Maret 26, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Duta Besar: Bin Laden tidak berada di Afghanistan

3 min read
Duta Besar: Bin Laden tidak berada di Afghanistan

Usama bin Laden (pencarian) dan buronan pemimpin Taliban Mullah Muhammad Omar (pencarian) diyakini tidak berada di Afghanistan, kata Duta Besar AS Zalmay Khalilzad pada hari Kamis, sehari setelah seorang yang diduga komandan kelompok pemberontak mengatakan keduanya masih hidup dan sehat.

Pejabat AS telah berulang kali menyatakan buronan tersebut Al-Qaeda (pencarian) pemimpin diyakini berada di suatu tempat di pegunungan terjal antara Afghanistan dan Pakistan.

“Mullah Omar tidak berada di Afghanistan. Saya tidak yakin Usama ada di Afghanistan,” kata duta besar AS untuk Afghanistan kepada wartawan pada konferensi pers di Kabul.

Khalilzad tidak mengatakan di mana keduanya diyakini bersembunyi.

“Bukan pekerjaan mudah untuk menemukan satu orang, mungkin dengan beberapa (orang) yang membantunya,…di wilayah yang luas. Ini memerlukan intelijen yang tepat waktu,” katanya.

Meskipun gagal menangkap bin Laden sejak serangan terhadap Amerika pada 11 September 2001, Khalilzad mengatakan “banyak kemajuan” telah dicapai dalam memerangi jaringan terorisnya. Dia mengatakan tidak jelas seberapa besar kendali operasional yang masih dimiliki bin Laden terhadap al-Qaeda.

“Sejumlah besar pemimpin al-Qaeda telah ditangkap. Jaringan mereka telah terganggu…jaringan keuangan juga telah terganggu,” katanya.

Dia menambahkan bahwa secara simbolis sangat penting agar Bin Laden diadili dan “cepat atau lambat saya yakin dia akan ditangkap.”

Presiden Pakistan Jenderal. Pervez Musharraf (pencarian) mengatakan dalam kunjungannya ke Australia minggu ini bahwa pemerintahnya tidak memiliki “gagasan jelas” di mana bin Laden bersembunyi. Dalam komentarnya pada hari Kamis, dia mengklaim bahwa pasukan keamanannya telah “mematahkan punggung” al-Qaeda di Pakistan.

Khalilzad mengatakan bahwa penangkapan bin Laden dan Omar memerlukan kerja sama dari beberapa negara, yang, tambahnya, tidak boleh membiarkan militan menggunakan wilayah mereka untuk “tujuan propaganda melawan Afghanistan.”

Komentar tersebut tampaknya merupakan kritik terselubung terhadap Pakistan. Pada hari Rabu, televisi Geo Pakistan menayangkan wawancara dengan seorang pria yang diidentifikasi sebagai komandan militer Taliban Mullah Akhtar Usmani, mantan menteri penerbangan Afghanistan, yang mengatakan bin Laden “baik-baik saja.” Dia menolak menjelaskan secara spesifik di mana Bin Laden bersembunyi.

Para pejabat Pakistan menolak mengomentari pernyataan Khalizad pada hari Kamis.

Dalam video tersebut, sorban hitam menutupi wajah pria tersebut, sehingga mustahil untuk mengenalinya atau memverifikasi identitasnya, dan sebuah senapan AK-47 disandarkan di sampingnya saat dia berbicara.

Pria itu berkata Taliban (pencarian) masih dilakukan dan para pemimpin senior Taliban mengadakan konsultasi rutin. “Disiplin kita kuat. Kita rapat rutin. Kita buat program-programnya,” ujarnya.

Dia mengatakan Omar tidak menghadiri pertemuan tersebut, namun “keputusan datang dari pihaknya.” Dia tidak mengatakan di mana pertemuan itu berlangsung.

Geo mengatakan wawancara itu direkam minggu lalu. Seorang jurnalis senior di stasiun independen tersebut mengatakan wawancara tersebut dilakukan di dekat kota Spinboldak di Afghanistan, yang dekat dengan perbatasan Pakistan.

Di Washington, seorang pejabat intelijen AS yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa masuk akal untuk meyakini bahwa mantan pejabat Taliban masih berkumpul untuk bertemu.

Jenderal Zaher Azimi, juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, mengatakan pada hari Rabu bahwa wawancara tersebut “tidak serius” dan tidak akan membantu para pemberontak. Ia mempertanyakan mengapa pria yang mengaku Usmani itu takut memperlihatkan wajahnya, meski tak sempat mempertanyakan identitasnya.

“Dia hanya mengatakan hal yang sama seperti biasanya,” kata Azimi. “Tidak ada bedanya dalam hal memperbaiki situasi militer atau politik mereka.”

Ketika berbicara tentang Omar, pria tersebut menyebut pemimpin Taliban dengan sebutan “ameerul momineen” – “pemimpin orang beriman”.

“Ameerul momineen adalah ketua dan pemimpin kami. Tidak ada yang menentangnya. Ameerul momineen kami masih hidup. Dia baik-baik saja. Tidak ada masalah. Dia tidak sakit. Dia adalah komandan saya. Dia memberi saya instruksi,” kata pria itu.

Ketika ditanya apakah dia melakukan kontak langsung dengan Omar, pria itu berkata: “Saya tidak akan mengatakan apakah saya bertemu dengannya atau tidak. Tapi dia memberikan instruksi.”

Koalisi pimpinan AS menggulingkan Taliban pada akhir tahun 2001. Serangan ini dilancarkan setelah Taliban menolak menyerahkan bin Laden dan membongkar basis al-Qaeda di Afghanistan setelah serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat, yang dituduh didalangi oleh bin Laden.

Togel Singapore Hari Ini

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.