Februari 11, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Israel membatalkan perundingan gencatan senjata putaran ketiga

3 min read
Israel membatalkan perundingan gencatan senjata putaran ketiga

Pembicaraan antara Israel dan Otoritas Palestina yang diawasi AS diragukan pada hari Kamis ketika Israel membatalkan pertemuan putaran ketiga menyusul terjadinya bom bunuh diri di jantung kota Yerusalem.

Perundingan putaran kedua berakhir tanpa kesepakatan pada dini hari, dengan Israel dan Palestina berdebat mengenai siapa yang harus mengambil langkah pertama. Beberapa jam kemudian, Israel melakukan serangan penangkapan di tiga desa di Tepi Barat.

Kedua belah pihak meninggalkan pertemuan kedua dan masih berharap untuk mencapai kesepakatan sebelum hari Senin – tanggal tentatif, menurut para pejabat Palestina, untuk pertemuan antara Wakil Presiden Dick Cheney dan Yasser Arafat di Kairo. Cheney mengatakan awal pekan ini bahwa dia hanya akan bertemu dengan pemimpin Palestina setelah gencatan senjata tercapai.

Perdana Menteri Israel Ariel Sharon juga mengaitkan kepergian Arafat dari wilayah Palestina dengan gencatan senjata. Arafat ingin menghadiri pertemuan puncak Arab di Beirut akhir pekan depan, di mana Arab Saudi harus mempresentasikan rencana yang menawarkan perdamaian kepada Israel dengan dunia Arab dengan imbalan penarikan diri dari wilayah pendudukan.

Dalam perundingan gencatan senjata, berdasarkan perjanjian yang ditengahi oleh kepala CIA George Tenet tahun lalu, Israel dan Palestina masih berbeda pendapat dalam isu-isu utama. Israel ingin melaksanakan rencana tersebut dalam empat hingga lima minggu – dua kali lipat dari waktu yang diharapkan Palestina, kata para peserta.

Israel mengatakan pada tahap pertama Palestina harus melucuti senjata milisi dan menangkap tersangka militan. Palestina bersikeras bahwa Israel terlebih dahulu menarik pasukannya ke posisi yang mereka pegang sebelum pecahnya pertempuran pada bulan September 2000.

Meskipun ada masalah, kedua belah pihak menyatakan optimisme sebelum pemboman di Yerusalem.

“Ini merupakan kelanjutan dari tawar-menawar yang alot,” kata Menteri Transportasi Israel, Ephraim Sneh. “Ini tidak mudah, namun peluangnya kini lebih besar dibandingkan beberapa waktu lalu.”

Kepala keamanan Palestina di Tepi Barat, Jibril Rajoub, mengatakan kesenjangan tersebut “besar”, namun kedua belah pihak berupaya keras untuk menjembataninya.

Setelah perundingan gencatan senjata berakhir, pasukan Israel menyerbu tiga kota yang dikuasai Palestina di dekat kota Jenin di Tepi Barat dan menangkap lebih dari 20 orang, kata para pejabat Palestina. Di desa Yamoun, tentara menangkap lima bersaudara karena mereka tidak dapat menemukan saudara keenam yang dicari, kata para pejabat.

Militer mengkonfirmasi penggerebekan tersebut dan mengatakan pasukannya mundur setelah penyisiran selesai. Pejabat Palestina mengatakan tentara tetap berada di pinggiran desa.

Awal pekan ini, Israel menarik diri dari wilayah Palestina di bawah tekanan AS sebagai bagian dari upaya gencatan senjata. Penarikan ini merupakan operasi militer Israel terbesar dalam satu generasi yang bertujuan memburu tersangka militan.

Pada hari Rabu, seorang pembom bunuh diri Palestina meledakkan sebuah bus Israel di jalan raya di Israel utara, menewaskan tujuh penumpang lainnya, termasuk empat tentara, dan melukai lebih dari 20 orang. Militan Jihad Islam mengaku bertanggung jawab.

Pembom tersebut menyeberang ke bagian Israel tempat tinggal orang Arab Israel, dekat garis perbatasan dengan Tepi Barat. Laporan media mengatakan dia bermalam di kota Arab Israel, Um el-Fahm. Rabu pagi dini hari, dia menaiki bus di dekat kota dan meledakkannya, meskipun tidak dapat dihindari bahwa orang-orang Arab Israel akan menjadi salah satu korbannya.

Otoritas Palestina mengkritik pemboman tersebut.

“Upaya kepemimpinan Palestina saat ini dipusatkan pada mengakhiri agresi Israel dan mencabut pengepungan serta mengakhiri hukuman kolektif,” kata sebuah pernyataan dari kantor berita resmi Palestina, Wafa. “Peraturan ini mengharuskan semua orang untuk tidak melakukan operasi militer apa pun terhadap warga sipil di Israel.”

Jihad Islam mengidentifikasi pelaku bom sebagai Rafat Abu Diyak, 24, dan mengatakan serangan itu merupakan balas dendam atas pembunuhan Israel terhadap anggota kelompok tersebut dalam serangan militer baru-baru ini. Serangan Israel termasuk serangan ke kampung halaman Diyak di Jenin awal bulan ini, yang bertujuan untuk membasmi militan.

Ayah Diyak, Tahseen, menerima belasungkawa di rumah keluarga di lingkungan miskin di Jenin. “Alhamdulillah atas segalanya, anak saya akan masuk surga,” kata Tahseen Diyak.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

Togel Sydney

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.