Kelompok Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal tanker Norwegia Strinda dalam serangan terbaru
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Gerakan Houthi di Yaman mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah menyerang sebuah kapal tanker minyak dan kimia Norwegia dengan roket dalam operasi terbarunya untuk memprotes pemboman Israel di Gaza.
Kelompok yang bersekutu dengan Iran menargetkan kapal tersebut setelah awaknya “menolak semua seruan peringatan,” kata juru bicara militer Houthi Yehia Sareea dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.
Dia bersumpah bahwa Houthi akan terus memblokir kapal-kapal yang menuju pelabuhan Israel sampai Israel mengizinkan masuknya makanan dan bantuan medis ke Jalur Gaza – lebih dari 1.000 mil dari pusat kekuasaan Houthi di Sanaa.
NETANYAHU MENGATAKAN BIDEN ISRAEL AKAN BERTINDAK MILITER TERHADAP HOUTHIER YAMAN JIKA KITA TIDAK INGIN: LAPORAN
Serangan terhadap kapal tanker Strinda terjadi sekitar 60 mil laut di utara Selat Bab al-Mandab. (Google Peta)
Kapal tersebut, yang dimiliki dan dioperasikan oleh Norwegia bernama Strinda, ditabrak pada Senin malam saat melakukan perjalanan di dekat Selat Bab al-Mandab, jalur laut yang menjadi jalur pengiriman sebagian besar minyak dunia.
Serangan terhadap kapal tanker Strinda terjadi sekitar 60 mil laut di utara Selat Bab al-Mandab, yang memisahkan Afrika Timur dari Semenanjung Arab.
Komando Pusat militer AS mengeluarkan pernyataan pada hari Selasa yang mengatakan sebuah rudal jelajah anti-kapal “diluncurkan dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi” menghantam Strinda.
“Tidak ada kapal AS di daerah tersebut pada saat serangan terjadi, namun USS Mason merespons… dan saat ini sedang memberikan bantuan,” kata Komando Pusat. Mason adalah kapal perusak kelas Arleigh Burke yang terlibat dalam beberapa insiden baru-baru ini di lepas pantai Yaman.
Foto yang dirilis media center Houthi ini memperlihatkan helikopter pasukan Houthi mendekati kapal kargo Galaxy Leader pada Minggu, 19 November 2023. Houthi menyita kapal tersebut di Laut Merah lepas pantai Yaman setelah mengancam akan menyita seluruh kapal milik perusahaan Israel. (Pusat Media Houthi melalui AP)
Serangan itu menyebabkan kebakaran dan kerusakan, namun tidak ada korban jiwa, kata militer AS dalam sebuah pernyataan.
Geir Belsnes, CEO operator Strinda, J. Ludwig Mowinckels Rederi, mengatakan Strinda berasal dari Malaysia dan sedang dalam perjalanan menuju Terusan Suez lalu ke Italia dengan membawa muatan minyak sawit.
F-35 MENGINGAT CINA YANG SANGAT TOP GUNNYA DENGAN MENEMBAK VET HOUTHI CRUISE
Saree mengklaim kapal itu menuju Israel.
Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mengatakan kepada Presiden Biden bahwa negaranya akan mengambil tindakan militer terhadap gerakan Houthi Yaman jika Amerika Serikat gagal melakukannya, menurut laporan publikasi Israel N12News.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kanan, dilaporkan mengatakan kepada Presiden Biden, kiri, bahwa negaranya akan mengambil tindakan militer terhadap gerakan Houthi di Yaman jika Amerika Serikat gagal melakukannya, menurut sebuah laporan. (Gambar Getty)
Kelompok yang bersekutu dengan Iran telah mengganggu pasukan Israel dan AS di Timur Tengah sejak dimulainya perang Israel dengan Hamas dan pada hari Sabtu mengatakan mereka akan menargetkan semua kapal yang menuju Israel, apapun kebangsaannya, dan memperingatkan perusahaan pelayaran internasional agar tidak menangani pelabuhan Israel.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Kelompok ini menyerang dan menyita beberapa kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, dan juga menembakkan rudal balistik dan drone bersenjata ke arah Israel.
Tiga kapal komersial diserang di Laut Merah pada 3 Desember, menyebabkan kapal perang AS USS Carney menembak jatuh beberapa kendaraan udara tak berawak (UAV) yang mendekati mereka.
Reuters dan Associated Press berkontribusi pada laporan ini.