Jajak Pendapat Ipsos: Kepercayaan Konsumen Pulih
2 min read
WASHINGTON – Kepercayaan konsumen meningkat kembali pada bulan lalu karena masyarakat merasa lebih baik terhadap kondisi ekonomi saat ini dan juga mengenai investasi. Itu Indeks KAS RBC (pencarian), berdasarkan polling yang dilakukan Ipsos, menunjukkan kepercayaan konsumen ( cari ) yang naik menjadi 84 pada bulan Juni, peningkatan dari 78,2 pada bulan Mei, yang merupakan angka terendah sejak Oktober 2003.
Pemulihan ini terjadi ketika perekonomian, yang mengalami masa sulit di awal musim semi, kini bergerak dengan kecepatan yang solid meskipun harga energi tinggi.
“Perekonomian tetap berada pada jalur yang kuat,” kata Richard Yamarone, ekonom di Argus Research Corp. “Kami menciptakan lapangan kerja, meski dengan kecepatan yang lebih lambat. Inflasi lemah dan kami memiliki tingkat suku bunga hipotek yang sangat diinginkan.”
Meskipun perasaan konsumen terhadap perekonomian membaik selama bulan Mei, perasaan tersebut tidak sekuat tahun lalu, ketika indeks berada pada angka 91,3. Indeks kepercayaan ini dibandingkan dengan angka 100 pada Januari 2002, ketika Ipsos memulai pengukuran tersebut.
Para ekonom memantau kepercayaan untuk mencari petunjuk mengenai kesediaan konsumen untuk berbelanja. Belanja konsumen menyumbang dua pertiga dari seluruh aktivitas ekonomi di Amerika Serikat.
Ukuran yang melacak perasaan konsumen terhadap kondisi perekonomian saat ini melonjak menjadi 100,8 di bulan Juni, dari 83,2 di bulan Mei.
Dan ukuran yang melacak perasaan konsumen dalam melakukan pembelian, menabung dan keputusan investasi lainnya juga meningkat tajam menjadi 93 pada bulan Juni, dibandingkan dengan angka 75,8 pada bulan Mei.
Peningkatan kedua langkah tersebut kemungkinan mencerminkan perbaikan di pasar saham dan kondisi suku bunga yang masih relatif rendah, kata para ekonom.
Bahkan jika Federal Reserve (cari) suku bunga jangka pendek telah meningkat delapan kali lipat sejak Juni 2004, suku bunga jangka panjang, seperti hipotek 30 tahun dan pinjaman lainnya, telah turun. Ini adalah hal yang membingungkan Ketua Fed Alan Greenspan (mencari).
Suku bunga hipotek yang rendah terus memicu ledakan perumahan. Suku bunga hipotek 30 tahun turun menjadi 5,56 persen pada minggu ini, terendah sejak musim semi 2004.
Meningkatnya harga rumah dapat membuat pemilik rumah merasa lebih kaya dan lebih baik mengenai posisi keuangan mereka, kata para ekonom. “Masyarakat semakin bergantung pada rumah mereka untuk mempertahankan pengeluaran dan memberikan perlindungan,” kata John Shin, ekonom senior di Lehman Brothers.
Sementara itu, sentimen konsumen mengenai pekerjaan mencapai 119,6 pada bulan Juni, naik sedikit dari 118,1 pada bulan sebelumnya.
Laporan ketenagakerjaan yang dirilis oleh pemerintah minggu lalu memberikan gambaran beragam mengenai iklim perekrutan. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,1 persen pada bulan Mei, terendah sejak September 2001, sementara jumlah gaji hanya tumbuh sebesar 78.000, laju paling lambat dalam hampir dua tahun.
Ukuran sikap konsumen terhadap ekspektasi perekonomian selama enam bulan ke depan turun menjadi 37,2 di bulan Juni, turun dari 48,1 di bulan Mei.
Indeks kepercayaan konsumen secara keseluruhan pada bulan Juni didasarkan pada hasil survei terhadap 1.001 orang dewasa tentang sikap mereka terhadap keuangan pribadi dan perekonomian. Hasil survei yang dilakukan Senin hingga Rabu itu memiliki margin error plus minus 3 poin persentase.
Indeks CASH, singkatan dari Consumer Attitudes and Shopping by Household, dilakukan untuk Royal Bank of Canada.