April 5, 2025

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

AS memindahkan pesawat pengebom B-52 ke Australia yang diperingatkan Tiongkok dapat ‘memicu’ perlombaan senjata

3 min read

Tiongkok mengatakan pekan ini bahwa rencana AS untuk mengirim pesawat pembom B-52 ke Australia dapat “memicu perlombaan senjata” karena AS berupaya meningkatkan sumber daya keamanan dalam negerinya.

Pangkalan Angkatan Udara Australia (RAAF) Tindal telah lama menjadi rumah bagi pesawat pembom B-52 AS, namun Kementerian Luar Negeri Tiongkok mempertanyakan rencana AS untuk memindahkan enam pesawat pembom B-52 berkemampuan nuklir ke pangkalan di Utara untuk dikirim ke Australia. , menurut laporan pada hari Senin.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian mengatakan rencana AS untuk memperluas aliansi keamanannya dengan Sydney “meningkatkan ketegangan regional” dan “secara serius merusak perdamaian dan stabilitas regional”.

Pesawat pembom B-52 Angkatan Udara AS tampil pada Australian International Air Show di Avalon Airfield dekat Lara, barat daya Melbourne, 27 Februari 2015. (Paul Crock/AFP melalui Getty Images)

PENTAGON PERTAHANKAN PROGRAM PEMOTONGAN KAPAL NUKLIR DALAM STRATEGI PERTAHANAN NASIONAL DItengah KETEGANGAN RUSIA

“Tiongkok mendesak pihak-pihak terkait untuk meninggalkan mentalitas zero-sum yang sudah ketinggalan zaman dan pola pikir geopolitik yang sempit serta melakukan lebih banyak hal yang baik untuk perdamaian dan stabilitas regional serta rasa saling percaya di antara semua pihak,” tambah Lijian.

Namun juru bicara Departemen Pertahanan, Lt. kol. Martin Meiners, mengatakan rencana AS untuk mengirim pesawat pengebom dan sejumlah pesawat ke Australia untuk latihan bersama adalah praktik umum dalam aliansi yang sudah lama ada dan merupakan “landasan kebijakan luar negeri dan keamanan AS.”

“Kerja sama yang bersifat memaksa dengan Australia telah menjadi ciri utama aliansi kami selama beberapa dekade,” katanya kepada Fox News. “Sejumlah besar pesawat militer AS, termasuk B-52 dan pesawat pengebom lainnya, telah mengunjungi Australia selama bertahun-tahun untuk berpartisipasi dalam latihan bersama dan akan terus melakukannya.”

Keputusan yang diumumkan untuk mengirim pesawat pembom B-52 ke sekutunya di Australia terjadi hanya seminggu setelah AS memasukkan Tiongkok sebagai ancaman keamanan nomor satu meskipun ada perang di Ukraina dan ancaman nuklir aktif dari Moskow.

Pasukan terjun payung AS dari Tim Tempur Brigade Infanteri ke-4 (Airborne), Divisi Infanteri ke-25, turun ke drop zone setelah melakukan lompatan dari C-17 Globemaster sebagai bagian dari latihan Talisman Sabre 21, 28 Juli 2021, di Charters Towers, Australia . (Ian Hitchcock/Getty Images)

KOREA UTARA PERINGATAN AKAN RESPON ‘TIDAK SAH’ DARI AS, JEPANG, KOREA SELATAN JIKA MELUNCURKAN UJI NUKLIR KE-7.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin menggambarkan Tiongkok sebagai “satu-satunya pesaing di luar sana yang memiliki niat untuk membentuk kembali tatanan internasional dan, semakin besar, kekuatan untuk melakukannya” beberapa saat setelah Strategi Pertahanan Nasional (NDS) Pertahanan Departemen Pertahanan dideklasifikasi.

“NDS secara blak-blakan menggambarkan Rusia sebagai ancaman akut. Dan kami memilih kata ‘akut’ dengan hati-hati,” tambah Austin. “Tidak seperti Tiongkok, Rusia tidak dapat secara sistematis menantang Amerika Serikat dalam jangka panjang.”

Hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi semakin tegang dalam beberapa tahun terakhir, terutama ketika Beijing terus melanjutkan sikap agresifnya di wilayah tersebut.

Pembom B-52 Australia

Helikopter Seahawk Angkatan Udara AS berdiri di depan pembom B-52 di landasan pacu pada hari pembukaan Pameran Udara Internasional Australia dan Pameran Dirgantara dan Pertahanan di Melbourne, 1 Maret 2011. (Paul Crock/AFP melalui Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Meiners mengatakan AS berkomitmen terhadap kemitraannya tidak hanya dengan Australia, tetapi juga dengan sekutu Barat dan regional lainnya dalam menjaga kehadiran keamanan melalui “peningkatan kerja sama udara melalui pengerahan bergilir segala jenis pesawat AS.”

Pesawat pembom B-52 dapat membawa rangkaian senjata terbesar yang dimiliki AS, termasuk bom cluster, bom gravitasi, dan rudal berpemandu presisi.

taruhan bola online

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.