Februari 19, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

AS memperluas ‘pagar virtual’ di perbatasan Kanada

3 min read
AS memperluas ‘pagar virtual’ di perbatasan Kanada

Patroli Perbatasan AS sedang membangun 16 menara pengawasan video lagi di Michigan dan New York untuk membantu mengamankan sebagian perbatasan AS-Kanada, dan memberikan kontrak tersebut kepada sebuah perusahaan yang dikritik karena kesalahan teknologi dengan apa yang disebut “pagar virtual” di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Pemerintah memberikan proyek senilai $20 juta kepada Boeing Co. yang diberikan atas menara yang dirancang untuk membantu agen yang ditempatkan di sepanjang 4.000 mil bentangan utara. Sebelas menara sedang dipasang di Detroit dan lima di Buffalo, NY, untuk membantu memfasilitasi lalu lintas air antara Kanada dan Amerika Serikat di sepanjang Danau St. Clair dan Sungai Niagara.

Saat ini, petugas Patroli Perbatasan ditempatkan di sepanjang sungai untuk memantau lalu lintas air.

Kamera tersebut akan digunakan untuk memperbesar kapal yang telah meninggalkan Kanada, misalnya, dan melihat ke mana tujuan kapal tersebut dan apa yang dilakukannya, kata Mark Borkowski, direktur eksekutif Inisiatif Perbatasan Aman di Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan.

“Jadi idenya adalah agar kamera mengawasi, dan kemudian agen diberi kebebasan untuk merespons,” kata Borkowski dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press. Kamera akan memotong waktu respons agen dalam hitungan menit, katanya.

Empat menara video serupa telah didirikan di Buffalo. Operasi keamanan di sepanjang perbatasan utara mencakup penggunaan kendaraan udara tak berawak dan koordinasi serta pembagian intelijen dengan penegak hukum setempat.

Boeing adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan teknologi sepanjang 28 mil yang didirikan di sepanjang perbatasan AS-Meksiko dekat Tucson, Arizona, sebagai bagian dari Inisiatif Perbatasan Aman pemerintah. Perusahaan ini banyak dikritik karena memberikan produk yang lebih rendah.

Tahun lalu, pemerintah menahan pembayaran kepada Boeing karena teknologi yang digunakan dalam proyek uji coba di dekat Tucson tidak berfungsi dengan baik. Boeing juga terlambat mengirimkan produk akhir.

Borkowski mengatakan dia yakin Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mengawasi Inisiatif Perbatasan Aman, tidak akan menghadapi masalah yang sama seperti yang dialami Boeing di masa lalu.

Juru bicara Boeing Jenna K. McMullin mengatakan perusahaannya telah “belajar cukup banyak dari pengalaman SBInet kami sebelumnya dan mendemonstrasikan bagaimana menerapkan pelajaran yang didapat.”

Penyebaran kamera pengintai akan memungkinkan Patroli Perbatasan untuk mengevaluasi apakah teknologi tersebut dapat efektif dalam memantau pergerakan di lingkungan sungai yang sering kali bercuaca dingin.

“Kami berkomitmen untuk memberikan agen (Patroli Perbatasan) di sepanjang perbatasan utara dengan peningkatan kemampuan keamanan perbatasan agar mereka dapat melakukan pekerjaan mereka dengan lebih baik lagi,” kata Steve Oswald, wakil presiden sistem intelijen dan keamanan Boeing. “Pada saat yang sama, pembelajaran dari penerapan ini akan berkontribusi pada perbaikan yang lebih besar di masa depan.”

Tim Sparapani, penasihat legislatif senior di American Civil Liberties Union, mengatakan Inisiatif Perbatasan Aman telah menjadi bencana sejak awal.

“Teknologi ini tidak berfungsi, tidak tahan cuaca, dan jelas melanggar privasi,” kata Sparapani. “Menempatkan mereka di halaman belakang Amerika hanya melanggar privasi orang Amerika, dan tidak memberikan kontribusi terhadap keamanan kita.”

Dalam beberapa kasus, Patroli Perbatasan perlu mengatasi masalah penggunaan lahan, seperti menentukan apakah teknologi tersebut akan membahayakan lingkungan, sebelum memasang menara tersebut.

Borkowski mengakui bahwa ketika kamera menyorot suatu area, mereka dapat menunjuk ke tempat tinggal pribadi. Dia mengatakan orang-orang tersebut bukanlah sasaran kamera dan resolusi videonya tidak akan cukup jelas sehingga warga khawatir mengenai masalah privasi. Selain itu, hanya petugas penegak hukum yang akan mengoperasikan kamera tersebut.

Patroli Perbatasan mengatakan 1.500 agennya di sepanjang perbatasan utara terlibat dalam penangkapan 7.925 orang tahun lalu. Pada waktu yang sama, 705.005 orang ditangkap di perbatasan barat daya dengan Meksiko, dimana 16.500 agen saat ini ditugaskan.

Secara umum, lalu lintas antara titik masuk perbatasan utara tidak sebanyak lalu lintas di sepanjang perbatasan selatan.

Borkowski mengatakan teknologi tambahan di perbatasan utara mungkin tidak akan menyebabkan lebih banyak penangkapan. Dia mengatakan ada bagian perbatasan utara yang rentan terhadap teroris dan perdagangan narkoba.

“Apa yang kita tidak tahu adalah seberapa sering kerentanan tersebut dieksploitasi,” katanya. “Jika ternyata ada lebih banyak hal yang terjadi daripada yang kita duga, maka teknologi ini akan membantu kita mengidentifikasinya dan akan membantu kita merespons dan menangkap orang-orang tersebut dengan cara yang belum pernah kita lakukan sebelumnya,” katanya.

judi bola terpercaya

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.