Maret 19, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Ketua Uni Eropa mengatakan keanggotaan Turki merupakan ‘alternatif kuat’ terhadap Islam radikal

3 min read
Ketua Uni Eropa mengatakan keanggotaan Turki merupakan ‘alternatif kuat’ terhadap Islam radikal

Integrasi Turki ke Eropa yang mayoritas penduduknya beragama Islam akan memberikan “alternatif kuat” terhadap Islam radikal di seluruh dunia, kata Ketua Uni Eropa Jose Manuel Barroso pada Kamis.

Barroso mengatakan pada hari pertama kunjungan tiga hari ke negara yang bersaing untuk menjadi anggota Uni Eropa tersebut, bahwa negara tersebut harus memperkuat demokrasi dan melakukan lebih banyak reformasi untuk bergabung dengan kelompok beranggotakan 27 negara tersebut.

“Turki menunjukkan bahwa republik demokratis sekuler, dengan populasi mayoritas Muslim, terintegrasi dengan baik di Eropa, menawarkan alternatif yang kuat terhadap godaan fundamentalis di seluruh dunia,” kata Barroso dalam pidatonya di parlemen Turki.

Namun, Barroso memperingatkan: “Tidak ada jalan pintas menuju aksesi” bagi Turki.

Dia memuji reformasi seperti penghapusan hukuman mati dan pengenalan lembaga penyiaran dan kursus privat bahasa Kurdi. Namun Sekjen Uni Eropa mengatakan kemajuan diperlukan di bidang lain, termasuk memperluas kebebasan berekspresi dan membatasi pengaruh militer terhadap politik.

Reformasi “merupakan bagian dari nilai-nilai kita bersama, merupakan hal yang penting bagi kemajuan dan modernitas dan, tentu saja, hal ini juga merupakan kunci menuju aksesi,” kata Barroso.

Sebelumnya, dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, Barroso mengatakan usulan pemerintah untuk melonggarkan undang-undang yang membatasi kebebasan berpendapat merupakan langkah ke arah yang benar.

“Bagi kami, hal terpenting adalah menjamin kebebasan berekspresi,” kata Barroso.

Anggota parlemen Turki akan melakukan pemungutan suara minggu depan dan menyetujui reformasi tersebut, kata Erdogan. Reformasi ini akan melunakkan undang-undang yang membatasi kebebasan berpendapat yang telah digunakan untuk mengadili peraih Nobel Orhan Pamuk dan intelektual lainnya. Pemerintah mempunyai suara mayoritas untuk menyetujui amandemen tersebut.

Erdogan meyakinkan tekad penuh negaranya untuk mempertahankan proses reformasi, namun menegaskan kembali bahwa negaranya tidak akan menyetujui apa pun kecuali keanggotaan penuh. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengatakan dia lebih memilih kemitraan UE dengan Turki daripada keanggotaan penuh.

Sehari sebelumnya, Barroso memperingatkan bahwa upaya untuk mengusir partai berkuasa yang berakar pada Islam, Erdogan, dapat merusak hubungan dengan blok beranggotakan 27 negara tersebut.

“Karena Turki adalah negara kandidat, kita tidak bisa acuh terhadap perkembangan seperti ini,” kata Barroso kepada wartawan pada hari Kamis.

“Kami terkejut, karena kasus seperti ini tidak umum terjadi di negara yang stabil dan demokratis,” katanya.

Namun dia tidak menyinggung kasus pengadilan dalam pidatonya di Parlemen.

Sebelumnya, pemimpin partai oposisi utama Turki mengancam akan keluar jika Barroso berkomentar dalam pidatonya di parlemen tentang upaya untuk melarang partai berkuasa yang berakar pada Islam, sebuah stasiun TV Turki melaporkan. Pihak oposisi mengeluhkan adanya campur tangan Eropa dalam urusan dalam negeri Turki.

Dalam pidatonya, Barroso mengatakan bahwa UE “mengikuti perkembangan terkini dengan perhatian terbesar.”

“Turki harus mencurahkan seluruh energinya untuk melaksanakan reformasi yang telah lama ditunggu-tunggu, dan tidak boleh teralihkan dari tujuan ini,” katanya.

Pada hari Rabu, Barroso mengatakan kasus terhadap Partai Keadilan dan Pembangunan yang dipimpin Erdogan “juga dapat berdampak besar pada pandangan Turki” oleh negara-negara UE dan apakah negara tersebut harus melanjutkan upayanya untuk bergabung dengan blok tersebut.

Uni Eropa membuka pembicaraan aksesi dengan Turki pada tahun 2005, namun hanya ada sedikit kemajuan di tengah perselisihan mengenai Siprus dan tentangan dari Perancis dan negara-negara Uni Eropa lainnya.

Barroso mendesak Turki untuk bersiap menghadapi penolakan keras terhadap keanggotaannya di negara-negara UE.

“Ketakutan dan prasangka, yang didasarkan pada ketidaktahuan bersama, tentu saja tetap menjadi salah satu musuh terbesar proyek ini,” kata Barroso kepada Parlemen. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat UE dan Turki untuk mengenal satu sama lain dengan lebih baik.

game slot gacor

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.