukan pelecehan terhadap puluhan anak dari tahun 1961 hingga 1988.
- Hukuman penjaranya diperpanjang satu tahun pada 15 Agustus 2023 setelah ia dinyatakan bersalah menganiaya korban ke-72.
- Tanggal rilis sedini mungkin untuk Risdale adalah April 2028.
Seorang mantan pendeta Australia yang dihukum karena pelecehan seksual terhadap anak-anak mendapat tambahan hukuman 12 bulan dari 39 tahun hukuman penjaranya pada hari Selasa karena menganiaya korbannya yang ke-72.
Gerald Ridsdale, 89, telah dipenjara sejak tahun 1994 atas serangkaian hukuman karena melakukan pelecehan terhadap anak-anak antara tahun 1961 dan 1988 ketika bekerja sebagai pendeta Katolik Roma di gereja-gereja dan sekolah-sekolah di seluruh negara bagian asalnya, Victoria.
Dia dijatuhi hukuman satu tahun tambahan di Pengadilan Magistrat Ballarat setelah mengaku bersalah pada bulan Juni atas penyerangan tidak senonoh terhadap seorang anak laki-laki berusia 13 tahun saat bekerja di sebuah sekolah Katolik di Horsham pada tahun 1987.
Ini merupakan hukuman pelecehan anak yang ke-193 baginya.
Ridsdale muncul di pengadilan melalui tautan video dari ranjang rumah sakit di penjara. Dia menutup mata sepanjang persidangan.
Hakim Hugh Radford mengatakan kepada Ridsdale bahwa dia berada dalam posisi yang dapat dipercaya dan seharusnya memberikan bimbingan kepada korbannya.
Ridsdale harus menjalani setidaknya 33 tahun enam bulan dari hukuman 40 tahun hukumannya sebelum dia memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat. Tanggal rilis paling awal adalah April 2028.
Radford mengatakan kepada Ridsdale: “Anda mungkin akan mati dalam tahanan.”
Gerald Ridsdale, di atas, ditampilkan di komisi kerajaan untuk pelecehan seksual terhadap anak pada 27 Mei 2015. (Gambar Komisi Kerajaan/AAP melalui AP)
Masa hukuman penjara telah diperpanjang delapan kali selama beberapa dekade karena semakin banyak korban yang melapor.
GEREJA KATOLIK AS DALAM SERANGAN TERSURAT, Uskup Agung Memperingatkan — TAPI MENGATAKAN ADA HARAPAN
Ridsdale tidak bisa berjalan sejak pertengahan tahun 2022 dan dokternya merekomendasikan perawatan paliatif, kata pengadilan. Kondisi medisnya tidak dirinci.
Selama 29 tahun menjadi pendeta, Ridsdale dipindahkan ke 16 jabatan gereja. Pada tahun 2017, penyelidikan pemerintah terhadap pelecehan seksual terhadap anak-anak menemukan bahwa tindakannya yang sering dilakukan merupakan bukti gereja menutupi kejahatannya.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Penyelidikan menemukan bahwa mendiang Kardinal George Pell dari Australia, yang pada tahun 2014 menjadi imam tertinggi ketiga di Vatikan, mengetahui Ridsdale telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak bertahun-tahun sebelum penangkapannya. Pell membantah mengetahui sebelumnya tentang tuduhan kriminal terhadap Ridsdale.
Keluarga Pell dan Ridsdale sudah lama dekat di Victoria. Pell menghabiskan 13 bulan di penjara sebelum hukumannya terhadap pelecehan anak dibatalkan di tingkat banding pada tahun 2020. Pell meninggal pada bulan Januari.