Anggota parlemen Chicago mengesahkan resolusi Solidaritas Israel di tengah protes dari pendukung pro-Palestina
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Dewan Kota Chicago mengeluarkan resolusi untuk menunjukkan solidaritas terhadap Israel dalam pertemuan khusus hari Jumat yang menyaksikan para pengunjuk rasa pro-Palestina dikeluarkan dari ruangan ketika ketegangan berkobar atas peristiwa yang terjadi ribuan mil jauhnya.
Keputusan tersebut disahkan melalui pemungutan suara tanpa dilakukan penghitungan resmi setelah hampir tiga jam perdebatan sengit. Menurut resolusi Solidaritas Israel, kota ini akan “mengutuk serangan teroris keji yang dilakukan Hamas, mendukung Israel, mengungkapkan kesedihan kami yang terdalam bagi semua warga sipil yang tidak bersalah, dan berdoa untuk pembebasan semua sandera yang disandera di Gaza.”
Pendukung Palestina berada di Balai Kota memprotes tindakan tersebut, dan menyebutnya sebagai “Anti-Palestina.” Mereka berencana untuk “membanjiri balai kota” dengan harapan menghentikan dukungan terhadap Israel.
PENGANGGAP NYC INNA VERNIKOV DITANGKAP UNTUK WAKTU YANG BIASANYA DIBAWA KE unjuk rasa PRO-PALESTINA DI BROOKLYN
Chicago Ald. Raymond Lopez mendukung resolusi untuk menunjukkan solidaritas dengan Israel dalam pertemuan khusus dewan kota hari Jumat. (Kota Chicago)
Pemungutan suara tersebut dilakukan ketika Israel melanjutkan serangan militernya terhadap kelompok teror Hamas menyusul pembunuhan dan penculikan warga sipil Israel, termasuk bayi dan anak kecil, di komunitas dekat Jalur Gaza pekan lalu.
Pada satu titik, Walikota Brandon Johnson memerintahkan sersan untuk membersihkan semua orang di lantai dua ruang dewan setelah para pengunjuk rasa terus menyela petugas kota saat dia membacakan resolusi yang diusulkan. FOX Chicago dilaporkan.
Mereka mulai melakukan protes di lobi. Beberapa pengunjuk rasa meneriakkan: “Bebaskan, bebaskan Palestina.” Pada satu titik, ketika seorang pendukung Israel menyelanya, massa mulai meneriakkan, “Usir mereka keluar!” Dewan akhirnya mengambil reses selama lima menit setelah para pengunjuk rasa dibubarkan.
Resolusi tersebut diusulkan oleh Legislator Debra Silverstein. Dalam perdebatan tersebut, Ald. Rossana Rodriguez-Sanchez menyatakan penentangannya terhadap tindakan tersebut.
“Meskipun saya dengan sepenuh hati setuju bahwa serangan yang dilakukan Hamas adalah brutal dan tidak seorang pun boleh menjadi korban kekerasan tersebut, saya juga memahami bahwa situasinya lebih beragam daripada yang diungkapkan dalam resolusi ini,” katanya.
Para pengunjuk rasa pro-Palestina berteriak dalam pertemuan khusus dewan kota hari Jumat di Chicago, di mana sebuah resolusi untuk menunjukkan solidaritas dengan Israel disahkan. (WFLD)
Dalam sambutannya, Ketua Hakim Raymond Lopez menyerang para pengkritik Israel di tengah peristiwa mematikan yang dilakukan terhadap warga negaranya.
“Terlalu banyak orang di sini dan di luar negeri yang berupaya membuat narasi dan menyalahkan korban teror sebagai pihak yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi,” katanya. “Apakah ada di antara kita… yang akan mencoba melegitimasi serangan terhadap negara kita sendiri setelah 9/11? Apakah kita akan memberikan Osama bin Laden alasan atau tempat berlindung yang aman atau permintaan maaf karena telah membunuh hampir 3.000 orang Amerika?”
Beberapa kota di Amerika telah menyaksikan protes terhadap Israel oleh pendukung pro-Palestina sejak serangan 7 Oktober. Alih-alih mengutuk Hamas, banyak yang justru menentang operasi militer Israel di wilayah yang terkepung, dengan menyebut adanya korban sipil.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Israel telah berhenti memasok listrik, makanan, air, dan bahan bakar ke Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Tentara Israel pada hari Kamis memerintahkan sekitar 1 juta orang untuk mengungsi ke bagian selatan Gaza menjelang invasi darat yang diperkirakan akan terjadi.
Israel telah lama menuduh Hamas menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia. Hamas meminta warga Gaza untuk mengabaikan perintah evakuasi.