Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pos militer Israel di sepanjang perbatasan Lebanon
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Kelompok militan Hizbullah mengaku bertanggung jawab pada hari Jumat karena menargetkan pos-pos militer Israel dengan tembakan senjata ringan di sepanjang perbatasan negara itu dengan Lebanon, dan Israel membalasnya dengan serangan artileri.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan dalam sebuah tweet bahwa salah satu drone mereka “saat ini menyerang sasaran teroris milik Hizbullah di Lebanon”.
Pertikaian ini terjadi ketika Naim Kassem, wakil kepala Hizbullah, mengatakan pada rapat umum di dekat Beirut pada hari Jumat bahwa kelompok tersebut siap untuk terjun ke dalam konflik Israel-Hamas.
“Seruan di balik layar yang disampaikan oleh negara-negara besar, negara-negara Arab, utusan PBB, yang meminta kami secara langsung dan tidak langsung untuk tidak ikut campur, tidak akan berpengaruh,” katanya, menurut Reuters. “Hizbullah mengetahui tugasnya dengan sangat baik. Kami siap dan siap, sepenuhnya siap.”
Pembaruan LANGSUNG: ISRAEL BERPERANG DENGAN HAMAS
Sheik Naim Kassem, wakil pemimpin Hizbullah, berbicara dalam demonstrasi untuk menunjukkan solidaritas terhadap warga Palestina di dekat Beirut pada hari Jumat. (AP/Husein Malla)
“Pertanyaan yang diajukan, yang ditunggu-tunggu semua orang, adalah apa yang akan dilakukan Hizbullah dan apa kontribusinya?” Kassem rupanya menambahkan. “Kami akan berkontribusi terhadap konfrontasi sesuai rencana kami… Ketika tiba saatnya untuk melakukan tindakan apa pun, kami akan melaksanakannya.”
Lebih dari 1.300 warga Israel tewas dan ribuan lainnya terluka ketika Hamas melancarkan serangan teror mendadak terhadap negara Yahudi tersebut pada hari Sabtu. Sebanyak 150 orang dilaporkan ditangkap oleh teroris dan ditahan di Gaza, menurut pihak berwenang Israel.
PASUKAN ISRAEL MASUK GAZA UNTUK PENGGEMAR LOKAL, IDF KATAKAN FOX NEWS
Tentara Israel mengambil posisi di sepanjang tembok perbatasan dan pagar dengan Lebanon dari sisi Lebanon di Marwaheen, Lebanon, pada hari Jumat. (AP/Hassan Ammar)
Israel telah memanggil sekitar 360.000 tentara cadangan untuk menanggapi kampanye teror yang dipimpin Hamas. Pasukan ini berkumpul di perbatasan Israel dengan Gaza menjelang kemungkinan invasi besar-besaran untuk merebut kembali para sandera dan melenyapkan teroris Hamas.
Israel memperingatkan 1,1 juta orang yang tinggal di Gaza utara untuk mengungsi dari daerah tersebut dalam waktu 24 jam sebagai “langkah kemanusiaan untuk mengurangi korban sipil” menjelang tanggapan tentara terhadap serangan teror Hamas.

Tank-tank Israel sedang menuju perbatasan Jalur Gaza di Israel selatan pada hari Kamis. (AP/Ohad Zwigenberg)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
IDF juga mengatakan kepada Fox News bahwa pasukan infanteri dan tanknya memasuki Jalur Gaza pada hari Jumat untuk melakukan serangan lokal.
Trey Yingst dan Chris Pandolfo dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.