Dua Marinir, 23 Pemberontak Tewas dalam Pertempuran Afghanistan
2 min read
KABUL, Afganistan – Marinir AS melacak sekelompok pemberontak di Afghanistan timur dan memicu pertempuran yang menyebabkan sekitar 23 pemberontak dan dua orang Amerika tewas, kata militer AS pada Senin, yang merupakan tanda terbaru kebangkitan kembali pemberontakan yang dipimpin Taliban.
Tentara mengatakan pesawat-pesawat tempur juga terlibat dalam bentrokan selama lima jam dengan sekitar 25 pemberontak pada Minggu malam. Laghman (cari), sebuah provinsi di wilayah penghasil opium di bagian timur tempat pasukan AS sering memerangi militan.
Bertindak berdasarkan informasi intelijen mengenai keberadaan para pemberontak, Marinir AS “menemukan lokasi para pemberontak dan terjadilah pertempuran”, demikian pernyataan singkat dari militer AS. “Dua Marinir AS Tewas.”
Pernyataan kedua mengatakan bahwa “dua pemberontak tewas dan 21 lainnya diperkirakan tewas.”
Pihak militer mengatakan Marinir pada awalnya menyerang dengan senjata ringan dan granat berpeluncur roket dari pemberontak yang terpecah menjadi dua kelompok, satu kelompok melarikan diri ke sebuah desa dan kelompok lainnya ke sebuah gua di punggung bukit terdekat.
Kedua Marinir tersebut tewas saat membersihkan gua Pesawat serang darat A-10 (pencarian) menyerang pemberontak di dalam, kata pernyataan itu, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Militan menentang pemerintahan Presiden yang didukung AS Hamid Karzai ( cari ) telah memperhatikan ancaman untuk mengintensifkan pemberontakan mereka yang telah berlangsung selama tiga tahun, dengan melakukan serangan dan pemboman yang telah menewaskan puluhan tentara Afghanistan dan Amerika serta pejabat pemerintah dalam beberapa minggu terakhir.
Namun, mereka menderita banyak korban dalam bentrokan di mana pesawat tempur Amerika menangkap mereka dalam kelompok besar di lapangan terbuka.
Marinir tewas beberapa hari setelah pertempuran paling berdarah di Afghanistan dalam sembilan bulan, ketika pasukan AS dan Afghanistan, termasuk pesawat tempur AS, bentrok dengan kelompok besar pemberontak di dua provinsi di wilayah selatan.
Enam puluh empat pemberontak, sembilan tentara Afghanistan dan seorang polisi Afghanistan dilaporkan tewas, sementara enam tentara AS termasuk di antara yang terluka.
Para komandan Amerika bersikeras bahwa merekalah yang melancarkan pemberontakan dan membujuk penduduk desa di sepanjang perbatasan Pakistan untuk berhenti menampung mereka.
Mereka juga menyarankan agar Amerika Serikat dapat menarik 18.000 tentaranya di Afghanistan setelah pemilihan parlemen pada tanggal 18 September yang diharapkan menjadi puncak kelahiran kembali demokrasi di negara tersebut. Namun hal itu bergantung pada keberhasilan rencana rekonsiliasi yang telah menimbulkan serangkaian konflik Taliban (mencari) sekutu untuk menyerah dalam pertarungan.
Kematian hari Minggu ini menambah jumlah tentara AS yang tewas di dalam dan sekitar Afghanistan sejak awal perang menjadi 143 orang. Operasi Kebebasan Abadi ( cari ) pada tahun 2001, menurut statistik Departemen Pertahanan.