Maret 5, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Laporan: Gerakan Terlihat di Situs Uji Coba Nuklir Korea Utara

3 min read
Laporan: Gerakan Terlihat di Situs Uji Coba Nuklir Korea Utara

Para pejabat Korea Selatan dan AS sedang memantau pembangunan gedung baru dan kegiatan lain di lokasi yang diduga merupakan lokasi nuklir Korea Utara, mencoba untuk menentukan apakah negara komunis tersebut merencanakan uji ledakan kedua, laporan berita mengatakan pada hari Sabtu.

Korea Selatan menjaga pergerakan truk dan tentara di Gotgil di wilayah timur laut terpencil Korea Utara, kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip beberapa pejabat militer yang tidak disebutkan namanya. Namun, seorang pejabat mengatakan bahwa tes kedua “diyakini tidak akan terjadi dalam waktu dekat.”

“Kami mengawasi dengan cermat untuk melihat apakah ini merupakan persiapan untuk uji coba nuklir kedua,” kata pejabat lainnya.

Korea Selatan juga mencatat bahwa sebuah bangunan baru sedang didirikan di lokasi tersebut, surat kabar JoongAng Ilbo melaporkan, mengutip pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya.

Penelitian terpisah di AS dan Korea Selatan telah mendeteksi radiasi abnormal pada sampel udara, membenarkan bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba nuklir. Pemerintah Korea Selatan telah menunjuk Punggye-ri sebagai tempat di mana Korea Utara kemungkinan besar melakukan ledakan bawah tanah.

Liputan lengkap tersedia di North Korea Center di FOXNews.com.

“Badan intelijen dari Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang mencoba memastikan apakah gedung baru ini ada kaitannya dengan uji coba nuklir lainnya,” kata seorang pejabat.

Belum jelas bagaimana para pejabat militer pertama kali mengetahui adanya aktivitas di lokasi tersebut. Namun, Amerika Serikat dan Korea Selatan umumnya berbagi informasi intelijen dari citra satelit.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi laporan tersebut.

Itu Departemen Luar Negeri AS menolak berkomentar. Juru bicara Angkatan Udara Pentagon David Smith mengatakan: “Kami tidak membahas masalah intelijen sebagai masalah kebijakan.”

Ada beberapa laporan mengenai aktivitas mencurigakan di Punggye-ri sejak uji coba nuklir bawah tanah Korea Utara pada tanggal 9 Oktober. Namun para pejabat Korea Selatan mengatakan mereka belum menerima laporan intelijen yang menunjukkan bahwa uji coba berikutnya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Ban Ki-moon – Sekretaris Jenderal PBB yang akan datang – bertemu dengan para pemimpin Tiongkok pada hari Jumat untuk membahas sanksi terhadap Korea Utara atas uji coba tersebut. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan pihaknya tidak memiliki informasi mengenai hasil perundingan tersebut.

Seoul dan Beijing enggan a Dewan Keamanan PBB resolusi yang menyerukan sanksi terhadap Korea Utara, karena khawatir sanksi tersebut akan memperburuk keadaan negara tetangganya yang tidak stabil dan mengganggu stabilitas kawasan.

Tiongkok dan Korea Selatan adalah penyedia bantuan dan mitra dagang utama Korea Utara, dan partisipasi mereka dipandang penting bagi keberhasilan resolusi PBB, yang melarang penjualan senjata besar ke Korea Utara dan menyerukan pemeriksaan kargo yang masuk dan keluar negara tersebut.

Program Pangan Dunia (WFP) memperingatkan dalam sebuah laporan pada hari Jumat bahwa resolusi PBB dapat menghalangi negara-negara untuk memberikan sumbangan makanan ke Korea Utara, di mana jutaan orang diyakini telah meninggal karena kelaparan dalam satu dekade terakhir.

Korea Selatan menangguhkan bantuan kemanusiaan rutin berupa beras dan pupuk kepada tetangganya yang miskin setelah Korea Utara menguji coba rentetan rudal pada bulan Juli. Pasokan dari Tiongkok juga menyusut hingga sepertiga dari tingkat tahun lalu, kata WFP.

Sementara itu, Amerika Serikat telah menegaskan kembali pendiriannya bahwa mereka tidak akan bernegosiasi dengan Korea Utara sampai negara tertutup tersebut kembali melakukan perundingan enam negara mengenai ambisi nuklirnya.

Korea Utara menolak untuk kembali melakukan perundingan kecuali Washington mencabut pembatasan keuangan yang diberlakukan terhadap Pyongyang. Mereka juga mendorong pembicaraan bilateral dengan Washington.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Sean McCormack mengatakan pada hari Jumat bahwa Washington bersedia mengadakan pembicaraan tatap muka dengan Korea Utara hanya jika negara itu kembali ke perundingan enam negara, yang juga melibatkan Korea Selatan, Tiongkok, Rusia dan Jepang.

daftar sbobet

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.