Februari 2, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Jenazah warga Jerman yang diculik ditemukan di Afghanistan saat pasukan melancarkan misi untuk menyelamatkan sandera Korea Selatan

2 min read
Jenazah warga Jerman yang diculik ditemukan di Afghanistan saat pasukan melancarkan misi untuk menyelamatkan sandera Korea Selatan

Penduduk desa Afghanistan pada hari Minggu menemukan mayat seorang pekerja bantuan Jerman yang diculik di selatan negara itu Afganistankata seorang kepala polisi, ketika delegasi pejabat Korea Selatan tiba di sini hanya beberapa jam sebelum batas waktu malam yang ditetapkan untuk 23 sandera Korea.

Sementara itu, pasukan Afghanistan dan AS telah “mengepung” sebuah daerah di provinsi Ghazni di selatan tempat para pejabat yakin warga Korea Selatan ditahan, kata Jenderal Mohammad Zahir Azimi, juru bicara Kementerian Pertahanan.

“Begitu kami mendapat perintah, kami akan mulai operasinya,” kata Azimi.

Mayat warga Jerman tersebut ditemukan di provinsi Wardak, di mana dua warga Jerman dan lima warga Afghanistan diculik pada hari Rabu, kata kepala polisi provinsi Mohammad Hewas Mazlum.

Sebuah dugaan Taliban Juru bicaranya mengatakan pada hari Sabtu bahwa militan menembak mati tentara Jerman karena Jerman tidak berjanji untuk menarik 3.000 tentaranya dari Afghanistan. Namun para pejabat Afghanistan dan Jerman mengatakan intelijen mengindikasikan bahwa satu orang telah meninggal karena serangan jantung dan yang lainnya masih hidup.

Mazlum mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kematian warga Jerman yang jenazahnya ditemukan tersebut.

Delegasi Korea Selatan yang beranggotakan delapan orang itu berencana bertemu dengan Presiden Hamid Karzai dan menteri luar negeri dan dalam negeri Afghanistan, kata Sidney Serena, pejabat urusan politik di Kedutaan Besar Korea di sini.

Seorang pejabat senior Korea Selatan mengatakan tim tersebut sedang bernegosiasi dengan Taliban melalui perantara. Pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama karena sensitifnya masalah ini.

Qari Yousuf Ahmadi, yang mengaku mewakili Taliban, mengatakan milisi garis keras akan membebaskan 23 warga Korea tersebut dengan imbalan kebebasan 23 tahanan Afghanistan. Para militan menculik warga Korea Selatan pada hari Kamis ketika mereka sedang dalam perjalanan dengan bus dari Kabul ke kota selatan Kandahar.

Ahmadi mengatakan pada hari Minggu pukul 19.00 (14.30 GMT) adalah batas waktu bagi pemerintah Afghanistan untuk menyetujui perdagangan tersebut. Pemerintah tidak mengomentari dugaan tawaran tersebut.

Pasukan Amerika dan Afghanistan sejak itu telah bergerak ke wilayah yang diyakini menjadi lokasi warga Korea.

“Kami hanya akan melancarkan operasi penyelamatan atau aksi militer atas permintaan pemerintah Afghanistan dan Korea,” kata Letkol Amerika David Accetta. “Kami tidak ingin membahayakan nyawa warga sipil Korea, dan kami berharap pemerintah Korea dan Afghanistan dapat menjamin pembebasan mereka secara damai melalui negosiasi.”

Serena mengatakan 23 warga Korea Selatan, termasuk 18 perempuan, bekerja di sebuah organisasi bantuan bernama Korea Foundation di Kandahar.

Meskipun warga Korea Selatan beragama Kristen, Serena mengatakan kedutaan “menyangkal keras” bahwa mereka melakukan kegiatan keagamaan apa pun.

Ketua Komite Pertahanan Parlemen Korea Selatan, Kim Sung Gonmengatakan di Seoul pada hari Minggu bahwa 210 tentara negara itu di Afghanistan telah memulai persiapan untuk menarik diri dari negara itu pada akhir tahun sesuai rencana.

Kementerian Pertahanan menekankan bahwa proses tersebut dimulai jauh sebelum Taliban menuntut penarikan pasukan Korea Selatan dari negara yang dilanda perang tersebut.

sbobet wap

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.