Cokelat Cadbury yang terkontaminasi muncul di pabrik Tiongkok
2 min read
HONGKONG – Hong Kong pada Minggu mengatakan pihaknya menemukan dua produk coklat Cadbury mengandung bahan kimia melamin industri yang jauh lebih banyak daripada batas legal kota tersebut dalam skandal yang berkembang mengenai makanan tercemar buatan Tiongkok.
Iran telah melarang impor semua produk susu dari Tiongkok karena kekhawatiran kontaminasi, lapor radio pemerintah.
Di Tiongkok, pengawas keamanan pangan mengatakan tidak ada jejak melamin yang ditemukan dalam pengujian baru terhadap susu bubuk yang dijual di dalam negeri, karena para pejabat berupaya memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap produk susu.
Susu formula bayi yang mengandung melamin diduga menyebabkan kematian empat bayi dan menyebabkan lebih dari 54.000 bayi menderita batu ginjal dan penyakit lainnya di Tiongkok.
Pihak berwenang Tiongkok mencurigai bahwa pemasok yang berusaha meningkatkan produksi telah mengencerkan susu mereka dan menambahkan melamin karena kandungan nitrogen dapat menyesatkan pengujian yang mengukur kandungan protein.
Skandal ini telah memicu kekhawatiran global atas impor makanan Tiongkok dan penarikan kembali produk-produk buatan Tiongkok di beberapa negara, termasuk susu bubuk, kue, dan permen.
Badan keamanan pangan Hong Kong mengatakan sampel dua produk coklat yang dibuat oleh pembuat permen Inggris Cadbury di pabriknya di Beijing mengandung melamin jauh lebih banyak daripada batas legal kota tersebut yaitu 2,5 bagian per juta.
Kedua produk tersebut merupakan bagian dari 11 produk buatan Tiongkok yang telah ditarik kembali oleh Cadbury di beberapa wilayah Asia dan Pasifik.
Pusat Keamanan Pangan Hong Kong mengatakan Kemasan Massal Cokelat Hazelnut Susu Susu Cadbury mengandung 56 bagian per juta melamin, sedangkan Cokelat Kue Susu Susu mengandung 6,9 bagian per juta.
Panggilan ke kantor Cadbury di London dan Asia Pasifik tidak dijawab pada hari Minggu.
Di Iran, kementerian kesehatan mengatakan larangan impor produk susu dari Tiongkok berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut, menurut radio pemerintah. Kementerian tersebut menginstruksikan petugas kesehatan untuk memusnahkan produk susu Tiongkok yang mencurigakan yang saat ini ada di pasar Iran.
Pemerintah Tiongkok telah berjuang untuk membendung dampak buruk dari kontaminasi luas pada persediaan susu, menghukum pejabat setempat karena kelalaiannya, dan berjanji untuk menjaga toko-toko tetap mendapatkan pasokan susu yang bersih.
Uji terbaru terhadap 129 batch susu formula bayi dan 212 batch susu bubuk jenis lain menunjukkan produk-produk tersebut bebas dari kontaminasi melamin, kata Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi dan Karantina di situs webnya.
Pengujian tersebut dilakukan pada susu formula bayi dan jenis susu bubuk lainnya yang diproduksi setelah 14 September, ketika skandal itu terkuak, kata badan pengawas tersebut. Pengawas kualitas ditempatkan di fasilitas produksi susu bubuk bayi untuk mengawasi prosesnya.
Kementerian Pertanian mengatakan pihaknya memberikan subsidi kepada peternak sapi perah Tiongkok yang sangat terpukul oleh menurunnya permintaan susu. Banyak peternak yang membuang susu mentah karena terbebani oleh biaya pakan yang tidak dapat mereka peroleh kembali karena menurunnya permintaan.
Pernyataan kementerian tidak memberikan rincian rencana subsidi.